UNRAMUNRAM

Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment (Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia)Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment (Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia)

Desa Lalopisi adalah salah satu desa di Kecamatan Meluhu Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara yang memiliki potensi yang cukup beragam dan strategis, terutama di sektor pertanian, perikanan, peternakan, sumber daya alam, dan pemberdayaan masyarakat. Permasalahan krusial adalah lahan rintisan kolam ikan air tawar saat ini kebanyakan tidak beroperasi lagi karena proses budidaya yang masih menerapkan metode tradisional. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah memberikan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi terhadap mitra dengan menggunakan metode Participatory Action Research. Indikator capaian program adalah kelompok sasaran telah memiliki pengetahuan dan informasi dalam melakukan usaha budidaya ikan air tawar sistem bioflok dengan inovasi sumber karbon dari sagu sebesar 90-100% dari total anggota kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 90% anggota kelompok mitra telah memiliki keterampilan dalam menerapkan teknologi bioflok untuk usaha budidaya ikan air tawar skala rumah tangga dengan inovasi sumber karbon dari sagu yang ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat oleh BEM telah berhasil menciptakan kolaborasi dan sinergi antara perguruan tinggi, mahasiswa, mitra, dan pemerintah daerah untuk mencapai masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Penerapan teknologi bioflok dalam budidaya ikan air tawar sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat Desa Lalopisi dan mampu menciptakan ekosistem hulu-hilir yang tangguh di tingkat desa.Program ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran akan pentingnya pangan sehat dan berkelanjutan.Kegiatan ini berpotensi menjadi model pengabdian masyarakat berbasis inovasi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan melalui pendampingan rutin dan kolaborasi multipihak.

Pertama, perlu penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penggunaan sumber karbon dari sagu lokal dibandingkan sumber karbon komersial dalam sistem bioflok, untuk mengetahui dampaknya terhadap pertumbuhan ikan, kualitas air, dan efisiensi biaya produksi secara ilmiah. Kedua, perlu dikaji model bisnis berkelanjutan yang mengintegrasikan unit budidaya ikan air tawar dengan unit pengolahan hasil dan pemasaran berbasis digital, agar masyarakat dapat mengelola rantai nilai secara mandiri dan meningkatkan pendapatan. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang penerapan sistem bioflok berbasis komunitas yang melibatkan kelompok perempuan dan pemuda desa, untuk memahami dampak sosial dan pemberdayaan gender dalam pengembangan ekonomi lokal. Penelitian-penelitian ini dapat mengisi celah dalam keberlanjutan program, akses pasar, dan pemerataan manfaat, serta menjadi dasar penguatan model pemberdayaan berkelanjutan di desa-desa lain dengan potensi serupa.

Read online
File size396.24 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test