UNRAMUNRAM
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment (Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia)Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment (Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia)Pengelolaan perikanan gurita yang berkelanjutan menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya tekanan pemanfaatan sumber daya laut di Indonesia khususnya di Selat Alas, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Salah satu upaya yang dikembangkan adalah model pengelolaan lokal RAPALA EMAS (Ruang Pengelolaan Laut Berbasis Masyarakat) yang diinisiasi oleh Yayasan Juang Laut Lestari (JARI) ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model masyarakat nelayan. Artikel RAPALA EMAS dalam perspektif filsafat ilmu, khususnya dari aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan yang didukung oleh observasi lapangan sebagai studi kasus, dengan pendekatan analisis deskriptif‑analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara ontologis RAPALA EMAS memandang sumber daya gurita sebagai bagian dari sistem sosial‑ekologis yang saling terkait dan memiliki batas regeneratif. Secara epistemologis, model ini dibangun melalui integrasi pengetahuan lokal masyarakat pesisir, khususnya Suku Bajo, dengan pendekatan ilmiah yang partisipatoris dan kontekstual. Sementara itu, secara aksiologis RAPALA EMAS mengandung nilai etika keberlanjutan, tanggung jawab moral manusia terhadap alam, keadilan sosial, serta pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, RAPALA EMAS tidak hanya berfungsi sebagai model pengelolaan perikanan yang efektif secara teknis, tetapi penerapan ilmu pengetahuan yang berorientasi pada kemaslahatan bersama dan keberlanjutan sumber daya laut di Selat Alas.
Ilmu filsafat merupakan pemikiran mendalam untuk memperoleh kebenaran sehingga penerapan model pengelolaan RAPALA EMAS di Selat Alas sejalan dengan perspektif filsafat ilmu dari aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi.Secara ontologis, model tersebut memandang sumber daya gurita sebagai bagian dari sistem sosial‑ekologis yang harus dikelola secara berkelanjutan.Secara epistemologis, model dibangun melalui integrasi pengetahuan lokal masyarakat pesisir dengan pendekatan ilmiah partisipatoris dan kontekstual.Secara aksiologis, model tersebut mengandung nilai etika, tanggung jawab moral, keadilan sosial, dan keberlanjutan lingkungan.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana mekanisme partisipasi masyarakat dalam RAPALA EMAS dapat diselaraskan dengan kebijakan pemerintah regional untuk memperkuat regulasi perikanan; studi kuantitatif mengenai dampak jangka panjang penutupan kawasan pada stok gurita dan ekosistem terumbu karang dapat dilakukan untuk memperkirakan batas regeneratif yang optimal; dan penilaian komparatif antara RAPALA EMAS dengan model pengelolaan perikanan berbasis masyarakat lain di Indonesia dapat membantu mengidentifikasi elemen-elemen kunci yang membuat pendekatan ini berhasil, sehingga dapat disebarluaskan secara nasional.
| File size | 231.95 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIN CURUPIAIN CURUP Penelitian ini bercorak field research dengan jenis penelitian kualitatif, Metode penelitian yang digunakan adalah action research atau kaji tindak denganPenelitian ini bercorak field research dengan jenis penelitian kualitatif, Metode penelitian yang digunakan adalah action research atau kaji tindak dengan
ZAMRONEDUZAMRONEDU Manusia memiliki dualitas fisik dan spiritual yang menjadi dasar bagi pembentukan masyarakat yang adil dan makmur. Ali Shariati menekankan bahwa manusiaManusia memiliki dualitas fisik dan spiritual yang menjadi dasar bagi pembentukan masyarakat yang adil dan makmur. Ali Shariati menekankan bahwa manusia
STFXAMBONSTFXAMBON Penelitian ini menemukan bahwa di dalam istilah Sabaya Diri terkandung tiga unsur afirmasi keberadaan yang lain sebagai diri manusia itu sendiri. Pertama,Penelitian ini menemukan bahwa di dalam istilah Sabaya Diri terkandung tiga unsur afirmasi keberadaan yang lain sebagai diri manusia itu sendiri. Pertama,
INDRAINSTITUTEINDRAINSTITUTE Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penyuluhan hukum berbasis komunitas merupakan pendekatan efektif dalam membangun kesadaran hukum yang berkelanjutanKesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penyuluhan hukum berbasis komunitas merupakan pendekatan efektif dalam membangun kesadaran hukum yang berkelanjutan
STIPASSTIPAS Strategi integrasi mencakup: transformasi paradigma iman dari antroposentris ke ekosentris, rekonstruksi pembinaan pastoral berbasis kearifan lokal, danStrategi integrasi mencakup: transformasi paradigma iman dari antroposentris ke ekosentris, rekonstruksi pembinaan pastoral berbasis kearifan lokal, dan
UIN SGDUIN SGD 1 Tahun 2020 dan peraturan terkait lainnya. Data dikumpulkan melalui studi pustaka terhadap bahan hukum primer (peraturan perundang-undangan), sekunder1 Tahun 2020 dan peraturan terkait lainnya. Data dikumpulkan melalui studi pustaka terhadap bahan hukum primer (peraturan perundang-undangan), sekunder
UMBIMAUMBIMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan green building di Bima masih sangat terbatas dan belum didukung oleh regulasi khusus. Namun, nilai-nilai budayaHasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan green building di Bima masih sangat terbatas dan belum didukung oleh regulasi khusus. Namun, nilai-nilai budaya
PENERBITPENERBIT Diperlukan strategi lanjutan berupa peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan potensi ekowisata, pengembangan produk ecoprint, dan diversifikasiDiperlukan strategi lanjutan berupa peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan potensi ekowisata, pengembangan produk ecoprint, dan diversifikasi
Useful /
STFXAMBONSTFXAMBON Artikel ini mengkaji relevansi Prinsip Kerugian (Harm Principle) John Stuart Mill dalam On Liberty (1859) sebagai kerangka normatif untuk mengatasi tantanganArtikel ini mengkaji relevansi Prinsip Kerugian (Harm Principle) John Stuart Mill dalam On Liberty (1859) sebagai kerangka normatif untuk mengatasi tantangan
PANDAWANPANDAWAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi pada pengguna teknologi digital, seperti aplikasi pengingatPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi pada pengguna teknologi digital, seperti aplikasi pengingat
PANDAWANPANDAWAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan analisis konten dari platform digital yang digunakanMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan analisis konten dari platform digital yang digunakan
EGIEGI Ekosistem ini memiliki beragam hewan asosiasi yang memanfaatkan padang lamun untuk menunjang aktivitas hidup. Sayangnya, kondisi tutupan padang lamun diEkosistem ini memiliki beragam hewan asosiasi yang memanfaatkan padang lamun untuk menunjang aktivitas hidup. Sayangnya, kondisi tutupan padang lamun di