ISKIISKI

Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi IndonesiaJurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Ketersediaan pangan merupakan salah satu hal penting yang harus dipenuhi oleh setiap negara agar rakyatnya dapat hidup sehat dan aktif. Saat ini, dunia menghadapi ketidakamanan pangan yang mengancam kesejahteraan manusia. Dunia, yang belum pulih dari efek domino perubahan iklim, pandemi COVID‑19, dan yang terbaru perang Rusia‑Ukraina, semakin tidak siap menghadapi krisis pangan global. Malnutrisi, kelaparan massal, dan kelaparan ekstrem akan menjadi masalah utama jika krisis ini berlanjut. Peringatan tentang krisis pangan global yang sering diabaikan telah menempatkan sistem pangan dunia di ambang kehancuran. Dengan meningkatnya tingkat kelaparan, isu krisis pangan kembali menjadi topik hangat untuk dibahas. Media asing bersaing melaporkan krisis pangan, terutama penyebab krisis pangan yang berkembang pesat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana media membingkai penyebab krisis pangan. Penelitian ini mengambil sampel dari tiga media internasional utama, yaitu Al Jazeera, Asia Times, dan Washington Post, selama periode April 2020 hingga Juni 2022. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan konten berita asing. Data diproses menggunakan NVivo 12 Plus dan dianalisis dengan teori framing media serta keamanan pangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa isu perang antara Rusia dan Ukraina merupakan bentuk framing yang paling banyak digunakan oleh ketiga media. Hal ini disebabkan perang tersebut mengganggu tidak hanya produksi pangan dunia tetapi juga distribusinya. Penelitian ini diharapkan dapat dikembangkan dengan menggunakan lebih banyak sampel berita untuk memperoleh hasil yang lebih beragam.

Penelitian ini menunjukkan bahwa media internasional membingkai krisis pangan global dengan tiga faktor utama, yaitu perubahan iklim, pandemi COVID‑19, dan konflik Rusia‑Ukraina, di mana konflik tersebut menjadi penyebab paling signifikan (lebih dari 39%).Konflik ini mengganggu produksi dan distribusi pangan dunia, sementara perubahan iklim serta pandemi memperburuk ketahanan pangan melalui kekeringan, banjir, dan gangguan rantai pasokan.Oleh karena itu, perang Rusia‑Ukraina dipandang sebagai faktor utama yang memperparah krisis pangan, terutama bagi negara‑negara miskin yang sangat bergantung pada impor pangan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana framing media tentang krisis pangan memengaruhi persepsi dan perilaku konsumen di negara‑negara berkembang, misalnya dengan menguji pertanyaan: Bagaimana persepsi masyarakat terhadap penyebab krisis pangan dipengaruhi oleh framing yang diberikan oleh media internasional versus media lokal?. Selain itu, studi lanjutan dapat memperluas cakupan sumber berita dengan memasukkan platform media sosial dan outlet berita digital lainnya untuk menjawab pertanyaan: Apakah pola framing pada media sosial berbeda secara signifikan dari media tradisional dalam menyoroti konflik Rusia‑Ukraina, perubahan iklim, dan pandemi COVID‑19 sebagai penyebab krisis pangan?. Terakhir, penelitian longitudinal dapat meneliti evolusi framing selama periode yang lebih panjang dan dampaknya terhadap kebijakan publik, melalui pertanyaan: Bagaimana perubahan framing media selama periode 2020‑2025 memengaruhi keputusan kebijakan pemerintah terkait keamanan pangan dan apakah terdapat korelasi antara intensitas framing dan implementasi kebijakan mitigasi?. Dengan menggabungkan analisis kualitatif dan kuantitatif, serta melibatkan responden dari berbagai latar belakang, penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif bagi pembuat kebijakan dalam merancang strategi penanggulangan krisis pangan yang lebih efektif.

  1. The State of Food Security and Nutrition in the World 2022. state food security nutrition world repurposing... openknowledge.fao.org/handle/20.500.14283/cc0639enThe State of Food Security and Nutrition in the World 2022 state food security nutrition world repurposing openknowledge fao handle 20 500 14283 cc0639en
Read online
File size540.85 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test