UMMATUMMAT
Education, Social Sciences, and Linguistics: Conference SeriesEducation, Social Sciences, and Linguistics: Conference SeriesKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kompetensi pembina pondok pesantren dalam melakukan monitoring tahfidz Al-Quran berbasis instrumen digital. Permasalahan mitra meliputi sistem pencatatan manual, rendahnya literasi digital pembina, serta belum tersedianya sistem evaluasi terstruktur berbasis data. Metode pelaksanaan menggunakan model Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan instrumen digital, pelatihan intensif, pendampingan implementasi selama 2 pekan, dan evaluasi kuantitatif-kualitatif. Subjek kegiatan berjumlah 5 pembina. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi digital (skor pretest 60,8 meningkat menjadi 88,2), efisiensi waktu pencatatan meningkat 46%, dan kesalahan administrasi menurun dari 20% menjadi 4%. Instrumen digital memungkinkan monitoring real time dan analisis perkembangan hafalan berbasis grafik. Kegiatan ini merekomendasikan pengembangan sistem terintegrasi berbasis aplikasi untuk manajemen tahfidz yang berkelanjutan.
Program penguatan kompetensi digital pembina tahfidz Al-Quran menggunakan pendekatan Participatory Action Research terbukti efektif meningkatkan kompetensi digital, efisiensi administrasi, akurasi data, dan kualitas analisis perkembangan hafalan secara signifikan.Implementasi instrumen digital mendorong terbentuknya budaya kerja berbasis data, transparansi, dan akuntabilitas dalam manajemen pondok pesantren.Pendekatan partisipatif meningkatkan rasa kepemilikan terhadap sistem, yang menjadi faktor kunci keberlanjutan transformasi digital dalam pembinaan tahfidz.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengembangkan sistem monitoring tahfidz berbasis aplikasi mobile terintegrasi yang dapat diakses secara fleksibel oleh pembina, pimpinan pesantren, dan orang tua santri, sehingga memperkuat kolaborasi dalam proses pembinaan. Kedua, diperlukan kajian mendalam tentang penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk analisis prediktif dalam mendeteksi potensi stagnasi hafalan secara dini, sehingga intervensi pembinaan dapat dilakukan lebih tepat waktu dan berbasis data proaktif. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian lintas pesantren dengan desain kuasi-eksperimen untuk menguji efektivitas model intervensi kompetensi digital ini secara luas, serta mengevaluasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan dan keberlanjutan digitalisasi di berbagai lingkungan pesantren dengan kondisi berbeda.
| File size | 246.65 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMKLAUMKLA Penelitian ini menemukan bahwa konsep diri santri tergolong baik dan sangat baik, serta terdapat korelasi positif antara konsep diri dengan kesehatan mentalPenelitian ini menemukan bahwa konsep diri santri tergolong baik dan sangat baik, serta terdapat korelasi positif antara konsep diri dengan kesehatan mental
UM SURABAYAUM SURABAYA Evaluasi model menggunakan Mean Absolute Error (MAE) menunjukkan bahwa Neural Network Keras mengungguli Regresi Linier Sederhana (10,612 MAE) dan RegresiEvaluasi model menggunakan Mean Absolute Error (MAE) menunjukkan bahwa Neural Network Keras mengungguli Regresi Linier Sederhana (10,612 MAE) dan Regresi
UMBJMUMBJM Data diperoleh dengan cara mengikuti kegiatan anak di sekolah, sambil merekam percakapan mereka saat berkomunikasi dalam setiap kegiatan. Secara umum disimpulkanData diperoleh dengan cara mengikuti kegiatan anak di sekolah, sambil merekam percakapan mereka saat berkomunikasi dalam setiap kegiatan. Secara umum disimpulkan
UMBJMUMBJM Penelitian menggunakan rancangan analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 87 partisipan yang dipilih melalui purposive sampling.Penelitian menggunakan rancangan analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 87 partisipan yang dipilih melalui purposive sampling.
UNWAHAUNWAHA Stunting adalah keadaan di mana seorang anak mengalami keterlambatan pertumbuhan dibandingkan anak seusianya, terutama akibat ibu yang belum siap secaraStunting adalah keadaan di mana seorang anak mengalami keterlambatan pertumbuhan dibandingkan anak seusianya, terutama akibat ibu yang belum siap secara
UNIVAUNIVA Data yang diperoleh kemudian dianalisis regresi berganda menggunakan program SPSS, kemudian dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkanData yang diperoleh kemudian dianalisis regresi berganda menggunakan program SPSS, kemudian dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan
ITSCIENCEITSCIENCE Hasil uji peringkat Spearman dalam penelitian ini menunjukkan Nilai P sebesar 0,001 < 0,05 yang menunjukkan adanya hubungan antara keinginan belajar denganHasil uji peringkat Spearman dalam penelitian ini menunjukkan Nilai P sebesar 0,001 < 0,05 yang menunjukkan adanya hubungan antara keinginan belajar dengan
JURNALBIKESJURNALBIKES Namun, dalam pelaksanaanya terdapat tantangan signifikan meliputi hambatan geografis, distribusi logistik yang tidak optimal, rendahnya kesadaran masyarakatNamun, dalam pelaksanaanya terdapat tantangan signifikan meliputi hambatan geografis, distribusi logistik yang tidak optimal, rendahnya kesadaran masyarakat
Useful /
IBSIBS Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang membentuk niat berperilaku suporter dalam menonton pertandingan klub sepakTujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang membentuk niat berperilaku suporter dalam menonton pertandingan klub sepak
TRISAKTITRISAKTI Penting untuk dicatat, faktor eksternal seperti pengaruh sosial dan kondisi fasilitas, serta variabel demografi seperti gender dan usia, ditemukan tidakPenting untuk dicatat, faktor eksternal seperti pengaruh sosial dan kondisi fasilitas, serta variabel demografi seperti gender dan usia, ditemukan tidak
IPDNIPDN Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, danPendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan
UNWAHAUNWAHA Kooperatif Learning merupakan bentuk pembelajaran dengan cara siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang memilikiKooperatif Learning merupakan bentuk pembelajaran dengan cara siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang memiliki