POLTEKSAHIDPOLTEKSAHID
International Journal of Travel, Hospitality and EventsInternational Journal of Travel, Hospitality and EventsPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pertunjukan Gamelan Sekaten dalam komponen 4A (atraksi, fasilitas, aksesibilitas, dan layanan pendukung) pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model studi kasus. Informan dalam penelitian ini terdiri dari empat peserta, yaitu akademisi, penyelenggara acara, wisatawan, dan seniman karawitan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara dan observasi. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan Gamelan Sekaten dianggap memiliki potensi sebagai atraksi wisata budaya karena beberapa alasan. Pertunjukan Gamelan Sekaten memiliki perbedaan dengan pertunjukan gamelan lainnya, seperti pelaksanaannya yang tidak dapat dilakukan kapan saja, tetapi hanya pada upacara Sekaten yang biasanya diadakan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad, dan penggunaan alat musik gamelan dengan ukuran dan kompleksitas yang lebih besar serta menyajikan gendhing atau puisi dengan nuansa megah. Selain itu, kolaborasi antara penyelenggara acara dan akademisi yang memiliki latar belakang pendidikan seni karawitan untuk menjaga kualitas, keunikan, dan keaslian pertunjukan juga menjadi faktor pendukung. Namun, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa ada beberapa aspek terkait konsep 4A seperti aksesibilitas, fasilitas, dan layanan pendukung yang dapat ditingkatkan untuk meningkatkan kepuasan wisatawan dalam menonton pertunjukan ini.
Pertunjukan Gamelan Sekaten merupakan salah satu atraksi wisata budaya yang dimiliki oleh kota Surakarta yang terbukti mampu menarik wisatawan untuk berkunjung dan menonton, baik wisatawan dari Indonesia maupun wisatawan asing.Hasil penelitian ini memiliki implikasi untuk meningkatkan beberapa aspek berdasarkan konsep 4A.Hal-hal yang dapat ditingkatkan dari aspek aksesibilitas adalah aksesibilitas di tempat acara dan aksesibilitas informasi pertunjukan.Hal yang dapat ditingkatkan dari aspek fasilitas adalah kuantitas fasilitas seperti toilet dan area parkir.Hal yang dapat ditingkatkan dari aspek layanan pendukung adalah penyediaan pemandu wisata untuk memastikan kualitas pengalaman pengunjung dan kepuasan.Penelitian lebih lanjut, terutama menggunakan metode berbasis kuantitatif, perlu dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan wisatawan dalam mengunjungi kegiatan Gamelan Sekaten.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara lebih akurat tingkat kepuasan wisatawan terhadap pertunjukan Gamelan Sekaten, sehingga dapat memberikan data empiris yang lebih kuat untuk pengambilan keputusan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak ekonomi dari pariwisata Gamelan Sekaten terhadap masyarakat sekitar, termasuk kontribusi terhadap pendapatan dan lapangan kerja. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman wisatawan dalam menikmati pertunjukan Gamelan Sekaten, dengan fokus pada aspek-aspek seperti nilai budaya, estetika, dan interaksi sosial. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang komprehensif tentang potensi dan tantangan pengembangan pariwisata Gamelan Sekaten sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia, serta memberikan rekomendasi yang lebih terarah untuk meningkatkan daya tarik dan manfaatnya bagi masyarakat.
| File size | 205.38 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
USAHIDUSAHID Faktor pendukung meliputi komitmen pelestarian budaya, momentum tahunan, dan peran pemuda sebagai agen perubahan. Studi ini menyimpulkan bahwa pengoptimalanFaktor pendukung meliputi komitmen pelestarian budaya, momentum tahunan, dan peran pemuda sebagai agen perubahan. Studi ini menyimpulkan bahwa pengoptimalan
SALNESIASALNESIA Adapun hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok sasaran terkait desa wisata, PHBS, manajemen usaha, SOPAdapun hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok sasaran terkait desa wisata, PHBS, manajemen usaha, SOP
UNUDUNUD Studi ini menyarankan pengembangan pariwisata berbasis komunitas dengan menciptakan maskot lokal, pemanfaatan elemen visual ritual, dan integrasi seniStudi ini menyarankan pengembangan pariwisata berbasis komunitas dengan menciptakan maskot lokal, pemanfaatan elemen visual ritual, dan integrasi seni
PLBPLB Model ini memiliki fleksibilitas dan kemampuan adaptasi yang sangat baik, yang menjadikannya alat yang sangat berguna dalam pembuatan citra tekstil. DenganModel ini memiliki fleksibilitas dan kemampuan adaptasi yang sangat baik, yang menjadikannya alat yang sangat berguna dalam pembuatan citra tekstil. Dengan
UMMUMM Proses pengembangan dan pemanfaatan digitalisasi pariwisata warisan budaya dimaksudkan untuk menangkal segala perselisihan mengenai hak ulayat yang terjadiProses pengembangan dan pemanfaatan digitalisasi pariwisata warisan budaya dimaksudkan untuk menangkal segala perselisihan mengenai hak ulayat yang terjadi
UNIBUNIB Keterampilan berbicara menjadi prioritas utama, diikuti oleh mendengar, membaca, dan menulis. Sub-keterampilan berbicara yang penting meliputi kelancaran,Keterampilan berbicara menjadi prioritas utama, diikuti oleh mendengar, membaca, dan menulis. Sub-keterampilan berbicara yang penting meliputi kelancaran,
UNUDUNUD Meskipun pariwisata bahari dan budaya merupakan dua kategori yang berbeda, di Bali terdapat banyak aktivitas budaya yang berlangsung di pantai atau kawasanMeskipun pariwisata bahari dan budaya merupakan dua kategori yang berbeda, di Bali terdapat banyak aktivitas budaya yang berlangsung di pantai atau kawasan
UNUDUNUD Tindakan inter-agama yang diberlakukan sebagai bagian dari manajemen krisis untuk pariwisata Bali setelah pemboman pada 12 Oktober 2002 sangat menarik.Tindakan inter-agama yang diberlakukan sebagai bagian dari manajemen krisis untuk pariwisata Bali setelah pemboman pada 12 Oktober 2002 sangat menarik.
Useful /
POLTEKSAHIDPOLTEKSAHID Desain penelitian kuantitatif asosiatif digunakan dengan metode survei. Data dikumpulkan dari 35 wisatawan melalui kuesioner terstruktur yang diukur menggunakanDesain penelitian kuantitatif asosiatif digunakan dengan metode survei. Data dikumpulkan dari 35 wisatawan melalui kuesioner terstruktur yang diukur menggunakan
POLTEKSAHIDPOLTEKSAHID These strategies positively influence increasing room occupancy rates and sales of hotel products. The use of social media platforms like Instagram, TikTok,These strategies positively influence increasing room occupancy rates and sales of hotel products. The use of social media platforms like Instagram, TikTok,
UMMUMM (2) Menyatukan hukum dengan menciptakan undang-undang nasional baru tentang waris demi persatuan nasional. Dalam kasus konflik waris akibat perbedaan agama,(2) Menyatukan hukum dengan menciptakan undang-undang nasional baru tentang waris demi persatuan nasional. Dalam kasus konflik waris akibat perbedaan agama,
UMMUMM Dengan temuan tersebut, video zina dapat dipertimbangkan sebagai bukti hukum asalkan memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh kedua sistem hukum. Video pornografiDengan temuan tersebut, video zina dapat dipertimbangkan sebagai bukti hukum asalkan memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh kedua sistem hukum. Video pornografi