MAHARDHIKAMAHARDHIKA

Journal of Physical Activity and Sports (JPAS)Journal of Physical Activity and Sports (JPAS)

Performa fisik yang baik juga harus mengutamakan kesehatan metabolik. Kesehatan metabolik dipengaruhi oleh komposisi tubuh diantaranya massa otot dan lemak visceral. Dimana massa otot berperan dalam performa dan kualitas metabolism tubuh sedangkan lemak visceral yang ada disekitar organ hati, pancreas dan usus menjadi indikator Kesehatan metabolik yang mempengaruhi resistensi insulin, inflamasi kronis dan penyakit metabolik. Dibutuhkan pelatihan yang baik untuk menemukan resep yang tepat dalam memaksimalkan massa otot dan mengontrol kadar lemak visceral tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan massa otot dan lemak visceral pada atlet Wanita akuatik untuk melihat parameter Kesehatan tanpa mengesampingkan performa. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 15 subjek dari atlet Wanita cabor renang dan selam kolam KONI Kota Malang. Pengukuran massa otot dan lemak visceral menggunakan alat BIA (Bioelectrical Impedance Analysis). Analisis korelasi digunakan untuk mengetahui hubungan antara massa otot dan lemak visceral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua subjek peneliitan memiliki massa otot yang rendah dengan nilai maximum 21.03 dan lemak visceral dengan kategori tinggi yaitu 0.67 . Massa otot yang rendah kemungkinan disebabkan oleh belum optimalnya dampak pelatihan atau belum dimaksimalkannya Latihan strength guna meningkatkan komposisi massa otot sedangkan untuk lemak visceral yang tinggi bisa dipengaruhi oleh pengaturan nutrisi yang kurang baik oleh atlet. Performa fisik dan kesehatan metabolik sangat perlu diperhatikan terutama dalam mengoptimalkan massa otot dan meminimalkan lemak visceral. Massa otot yang rendah diakibatkan dari metode latihan khususnya latihan kekuatan yang kurang diperhatikan termasuk di dalamnya kurang mengindahkan prinsip latihan seperti intensitas, frekuensi, dan pembebanan.

Performa fisik dan kesehatan metabolik sangat perlu diperhatikan terutama dalam mengoptimalkan massa otot dan meminimalkan lemak visceral.Massa otot yang rendah diakibatkan dari metode latihan khususnya latihan kekuatan yang kurang diperhatikan termasuk di dalamnya kurang mengindahkan prinsip latihan seperti intensitas, frekuensi, dan pembebanan.Disamping itu, pengaturan asupan nutrisi serta pengetahuan tentang pola makan dan jenisnya sangat dibutuhkan atlet untuk menghindari potensi peningkatan lemak visceral yang ada disekitar organ hati, pankreas serta usus.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi untuk memperdalam pemahaman mengenai hubungan antara komposisi tubuh, performa, dan kesehatan pada atlet wanita akuatik. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas berbagai protokol latihan kekuatan yang disesuaikan dengan karakteristik spesifik cabang olahraga renang dan selam, dengan fokus pada optimasi massa otot dan pengurangan lemak visceral. Kedua, studi intervensi nutrisi yang terstruktur, dengan mempertimbangkan kebutuhan energi dan makronutrien yang spesifik untuk atlet akuatik, dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampaknya terhadap komposisi tubuh dan performa. Ketiga, penelitian longitudinal yang melibatkan pemantauan komposisi tubuh secara berkala selama periode pelatihan yang lebih panjang dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai adaptasi fisiologis dan potensi risiko kesehatan jangka panjang pada atlet wanita akuatik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berharga bagi pelatih, ahli gizi, dan tenaga kesehatan dalam merancang program pelatihan dan nutrisi yang lebih efektif dan personal untuk meningkatkan performa dan menjaga kesehatan atlet.

  1. Association between the skeletal muscle mass to visceral fat area ratio and metabolic dysfunction‐associated... doi.org/10.1111/1753-0407.13569Association between the skeletal muscle mass to visceral fat area ratio and metabolic dysfunctionyAAAaassociated doi 10 1111 1753 0407 13569
  2. Komposisi Lemak Viseral, Basal Metabolic Rate (BMR), Dan Usia Sel Terhadap Indeks Masa Tubuh (IMT) Pada... ejournal.urindo.ac.id/index.php/jukmas/article/view/1120Komposisi Lemak Viseral Basal Metabolic Rate BMR Dan Usia Sel Terhadap Indeks Masa Tubuh IMT Pada ejournal urindo ac index php jukmas article view 1120
  3. PENDEKATAN PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PSIKOMOTORIK MERODA PADA SISWA KELAS... mahardhika.or.id/jurnal/index.php/jpas/article/view/270PENDEKATAN PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PSIKOMOTORIK MERODA PADA SISWA KELAS mahardhika jurnal index php jpas article view 270
  4. Association of Low Muscle Mass and Combined Low Muscle Mass and Visceral Obesity with Low Cardiorespiratory... doi.org/10.1371/journal.pone.0100118Association of Low Muscle Mass and Combined Low Muscle Mass and Visceral Obesity with Low Cardiorespiratory doi 10 1371 journal pone 0100118
Read online
File size203 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test