UNIVMEDUNIVMED
Universa MedicinaUniversa MedicinaLatar belakang: Seiring bertambahnya usia, massa dan kekuatan otot rangka menurun, menyebabkan sarkopenia, yang didiagnosis melalui lingkar betis, massa otot, kekuatan, dan kinerja fisik. Asam urat (UA), yang memiliki sifat pro-oksidan dan antioksidan, merupakan indikator stres oksidatif dan dapat berkontribusi terhadap sarkopenia. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan korelasi antara kadar asam urat serum dan sarkopenia pada lansia di puskesmas. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan potong lintang ini melibatkan 42 subjek berusia ≥60 tahun, terdiri dari 37 perempuan dan 5 laki-laki. Kriteria Asian Working Group for Sarcopenia (AWGS) 2019 digunakan untuk mendefinisikan sarkopenia. Massa otot diukur menggunakan indeks massa otot rangka (SMI) berdasarkan analisis bioimpedansi (BIA). Kekuatan genggam tangan (HGS), kinerja fisik, lingkar betis, dan data tes darah dikumpulkan. Analisis regresi mundur dilakukan untuk menyelidiki hubungan antara UA dengan SMI, HGS, kinerja fisik, dan lingkar betis setelah disesuaikan dengan jenis kelamin, riwayat merokok, lingkar lengan atas, dan indeks massa tubuh. Hasil: Setelah menyesuaikan variabel pengganggu potensial, asam urat tetap secara signifikan terkait dengan kekuatan otot (β=0,326; p=0,023) dan lingkar betis (β=0,264; p=0,010), namun tidak terkait dengan massa otot (β=0,046; p=0,727) atau kinerja fisik (β=–0,171; p=0,279).
Terdapat korelasi signifikan antara kadar asam urat serum dengan kekuatan otot, kinerja fisik, dan lingkar betis pada lansia yang mengalami sarkopenia di puskesmas.Kadar asam urat serum yang lebih tinggi mungkin berperan dalam memperlambat progresi sarkopenia.Namun, hubungan ini tidak bersifat kausal dan perlu diteliti lebih lanjut dalam studi longitudinal untuk memahami mekanisme dan implikasi klinisnya.
Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk mengevaluasi apakah peningkatan kadar asam urat serum secara konsisten melindungi atau menghambat penurunan massa dan kekuatan otot seiring waktu pada lansia di berbagai setting komunitas. Kedua, diperlukan studi intervensi untuk menguji apakah modifikasi kadar asam urat melalui pendekatan diet atau suplemen antioksidan tertentu dapat memengaruhi progresi sarkopenia secara signifikan. Ketiga, penting untuk meneliti peran faktor perancu seperti riwayat merokok dan indeks massa tubuh secara lebih mendalam dalam kaitannya dengan hubungan antara asam urat dan komponen sarkopenia, terutama karena temuan penelitian ini menunjukkan pengaruh signifikan dari faktor-faktor tersebut. Penelitian yang menggabungkan analisis biokimia dengan penilaian fungsi otot secara menyeluruh akan memberikan pemahaman yang lebih utuh. Selain itu, mempertimbangkan ketimpangan gender yang besar dalam sampel, studi berikutnya sebaiknya merancang strategi pengambilan sampel yang lebih seimbang. Idealnya, penelitian lanjutan juga mencakup populasi dari berbagai wilayah dengan status sosioekonomi berbeda untuk meningkatkan generalisasi temuan. Fokus pada mekanisme antioksidan asam urat juga bisa menjadi arah penting bagi eksplorasi terapeutik di masa depan. Dengan mengintegrasikan aspek genetik atau metabolisme purin, penelitian dapat mengungkap subkelompok lansia yang paling diuntungkan dari kadar asam urat yang lebih tinggi. Secara keseluruhan, pendekatan multifaset seperti ini akan memperkuat dasar bukti terkait hubungan kompleks antara asam urat dan kesehatan otot pada lansia.
- Association between smoking behavior and serum uric acid among the adults: Findings from a national cross-sectional... doi.org/10.1371/journal.pone.0285080Association between smoking behavior and serum uric acid among the adults Findings from a national cross sectional doi 10 1371 journal pone 0285080
- Serum Uric Acid Is Positively Associated with Handgrip Strength among Japanese Community-Dwelling Elderly... doi.org/10.1371/journal.pone.0151044Serum Uric Acid Is Positively Associated with Handgrip Strength among Japanese Community Dwelling Elderly doi 10 1371 journal pone 0151044
- Universa Medicina. higher uric acid serum levels associated sarcopenia elderly community health center... doi.org/10.18051/UnivMed.2025.v44.335-344Universa Medicina higher uric acid serum levels associated sarcopenia elderly community health center doi 10 18051 UnivMed 2025 v44 335 344
| File size | 470.25 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UPI YAIUPI YAI Terdapat hubungan antara self acceptance dan kecenderungan body dysmorphic disorder pada remaja putri di SMA BPS&K 1 Jakarta. Terdapat hubungan yang signifikanTerdapat hubungan antara self acceptance dan kecenderungan body dysmorphic disorder pada remaja putri di SMA BPS&K 1 Jakarta. Terdapat hubungan yang signifikan
UNTAGUNTAG Model pengukuran masing-masing variabel memenuhi standar nilai NFI, TLI, RMSEA dan SRMR sehingga dikatakan good fit. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnyaModel pengukuran masing-masing variabel memenuhi standar nilai NFI, TLI, RMSEA dan SRMR sehingga dikatakan good fit. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Risiko stroke terbanyak berada pada kategori rendah dan sedang (masing-masing 40%), sedangkan risiko tinggi ditemukan pada 20% responden. Hasil uji Chi-SquareRisiko stroke terbanyak berada pada kategori rendah dan sedang (masing-masing 40%), sedangkan risiko tinggi ditemukan pada 20% responden. Hasil uji Chi-Square
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Amenore sekunder adalah tidak adanya menstruasi selama tiga bulan atau enam bulan berturut-turut pada wanita yang sebelumnya telah mengalami menstruasi.Amenore sekunder adalah tidak adanya menstruasi selama tiga bulan atau enam bulan berturut-turut pada wanita yang sebelumnya telah mengalami menstruasi.
MALAHAYATIMALAHAYATI Dari 1. 046 artikel yang diidentifikasi, 6 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara naratif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kondisiDari 1. 046 artikel yang diidentifikasi, 6 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara naratif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kondisi
STIE AASSTIE AAS Data penelitian diuji dengan regresi berganda, koefisien korelasi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi dan kualitas layananData penelitian diuji dengan regresi berganda, koefisien korelasi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi dan kualitas layanan
UPI YAIUPI YAI Hasil uji validitas skala kemampuan komunikasi interpersonal 29 item valid dan 11 item gugur, skala konsep diri 12 item valid dan 0 item gugur, lingkunganHasil uji validitas skala kemampuan komunikasi interpersonal 29 item valid dan 11 item gugur, skala konsep diri 12 item valid dan 0 item gugur, lingkungan
UNIGRESUNIGRES Berdasar uji statistik Kendall Tau diperoleh tingkat signifikasi P = 0,039 dan koefiesien korelasi = 0,407. Ada hubungan antara pengetahuan dengan pelaksanaanBerdasar uji statistik Kendall Tau diperoleh tingkat signifikasi P = 0,039 dan koefiesien korelasi = 0,407. Ada hubungan antara pengetahuan dengan pelaksanaan
Useful /
IAESONLINEIAESONLINE Ide yang diusulkan menyediakan diagnosis darurat dengan aksesibilitas yang mudah dengan menjaga privasi. Penelitian ini memperkenalkan kerangka kerja pembelajaranIde yang diusulkan menyediakan diagnosis darurat dengan aksesibilitas yang mudah dengan menjaga privasi. Penelitian ini memperkenalkan kerangka kerja pembelajaran
IAESONLINEIAESONLINE Temuan eksperimental menunjukkan bahwa pendekatan ensemble yang diusulkan jauh melebihi model klasik dan mandiri, mencapai akurasi sempurna atau hampirTemuan eksperimental menunjukkan bahwa pendekatan ensemble yang diusulkan jauh melebihi model klasik dan mandiri, mencapai akurasi sempurna atau hampir
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL yang digunakan Medy Renaldy, seperti gestur, ekspresi wajah, dan intonasi, serta hambatan yang dihadapi Medy Renaldy. Peneliti menemukan bahwa Medy Renaldyyang digunakan Medy Renaldy, seperti gestur, ekspresi wajah, dan intonasi, serta hambatan yang dihadapi Medy Renaldy. Peneliti menemukan bahwa Medy Renaldy
UNIGRESUNIGRES Hiperkolesterolemia merupakan penyakit dimana kandungan kolesterol di dalam darah relatif tinggi, takaran kolesterol normal tubuh adalah 160 – 200 mg/dl.Hiperkolesterolemia merupakan penyakit dimana kandungan kolesterol di dalam darah relatif tinggi, takaran kolesterol normal tubuh adalah 160 – 200 mg/dl.