WONOGIRIKABWONOGIRIKAB

Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang)Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang)

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui bagaimana kegiatan pembelajaran IPA Fase C. 2) Mengetahui Pengembangan Media pada Mata Pelajaran IPA sistem peredaran darah manusia. 3) Mengetahui kelayakan Human Electric Blood Media pada Mata Pelajaran IPA sistem peredaran darah manusia Fase C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPA untuk Fase C di SD telah memanfaatkan media pembelajaran. Jenis media pembelajaran IPA khususnya materi sistem peredaran darah yang selama ini digunakan terbatas media visual gambar. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan memahami materi dan kurang antusias saat kegiatan pembelajaran. Pengembangan Human Electric Blood Media menjadi alternatif dalam mengatasi masalah tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Developmental Research), dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development / R&D). Media pembelajaran yang telah dikembangkan divalidasi oleh ahli materi IPA dan ahli media pembelajaran. Setelah dilakukan perbaikan dan divalidasi oleh para ahli kemudian dilakukan uji penilaian produk kepada pengguna yaitu, siswa Fase C sejumlah 16 siswa dan 2 guru. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Sedangkan teknik analisis data dengan menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dan pengembangan ini menunjukkan bahwa dihasilkan rancangan produk Human Electric Blood Media berbasis LED. Hasil rerata penilaian tingkat kelayakan Human Electric Blood Media oleh ahli materi sebesar 85% masuk pada kategori sangat layak, penilaian dari ahli media sebesar 92% masuk pada kategori sangat layak, dan rerata penilaian pengguna oleh guru dan siswa sebesar 89,2% masuk pada kategori sangat layak.

Tingkat kelayakan Human Electric Blood Media berdasarkan penilaian ahli materi adalah 85%, ahli media 92%, serta pengguna (guru dan siswa) berkisar antara 86% hingga 95%, yang semuanya termasuk kategori sangat layak.Media ini dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran IPA sistem peredaran darah manusia di sekolah dasar.Implikasinya, media ini dapat menjadi acuan bagi guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang efektif dan menarik minat belajar siswa.

Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas penggunaan Human Electric Blood Media dalam meningkatkan hasil belajar siswa secara komprehensif, bukan hanya kelayakan media, melalui eksperimen pembelajaran di kelas dengan desain kontrol dan uji pre-test post-test. Kedua, diperlukan studi tentang adaptasi media ini untuk materi IPA lain yang bersifat sistematis dan kompleks seperti sistem pernapasan atau pencernaan, untuk melihat apakah konsep alat peraga berbasis aliran listrik dan visualisasi LED dapat diterapkan secara luas. Ketiga, penting untuk mengevaluasi bagaimana media ini dapat dimodifikasi agar mendukung pembelajaran inklusif, misalnya bagi siswa dengan kesulitan belajar atau kebutuhan khusus, dengan menguji aspek aksesibilitas dan kemudahan penggunaan oleh beragam karakteristik siswa.

Read online
File size923.39 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test