UNAIUNAI

11th International Scholars Conference11th International Scholars Conference

Kosa kata yang kuat merupakan fondasi penting dalam penguasaan bahasa Inggris, yang memungkinkan pembelajar untuk mengekspresikan ide-ide dengan jelas dan terlibat dalam percakapan yang bermakna. Namun, banyak siswa kesulitan dalam memperoleh kosa kata yang kuat akibat metode pengajaran tradisional yang seringkali berfokus pada hafalan daripada pemahaman konteks. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan skor rata-rata kosa kata bahasa Inggris siswa dan kemudian menemukan perbedaan antara skor pretest dan posttest. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain eksperimental dengan menggunakan alat statistik dan uji t sampel tergantung untuk menganalisis data. Sampel penelitian ini terdiri dari 31 siswa dari sebuah sekolah menengah atas swasta di Airmadidi. Instrumen penelitian adalah 20 pertanyaan untuk tes kosa kata. Temuan penelitian ini adalah: (a) skor rata-rata kosa kata bahasa Inggris siswa sebelum perlakuan adalah 48,55; (b) skor rata-rata kosa kata bahasa Inggris siswa setelah perlakuan adalah 91,13; (c) terdapat perbedaan skor rata-rata antara pretest dan posttest pada penguasaan kosa kata bahasa Inggris dengan pembelajaran bermakna melalui CTL dengan sig. 2-tailed (.000) < a (.05). Ukuran efek yang diperoleh dalam penelitian ini adalah 0,96, yang berarti interpretasi ukuran efek menunjukkan perbedaan yang sangat besar. Peneliti merekomendasikan agar guru dan siswa belajar secara bermakna dan kontekstual daripada hafalan dan menggunakan tahap REACT.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pengajaran kontekstual yang bermakna (CTL) merupakan teknik yang efektif dalam mengajar kosa kata bahasa Inggris.Bukti peningkatan skor rata-rata siswa untuk kosa kata bahasa Inggris dari pretest (48,55) ke posttest (91,13) secara signifikan.Hasil penelitian ini bermanfaat bagi guru pendidikan.Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teknik pengajaran kontekstual yang relevan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengingat dan memperoleh kosa kata.Analisis ukuran efek mengonfirmasi kekuatan dampak intervensi terhadap kompetensi kosa kata siswa dengan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest.Penelitian ini menyediakan dasar untuk penelitian lebih lanjut tentang variabel lain yang dapat mempengaruhi apakah pendekatan pengajaran kontekstual praktis diterapkan pada siswa yang belajar bahasa Inggris.Penelitian lebih lanjut dapat menyelidiki karakteristik kontekstual tertentu atau pendekatan pengajaran untuk meningkatkan hasil pengajaran kosa kata.

Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: (1) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan CTL dalam pembelajaran kosa kata bahasa Inggris, seperti motivasi siswa, dukungan guru, dan lingkungan belajar. (2) Mengeksplorasi strategi-strategi pengajaran kontekstual yang berbeda untuk meningkatkan pemahaman kosa kata dan kemampuan penerapannya dalam konteks nyata. (3) Meneliti dampak jangka panjang dari pembelajaran kontekstual terhadap penguasaan kosa kata dan kemampuan komunikasi siswa dalam bahasa Inggris. Penelitian ini dapat membantu mengembangkan metode pengajaran yang lebih efektif dan kontekstual untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris siswa.

  1. Developing English Vocabulary Mastery through Meaningful Learning Approach | Achmad | International Journal... doi.org/10.5296/ijl.v5i5.4454Developing English Vocabulary Mastery through Meaningful Learning Approach Achmad International Journal doi 10 5296 ijl v5i5 4454
Read online
File size251.22 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test