AN NURAN NUR
Al Wildan: Jurnal Manajemen Pendidikan IslamAl Wildan: Jurnal Manajemen Pendidikan IslamMenjelang Abad ke-21 ada perubahan yang cukup menarik mengenai tren pendidikan di Indonesia. Dominasi lembaga pendidikan Islam yang terdiri dari pesantren, madrasah, dan sekolah mulai bergeser, hal ini disebabkan munculnya Sekolah Islam Terpadu di seluruh negeri ini. Lembaga pendidikan Islam ini telah tersebar ke seluruh wilayah Indonesia, didirikan pertama kali oleh para aktivis Masjid Kampus ITB dan UI. Persebaran sekolah yang demikian pesat menunjukkan bahwa Sekolah Islam Terpadu menjadi tren baru pendidikan Islam di Indonesia, sekolah ini menekankan pada pendidikan nilai-nilai moral keagamaan dan pendidikan modern yang excellent saat ini, sekolah ini juga memberikan corak baru mengenai reislamisasi kelas menengah muslim Indonesia. Sehingga penulis tertarik untuk melakukan penelitian berhubungan dengan Lembaga Pendindidkan Islam Terpadu. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yang penulis gunakan adalah library research yaitu mengumpulkan buku-buku yang berkaitan dengan objek penelitian atau penelitian yang bersifat kepustakaan. Sekolah Islam Terpadu mempunyai tujuan umum membina peserta didik untuk menjadi insan muttaqien yang cerdas, berakhlak mulia memiliki keterampilan yang memberi manfaat dan maslahat bagi umat manusia, untuk mencapai tujuan tersebut, menerapkan manajemen sumber daya manusia secara baik yang meliputi berbagai kegiatan dan proses yaitu, kualifikasi, pola rekrutmen, orientasi pegawai, upah pegawai, aturan pegawai, pembinaan dan pengembangan, penilaian pegawai, karir dan kepangkatan pegawai, dan kesejahteraan.
Tujuan umum pendidikan Sekolah Islam Terpadu adalah membentuk peserta didik menjadi insan muttaqien yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki keterampilan yang bermanfaat bagi umat manusia, dengan karakteristik mencakup aqidah yang bersih, ibadah yang sahih, serta kepribadian yang matang dan mandiri.Manajemen sumber daya manusia di Sekolah Islam Terpadu meliputi berbagai proses penting seperti kualifikasi, rekrutmen, orientasi, penggajian, aturan kepegawaian, pembinaan, penilaian kinerja, karier, dan kesejahteraan pegawai.Seluruh proses manajemen ini wajib dilalui oleh semua pegawai dalam lembaga pendidikan Islam terpadu guna mendukung tercapainya tujuan pendidikan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas model rekrutmen guru di Sekolah Islam Terpadu dalam memilih tenaga pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademik tetapi juga memiliki komitmen keagamaan yang kuat, serta bagaimana sistem seleksi tersebut memengaruhi kualitas proses belajar mengajar. Kedua, penting untuk mengeksplorasi pengaruh program pembinaan dan pengembangan guru secara berkala terhadap motivasi kerja, retensi pegawai, dan konsistensi penerapan nilai-nilai Islam dalam praktik pedagogis sehari-hari di sekolah. Ketiga, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana skema kesejahteraan dan insentif finansial di Sekolah Islam Terpadu memengaruhi kinerja guru dan keberlanjutan institusi, terutama dalam konteks sekolah swasta yang bergantung pada dana masyarakat dan belum tentu memiliki anggaran besar. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan masukan strategis untuk memperkuat sistem manajemen SDM di lembaga pendidikan Islam modern. Dengan memahami dinamika internal sumber daya manusia, sekolah dapat lebih efektif dalam menjaga kualitas dan konsistensi pendidikan. Selain itu, hasil penelitian bisa menjadi acuan bagi sekolah-sekolah baru yang ingin mengadopsi model SIT. Fokus pada aspek rekrutmen, pengembangan, dan kesejahteraan memberi gambaran holistik tentang keberlanjutan kelembagaan. Pendekatan kualitatif mendalam pada beberapa SIT unggulan bisa mengungkap praktik terbaik yang dapat direplikasi. Studi komparatif antar daerah juga bisa menunjukkan pengaruh konteks sosial dan ekonomi terhadap implementasi manajemen SDM. Temuan dari penelitian-penelitian ini akan sangat berguna untuk pengambilan kebijakan internal di jaringan SIT. Secara keseluruhan, pengembangan SIT perlu didukung oleh riset yang berbasis bukti untuk memastikan keberlanjutan dan relevansinya di masa depan.
| File size | 227.96 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Metode yang digunakan adalah penelitian studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiahMetode yang digunakan adalah penelitian studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Dengan demikian, sarana dan prasarana tidak hanya berfungsi sebagai penunjang teknis, tetapi juga menjadi faktor strategis dalam menciptakan pembelajaranDengan demikian, sarana dan prasarana tidak hanya berfungsi sebagai penunjang teknis, tetapi juga menjadi faktor strategis dalam menciptakan pembelajaran
STAI MASSTAI MAS Penelitian ini menyimpulkan bahwa model manajemen perubahan seperti Kotters 8-Step Model, Lewins Change Management Model, dan ADKAR Model relevan dalamPenelitian ini menyimpulkan bahwa model manajemen perubahan seperti Kotters 8-Step Model, Lewins Change Management Model, dan ADKAR Model relevan dalam
LAKASPIALAKASPIA Keberhasilan terletak pada sinergi guru, peserta didik, kurikulum, dan lingkungan pendidikan yang mendorong budaya religius dan keteladanan. Dengan prosesKeberhasilan terletak pada sinergi guru, peserta didik, kurikulum, dan lingkungan pendidikan yang mendorong budaya religius dan keteladanan. Dengan proses
UIN SUSKAUIN SUSKA Sebagai dampak, lembaga PAUD mendapatkan kepercayaan dan popularitas tinggi di masyarakat, terlihat dari tingginya jumlah peserta didik. Pengembangan PAUDSebagai dampak, lembaga PAUD mendapatkan kepercayaan dan popularitas tinggi di masyarakat, terlihat dari tingginya jumlah peserta didik. Pengembangan PAUD
UNDIKSHAUNDIKSHA Masyarakat Loloan merasa tidak ada perbedaan dalam berinteraksi sosial karena perbedaan agama tidak menjadi jurang pemisah. Tradisi ini juga menanamkanMasyarakat Loloan merasa tidak ada perbedaan dalam berinteraksi sosial karena perbedaan agama tidak menjadi jurang pemisah. Tradisi ini juga menanamkan
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Subjek penelitian terdiri dari 2 orang guru kelas 1 dan kelas 4 di SD N 2 Cempaga. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara dan dokumentasi. AnalisisSubjek penelitian terdiri dari 2 orang guru kelas 1 dan kelas 4 di SD N 2 Cempaga. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara dan dokumentasi. Analisis
RADEN FATAHRADEN FATAH Kurikukulum muatan local pesantren dengan pengembangan lingkungan berebahasa Arab di MA Al-Ukhuwah Sukoharjo memiliki beberapa tahap seperti perencanaanKurikukulum muatan local pesantren dengan pengembangan lingkungan berebahasa Arab di MA Al-Ukhuwah Sukoharjo memiliki beberapa tahap seperti perencanaan
Useful /
ITBMITBM 730.925 unit, dan jumlah tangkapan yang diperbolehkan sebesar 50.723 ton/tahun. Hasil ini menegaskan bahwa stok ikan selar berada dalam kondisi produktif730.925 unit, dan jumlah tangkapan yang diperbolehkan sebesar 50.723 ton/tahun. Hasil ini menegaskan bahwa stok ikan selar berada dalam kondisi produktif
ITBMITBM Kelimpahan spesies individu pada musim hujan adalah 2,3 ind/m², sedangkan pada musim kemarau adalah 3,28 ind/m². Secara keseluruhan, penelitian ini mengindikasikanKelimpahan spesies individu pada musim hujan adalah 2,3 ind/m², sedangkan pada musim kemarau adalah 3,28 ind/m². Secara keseluruhan, penelitian ini mengindikasikan
UNDIKSHAUNDIKSHA Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) faktor penyebab perilaku menyimpang yaitu melalui faktor eksternalJenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) faktor penyebab perilaku menyimpang yaitu melalui faktor eksternal
UNDIKSHAUNDIKSHA Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. HasilPenelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil