UIN SUSKAUIN SUSKA
Jurnal PsikologiJurnal PsikologiSikap terhadap pengembangan karir adalah penilaian atau evaluasi (berdasarkan kognitif, afektif dan konatif) mengenai pengembangan karir yang tercermin dalam mendukung atau tidak mendukung sebagai reaksi dari pengembangan karir yang berupa peningkatan pendidikan, sistem promosi, pelatihan, serta mutasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap terhadap pengembangan karir pada karyawan ditinjau dari gender yaitu karyawan laki-laki dan karyawan perempuan. Hasil analisa menggunakan teknik Independent Sampel T-Test diperoleh nilai t sebesar 0,186 dengan tingkat signifikansi sebesar p=0,852 (p≥0,01). Hasil ini menunjukkan bahwa sikap terhadap pengembangan karir antara karyawan laki-laki dan karyawan perempuan adalah sama.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa sikap terhadap pengembangan karir karyawan Perbankan berdasarkan jenis kelamin (gender) tidak berbeda secara nyata atau sama.Artinya menunjukkan bahwa berbagai indikator dalam pengembangan karir di dunia pekerjaan tidak membedakan kesempatan untuk memperolehnya baik bagi karyawan laki-laki maupun perempuan.Mereka mempunyai sikap yang sama terhadap pengembangan karir mereka.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain yang memengaruhi sikap terhadap pengembangan karir, seperti tingkat pendidikan, pengalaman kerja, atau dukungan sosial dari keluarga dan rekan kerja. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi karyawan terhadap pengembangan karir, terutama pada perempuan yang mungkin menghadapi tantangan atau hambatan tertentu. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas program pengembangan karir yang ada di perusahaan, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan program tersebut agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan harapan karyawan, sehingga dapat meningkatkan motivasi dan kinerja mereka.
| File size | 231.58 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN SUSKAUIN SUSKA Dengan demikian, konseling realitas efektif untuk meningkatkan regulasi diri mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. Konseling realitas efektif untuk meningkatkanDengan demikian, konseling realitas efektif untuk meningkatkan regulasi diri mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. Konseling realitas efektif untuk meningkatkan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Akan tetapi dalam Pasal 99 mengatur bahwa terhadap pegawai non-PNS (pegawai honorer/kontrak) yang telah bertugas, masih tetap melaksanakan tugas palingAkan tetapi dalam Pasal 99 mengatur bahwa terhadap pegawai non-PNS (pegawai honorer/kontrak) yang telah bertugas, masih tetap melaksanakan tugas paling
ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER PT. Jasa Raharja, Cabang Sulawesi Selatan, (5) Pengembangan karir tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan di PT. Jasa Raharja, Cabang SulawesiPT. Jasa Raharja, Cabang Sulawesi Selatan, (5) Pengembangan karir tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan di PT. Jasa Raharja, Cabang Sulawesi
UNKAUNKA Model regresi linear berganda untuk memprediksi variabel pelatihan (X1) dan peluang karir (X2) berpengaruh terhadap variabel motivasi kerja (Y) yang dirumuskanModel regresi linear berganda untuk memprediksi variabel pelatihan (X1) dan peluang karir (X2) berpengaruh terhadap variabel motivasi kerja (Y) yang dirumuskan
LLILLI Kondisi ini menuntut kepemimpinan yang efektif dalam membina dan mengembangkan potensi guru. Kepemimpinan perempuan menarik dikaji karena dikenal memilikiKondisi ini menuntut kepemimpinan yang efektif dalam membina dan mengembangkan potensi guru. Kepemimpinan perempuan menarik dikaji karena dikenal memiliki
STIAMISTIAMI Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 60 pegawai honorer, dilanjutkanMetodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 60 pegawai honorer, dilanjutkan
STIE AMKOPSTIE AMKOP Budaya organisasi, meskipun didefinisikan sebagai sistem nilai dan kebiasaan, tidak secara signifikan meningkatkan kinerja pegawai. Motivasi kerja memilikiBudaya organisasi, meskipun didefinisikan sebagai sistem nilai dan kebiasaan, tidak secara signifikan meningkatkan kinerja pegawai. Motivasi kerja memiliki
UMAUMA Pemberdayaan sumber daya aparatur secara implementatif telah dilakukan Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang melalui pendidikan dan pelatihan,Pemberdayaan sumber daya aparatur secara implementatif telah dilakukan Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang melalui pendidikan dan pelatihan,
Useful /
UNKAUNKA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pegawai Pegadaian di Unit Pegadaian Cabang (UPC) Putussibau dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pegawai Pegadaian di Unit Pegadaian Cabang (UPC) Putussibau dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
UNIAUNIA Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan service learning sebagai inovasi pembelajaran kolaboratifBerdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan service learning sebagai inovasi pembelajaran kolaboratif
NEWINERANEWINERA Ada pengaruh aspek kesesuaian pekerjaan pada penerimaan sistem Rekam Medis Elektronik (p< 0,05). Ada pengaruh aspek keuntungan relatif pada penerimaanAda pengaruh aspek kesesuaian pekerjaan pada penerimaan sistem Rekam Medis Elektronik (p< 0,05). Ada pengaruh aspek keuntungan relatif pada penerimaan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Undang-undang tersebut secara tegas menjelaskan mengenai diversi yang dapat diterapkan dalam proses penyelesaian perkara tindak pidana yang dilakukan melaluiUndang-undang tersebut secara tegas menjelaskan mengenai diversi yang dapat diterapkan dalam proses penyelesaian perkara tindak pidana yang dilakukan melalui