IMADIKLUSIMADIKLUS

Lifelong Education JournalLifelong Education Journal

Studi ini menyelidiki efektivitas pendekatan heutagogy dalam pembelajaran kewirausahaan digital untuk peserta belajar program setara tingkat menengah di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Penelitian ini menggunakan desain eksperimen kelompok paralel yang melibatkan 40 peserta belajar yang secara alami dibagi menjadi kelompok kontrol dan eksperimen. Kedua kelompok menerima materi yang sama dalam waktu yang sama tetapi dengan pendekatan pembelajaran yang berbeda: kelompok kontrol menggunakan metode pembelajaran langsung konvensional, sedangkan kelompok eksperimen mengikuti pembelajaran berbasis heutagogy. Hasil belajar dievaluasi melalui pengukuran pengetahuan menggunakan instrumen yang sama, dan perbedaan antara kelompok dianalisis menggunakan uji statistik parametrik ANCOVA, dengan mempertimbangkan kovarit untuk meningkatkan validitas analisis. Hasil menunjukkan bahwa kelompok yang mengikuti pendekatan heutagogy mengalami peningkatan signifikan dalam hasil belajar dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hasil kuesioner memperkuat temuan, yang mengungkapkan bahwa pembelajaran berbasis heutagogy meningkatkan kesadaran peserta belajar tentang kebutuhan belajar, kemandirian, dan refleksi diri. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa pendekatan heutagogy efektif dalam meningkatkan aspek kognitif pembelajaran dan mendorong pengembangan karakter dan kompetensi belajar mandiri yang sangat penting dalam pendidikan non-formal. Temuan ini implikasinya bahwa pendekatan heutagogy memperkuat strategi belajar mandiri dalam mengembangkan pendidikan non-formal, terutama dalam program setara di PKBM.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan heutagogy jauh lebih efektif daripada pendekatan konvensional dalam meningkatkan keterampilan dasar kewirausahaan digital peserta belajar program setara Paket C.Melalui pembelajaran yang berpusat pada kemandirian dan penentuan diri dalam proses belajar, peserta belajar dalam kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.Analisis statistik menggunakan uji ANCOVA menunjukkan bahwa pendekatan heutagogy dan persepsi peserta belajar tentang pembelajaran berkontribusi secara signifikan terhadap hasil belajar.Temuan ini mengonfirmasi potensi pendekatan heutagogy sebagai strategi yang relevan dan adaptif dalam konteks pendidikan non-formal, terutama dalam mengembangkan kompetensi abad ke-21 seperti kreativitas, tanggung jawab, dan keterampilan berpikir kritis.Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi heutagogy dalam konteks pendidikan non-formal, yang masih relatif terbatas, terutama di Indonesia.Temuan memperluas cakupan empiris efektivitas pendekatan heutagogy dengan menunjukkan dampaknya di luar konteks yang biasa dipelajari seperti pendidikan tinggi dan pelatihan profesional.Selain itu, penggunaan metode eksperimental dengan pendekatan kuasi-eksperimen dan analisis ANCOVA juga memperkuat bukti kausal hubungan antara pendekatan pembelajaran dan hasil belajar, memberikan dasar yang lebih kuat untuk pengambilan keputusan berbasis data dalam inovasi pembelajaran program pendidikan setara.Disarankan agar PKBM mengadopsi pendekatan heutagogy dalam pembelajaran dan memberikan pelatihan kepada tutor untuk mendukung implementasi pembelajaran mandiri dan berpusat pada peserta belajar.

Berdasarkan temuan dan implikasi penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan dan menguji model evaluasi reflektif yang valid dan andal untuk mengukur efektivitas pendekatan heutagogy dalam pembelajaran kewirausahaan digital. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan instrumen evaluasi yang komprehensif yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor, serta menguji keandalan dan validitasnya.. . 2. Melakukan studi longitudinal untuk menyelidiki dampak jangka panjang pendekatan heutagogy pada pengembangan kompetensi kewirausahaan digital peserta belajar. Penelitian ini dapat mengikuti peserta belajar selama beberapa tahun untuk menilai apakah keterampilan dan sikap kewirausahaan mereka terus berkembang dan diterapkan dalam kehidupan nyata.. . 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi pendekatan heutagogy dalam pendidikan non-formal. Penelitian ini dapat menyelidiki peran pendidik, dukungan kebijakan, dan akses teknologi dalam memfasilitasi pembelajaran mandiri dan berpusat pada peserta belajar. Dengan memahami tantangan dan peluang yang dihadapi, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan implementasi pendekatan heutagogy di PKBM dan program pendidikan setara lainnya.

Read online
File size493.26 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test