INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER

Neo Journal of economy and social humanitiesNeo Journal of economy and social humanities

Kinerja pegawai dalam lembaga audit internal pemerintah sangat penting untuk memastikan akuntabilitas, transparansi, dan pengawasan keuangan publik yang efektif. Namun, studi empiris sering kali memeriksa faktor psikologis dan komponen modal manusia secara terpisah, sehingga pemahaman tentang bagaimana sumber daya internal ini secara bersama-sama mempengaruhi kinerja pegawai menjadi terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek kepribadian, pendidikan, pelatihan, dan kompetensi terhadap kinerja pegawai di Kantor Perwakilan Regional Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan metode sensus yang melibatkan 141 pegawai. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian, pendidikan, pelatihan, dan kompetensi memiliki efek positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Di antara variabel-variabel tersebut, kompetensi muncul sebagai prediktor yang paling dominan (β = 0.392; p < 0.001). Model regresi juga menunjukkan kekuatan penjelasan yang kuat dengan nilai Adjusted R² sebesar 0.731, yang menunjukkan bahwa 73.1% variasi kinerja pegawai dijelaskan oleh empat variabel tersebut. Temuan ini menekankan pentingnya mengintegrasikan karakteristik psikologis dan pengembangan modal manusia untuk memperkuat kinerja pegawai dalam lembaga pengawasan pemerintah.

Penelitian ini menemukan bahwa kepribadian, pendidikan, pelatihan, dan kompetensi memiliki efek positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di Kantor Perwakilan Regional BPKP di Provinsi Jawa Timur.Kompetensi muncul sebagai prediktor yang paling dominan, diikuti oleh kepribadian, pelatihan, dan pendidikan.Model regresi menunjukkan kekuatan penjelasan yang tinggi dengan nilai Adjusted R² sebesar 0.1% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh konfigurasi sumber daya manusia tingkat individu yang diteliti dalam penelitian ini.Temuan ini memperkuat pandangan Resource-Based View bahwa sumber daya manusia tak berwujud - karakteristik disposisional, modal kognitif, investasi pengembangan, dan kemampuan profesional - berfungsi sebagai aset strategis dalam lembaga sektor publik.Pendidikan dan pelatihan meningkatkan akuisisi pengetahuan dan keterampilan, tetapi kompetensi merepresentasikan penerapan kemampuan tersebut dalam situasi kerja nyata.Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa kinerja pegawai dalam lembaga audit internal pemerintah terbaik dipahami sebagai hasil dari sumber daya strategis tingkat individu yang terintegrasi, bukan sebagai determinan terisolasi.Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui rekrutmen yang selaras, pendidikan, pelatihan yang kontinu, dan pengembangan kompetensi berkelanjutan sangat penting untuk mempertahankan kinerja di organisasi publik dengan akuntabilitas tinggi.

Saran penelitian lanjutan yang baru berdasarkan judul, abstrak, kesimpulan, dan bagian saran penelitian lanjutan dalam paper ini adalah sebagai berikut:. . 1. Mengembangkan model kinerja pegawai yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi, serta faktor-faktor internal seperti kepribadian, pendidikan, pelatihan, dan kompetensi. Model ini dapat membantu memahami bagaimana faktor-faktor tersebut saling berinteraksi dan mempengaruhi kinerja pegawai dalam lembaga pengawasan pemerintah.. . 2. Meneliti efek jangka panjang dari intervensi pengembangan sumber daya manusia, seperti pelatihan dan pengembangan kompetensi, terhadap kinerja pegawai. Penelitian longitudinal dapat memberikan wawasan tentang bagaimana intervensi tersebut mempengaruhi kinerja pegawai dalam jangka panjang dan apakah efeknya berkelanjutan.. . 3. Menganalisis dampak kepemimpinan dan gaya manajemen yang berbeda terhadap kinerja pegawai dalam lembaga pengawasan pemerintah. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana gaya kepemimpinan yang berbeda mempengaruhi kinerja pegawai dan bagaimana pemimpin dapat meningkatkan kinerja pegawai melalui pendekatan kepemimpinan yang efektif.. . Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif terhadap pemahaman tentang kinerja pegawai dalam lembaga pengawasan pemerintah, serta membantu mengembangkan strategi dan praktik yang lebih efektif untuk meningkatkan kinerja pegawai.

  1. Benefits of Training and Development for Individuals and Teams, Organizations, and Society | Annual Reviews.... doi.org/10.1146/annurev.psych.60.110707.163505Benefits of Training and Development for Individuals and Teams Organizations and Society Annual Reviews doi 10 1146 annurev psych 60 110707 163505
  2. Firm Resources and Sustained Competitive Advantage - Jay Barney, 1991. firm resources sustained competitive... doi.org/10.1177/014920639101700108Firm Resources and Sustained Competitive Advantage Jay Barney 1991 firm resources sustained competitive doi 10 1177 014920639101700108
Read online
File size464.46 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test