INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER

Neo Journal of economy and social humanitiesNeo Journal of economy and social humanities

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelebihan dan kekurangan kebijakan penduduk Indonesia dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045. Tujuan penelitian ini adalah untuk memeriksa bagaimana pengelolaan demografi dapat berkontribusi terhadap realisasi Visi Indonesia Emas 2045. Metode penelitian kualitatif diterapkan melalui tinjauan literatur, dengan fokus pada tema strategis seperti mengoptimalkan bonus demografi, mengendalikan pertumbuhan penduduk, mengembangkan kota menengah, dan mempromosikan inklusi sosial untuk kelompok rentan. Penelitian ini memanfaatkan artikel akademik, dokumen kebijakan, dan laporan resmi pemerintah, yang dipilih secara sengaja untuk mewakili sumber yang paling relevan dan terbaru. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah matriks analisis dokumen untuk mengkategorikan temuan sesuai dengan peluang dan tantangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPJPN 2025-2045 memberikan arah strategis yang kuat untuk memanfaatkan momentum demografi dengan meningkatkan modal manusia dan produktivitas ekonomi. Namun, tantangan diidentifikasi dalam bentuk disparitas pembangunan regional, akses tidak merata terhadap layanan dasar, risiko urbanisasi yang tidak terkendali, dan potensi peningkatan pengangguran jika sektor pendidikan dan tenaga kerja tidak dipersiapkan dengan baik.

Penelitian ini menekankan bahwa kebijakan penduduk dalam RPJPN 2025-2045 telah mengalami pergeseran signifikan dari pendekatan kuantitatif menuju pengelolaan kualitas penduduk yang lebih holistik.Upaya untuk memanfaatkan bonus demografi melalui peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan pemberdayaan kelompok rentan mewakili langkah strategis yang selaras dengan visi pembangunan jangka panjang Indonesia.Namun, beberapa tantangan strategis masih perlu ditangani.Disparitas regional, akses terbatas terhadap layanan dasar, dan kesiapan sistem pendidikan dan tenaga kerja adalah penentu kunci apakah momentum demografi akan menjadi berkah atau beban.Selain itu, dinamika global seperti perubahan iklim dan ketidakstabilan geopolitik dapat memicu mobilitas penduduk yang tidak selalu mudah dikelola, terutama jika tidak diantisipasi sejak awal.Oleh karena itu, kebijakan penduduk tidak seharusnya hanya dirancang sebagai dokumen normatif, tetapi sebagai panduan yang dapat menyesuaikan diri dengan dinamika lapangan dan konteks sosial yang berkembang.Penguatan kapasitas pemerintah daerah, sinergi lintas sektoral, dan pendekatan pengembangan inklusif sangat penting untuk memastikan strategi penduduk dapat merespons realitas sosial yang kompleks.Dengan langkah-langkah penguatan ini, kebijakan penduduk Indonesia dalam RPJPN 2025-2045 dapat lebih efektif dalam mengatasi tantangan yang ada dan mendukung pencapaian Visi Indonesia Emas 2045.

Untuk memperkuat implementasi kebijakan penduduk di Indonesia, beberapa langkah perlu diambil. Pertama, penguatan kapasitas pemerintah daerah melalui transfer fiskal, pelatihan regional, dan integrasi sistem data demografi sangat penting. Kedua, pengembangan pendidikan vokasional dan kebijakan pelatihan keterampilan digital harus menjadi prioritas utama untuk memastikan tenaga kerja Indonesia siap menghadapi transformasi pasar tenaga kerja yang semakin didominasi teknologi. Pendidikan berbasis keterampilan akan menjamin agar pekerja Indonesia dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan dalam ekonomi global. Selain itu, untuk mengatasi kesenjangan digital, pemerintah perlu memperluas akses teknologi dan informasi di seluruh negara, terutama di daerah pedesaan dan terpencil. Program inklusif yang menargetkan kelompok rentan harus ditingkatkan dengan menyediakan akses pelatihan digital dan infrastruktur yang memadai. Selanjutnya, integrasi isu perubahan iklim ke dalam kebijakan penduduk sangat vital, terutama dalam konteks migrasi penduduk dan ketahanan regional. Pemerintah harus memastikan bahwa kebijakan penduduk dapat menyesuaikan diri dengan dampak perubahan iklim dalam jangka pendek dan panjang. Dengan langkah-langkah penguatan ini, kebijakan penduduk Indonesia di bawah RPJPN 2025-2045 dapat lebih efektif dalam mengatasi tantangan yang ada dan mendukung pencapaian Visi Indonesia Emas 2045.

  1. Implementation of Population Policy Towards Indonesia’s Golden Vision 2045: Strengths and Future... internationalpublisher.id/journal/index.php/Nejesh/article/view/352Implementation of Population Policy Towards IndonesiaAos Golden Vision 2045 Strengths and Future internationalpublisher journal index php Nejesh article view 352
  2. The qualitative content analysis process - Elo - 2008 - Journal of Advanced Nursing - Wiley Online Library.... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1365-2648.2007.04569.xThe qualitative content analysis process Elo 2008 Journal of Advanced Nursing Wiley Online Library onlinelibrary wiley doi 10 1111 j 1365 2648 2007 04569 x
  3. ANALISIS PENGARUH BONUS DEMOGRAFI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA | JURNAL ECONOMINA. analisis... doi.org/10.55681/economina.v1i3.130ANALISIS PENGARUH BONUS DEMOGRAFI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA JURNAL ECONOMINA analisis doi 10 55681 economina v1i3 130
Read online
File size1.67 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test