ADPEBIADPEBI

International Journal of Law Policy and GovernanceInternational Journal of Law Policy and Governance

Penelitian ini menganalisis dampak perubahan desain dari menara kisi-kisi menjadi tiang baja pada proyek transmisi listrik 150 kV New Garuda Sakti – Perawang, dengan fokus pada implikasi hukum dan keuangan, termasuk klaim biaya, efisiensi material, dan perolehan lahan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis dokumen kontrak, peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan data teknis terkait proyek. Data tambahan diperoleh melalui tinjauan literatur peraturan yang relevan, seperti Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018 dan Undang-Undang No. 2 Tahun 2017, serta standar internasional FIDIC Conditions of Contract. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan desain dari menara kisi-kisi ke tiang baja memberikan efisiensi material karena memanfaatkan material limbah tanpa pengadaan baru. Penggunaan lahan milik jalan menghilangkan kebutuhan perolehan lahan, tetapi ada biaya tambahan yang timbul dari penyesuaian instalasi dan tenaga kerja. Dari perspektif hukum, klaim untuk biaya tambahan dapat diterima jika sesuai dengan kontrak dan didukung oleh dokumentasi yang valid.

Penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan desain dari menara kisi-kisi ke tiang baja pada proyek transmisi 150 kV New Garuda Sakti – Perawang dapat dilakukan secara efektif tanpa memerlukan pengadaan material baru atau perolehan lahan tambahan.Pemanfaatan material limbah dan lahan milik jalan memberikan efisiensi dalam hal waktu dan biaya.Namun, perubahan desain ini tetap menimbulkan biaya tambahan terkait penyesuaian instalasi dan tenaga kerja.Secara hukum, klaim biaya yang diajukan oleh kontraktor dapat diterima jika sesuai dengan ketentuan kontrak dan didukung oleh dokumentasi yang valid.Penelitian ini menyoroti pentingnya dokumentasi yang baik, transparansi dalam prosedur klaim, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam menyelesaikan masalah yang timbul akibat perubahan desain.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai metode penyelesaian sengketa dalam proyek transmisi listrik, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari klaim biaya akibat perubahan desain. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kontrak yang lebih adaptif terhadap perubahan desain, dengan alokasi risiko yang jelas dan mekanisme penyesuaian biaya yang transparan. Ketiga, penting untuk meneliti dampak penerapan teknologi digital, seperti Building Information Modeling (BIM), dalam pengelolaan perubahan desain dan pengendalian biaya proyek transmisi listrik, guna meningkatkan efisiensi dan akurasi estimasi biaya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengelolaan klaim biaya dalam proyek transmisi listrik, serta pengembangan praktik terbaik untuk meminimalkan risiko sengketa dan memastikan keberhasilan proyek.

  1. Blockchain Technology Challenge in the Future: : Data Security and Efficiency | International Journal... doi.org/10.54099/ijlpg.v2i2.708Blockchain Technology Challenge in the Future Data Security and Efficiency International Journal doi 10 54099 ijlpg v2i2 708
Read online
File size193.76 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test