NURUL FIKRINURUL FIKRI

DBESTI: Journal of Digital Business and Technology InnovationDBESTI: Journal of Digital Business and Technology Innovation

Perkembangan teknologi informasi memberikan dampak signifikan terhadap sektor perbankan, termasuk PT Bank Rakyat Indonesia yang mengandalkan aplikasi New Delivery System (NDS) untuk mendukung layanan digital. NDS dirancang untuk memastikan layanan perbankan tetap stabil, skalabel, dan cepat, meskipun menghadapi lonjakan volume transaksi yang signifikan. Sebagai salah satu aplikasi unggulan BRI, NDS telah terbukti andal dalam mendukung operasional perbankan. Namun, evaluasi performa tetap diperlukan untuk memastikan kesiapan sistem dalam menangani kebutuhan yang terus berkembang di era digital. Penelitian menggunakan metode Performance Testing untuk menganalisis kinerja NDS dengan alat Apache JMeter. Pengujian dilakukan melalui Load Testing dan Stress Testing guna mengukur respons aplikasi terhadap berbagai beban kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada beban normal, NDS memiliki waktu response rata-rata 244 ms hingga 739 ms, throughput hingga 22,26 sampel/detik, dan tingkat kegagalan transaksi 0%. Namun, pada skenario beban tinggi (Stress Testing) dengan 500 pengguna, waktu response meningkat menjadi 12.691 ms, throughput mencapai 36,03 sampel/detik, dan tingkat kegagalan transaksi sebesar 73,10%. Pengujian menunjukkan bahwa penggunaan CPU mendekati kapasitas maksimum (85%), sedangkan penggunaan memori stabil. Hasil analisis menunjukkan bahwa NDS membutuhkan optimasi lebih lanjut pada middleware dan distribusi beban untuk meningkatkan performa dan stabilitas aplikasi. Penelitian ini memberikan referensi bagi pengembangan aplikasi serupa di sektor perbankan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa aplikasi New Delivery System (NDS) pada Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggunakan Apache JMeter dengan metode Performance Testing.Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh kesimpulan bahwa aplikasi menunjukkan performa yang stabil di bawah beban normal dengan waktu respons yang cepat dan throughput yang konsisten.Namun, pada Stress Test dengan lonjakan pengguna hingga 1000 user, terjadi peningkatan waktu respons, penurunan throughput, dan tingkat kegagalan transaksi hingga 15%.Sistem memerlukan optimasi pada middleware dan distribusi beban untuk meningkatkan stabilitas dan skalabilitas.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam terhadap bottleneck pada middleware NDS untuk mengidentifikasi penyebab utama penurunan performa pada beban tinggi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada implementasi teknik load balancing yang lebih canggih untuk mendistribusikan beban secara merata di antara server, sehingga meningkatkan skalabilitas dan responsivitas sistem. Ketiga, pengembangan model prediktif untuk memantau dan memprediksi lonjakan beban transaksi dapat membantu dalam melakukan optimasi proaktif dan mencegah potensi gangguan layanan.

Read online
File size962.92 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test