NURUL FIKRINURUL FIKRI

DBESTI: Journal of Digital Business and Technology InnovationDBESTI: Journal of Digital Business and Technology Innovation

Digitalisasi perbankan menjadikan cash management application vital untuk efisiensi bisnis, tetapi arsitektur monolitik pada front-end aplikasi PT. Bank XYZ menimbulkan tantangan dalam skalabilitas dan fleksibilitas, khususnya pada fitur cash pooling. Penelitian ini mengimplementasikan arsitektur Micro Frontend menggunakan Next.js dan Module Federation untuk meningkatkan efisiensi pengembangan dan pemeliharaan. Hasilnya, waktu build aplikasi berkurang dari 1 jam menjadi 37 menit dengan rata-rata waktu per build 12 menit melalui proses paralel, sementara deployment menjadi lebih cepat dengan jeda antar-release hanya beberapa jam. Kuesioner terhadap 11 responden mencatat skor kepuasan rata-rata 4,44 dari 5, menunjukkan dukungan yang sangat positif. Implementasi ini mempercepat feedback, mendukung pengembangan paralel, dan mempermudah proses release fitur, menjadikannya layak diterapkan untuk seluruh fitur cash management application guna meningkatkan skalabilitas dan fleksibilitas.

Berdasarkan hasil analisis, implementasi, dan pengujian pada fitur cash pooling dalam cash management application PT.Bank XYZ, penerapan arsitektur micro frontend terbukti berhasil mengatasi keterbatasan arsitektur monolithic.Waktu build yang sebelumnya sekitar 1 jam dapat dipersingkat menjadi rata-rata 37 menit melalui proses paralel dengan durasi 12 menit per build.Pengelolaan fitur dalam repository terpisah juga mengurangi konflik integrasi antar fitur, membuat pengembangan lebih independen.Implementasi ini memberikan dampak positif pada efisiensi, skalabilitas, dan fleksibilitas pengembangan.Proses release menjadi lebih cepat, pengembangan fitur baru dapat dilakukan tanpa mengganggu fitur lain, dan tim pengembang dapat fokus pada fitur masing-masing.Tantangan teknis dan operasional dapat diatasi melalui sosialisasi, dokumentasi, dan pelatihan.Pengujian berlapis menunjukkan arsitektur ini layak diterapkan.Dukungan data kuesioner dengan skor rata-rata 4.44 memperkuat kesimpulan bahwa implementasi ini efektif dan dapat dilanjutkan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menerapkan arsitektur micro frontend pada fitur-fitur lain dalam aplikasi cash management, khususnya fitur-fitur yang kompleks atau sering diperbarui. Pemerataan pengetahuan di antara pengembang perlu ditingkatkan melalui pelatihan berkala dan pembentukan komunitas internal. Pengembangan standar dan pedoman micro frontend harus dilakukan dengan dukungan dokumentasi yang selalu diperbarui. Optimalisasi pipeline CI/CD juga perlu dilakukan dengan fokus pada otomatisasi proses pengujian dan deployment. Penerapan sistem monitoring real-time yang komprehensif akan memastikan performa aplikasi tetap optimal dan membantu mencegah masalah sebelum berdampak pada pengguna.

Read online
File size881.25 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test