FTUNCENFTUNCEN

Jurnal Sipil TerapanJurnal Sipil Terapan

Aspal beton merupakan gabungan dari agregat, aspal, dengan atau tanpa bahan tambahan. Untuk mendapatkan stabilitas yang tinggi pada aspal beton diperlukan suatu agregat yang bergradasi baik, rapat, serta memiliki rongga antar butiran agregat yang kecil. Pengujian kinerja beton aspal dapat dilakukan melalui pengujian Marshall. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental di laboratorium Dinas PU Kabupaten Jombang dengan benda uji inti (KOR) yang terbuat dari campuran laston lapis aus (AC-WC) dengan masing-masing ketebalan 4 cm. Dalam pengujian ini menggunakan 4 benda uji inti yang sesuai dengan Spesifikasi Umum Bina Marga 2010 (revisi 3). Dengan komposisi bahan penyusun yang terdiri dari Agregat 0-5 mm (42.2%), Agregat 5 - 10 mm (33%), Agregat 10 - 15 mm (16.9%), Filler Semen (1.9%), Kadar Aspal (6%) yang mendapatkan nilai angka 91,3% (stabilitas) tersebut merupakan nilai stabilitas sisa (akhir), sebelum diperolehnya nilai tersebut ada beberapa nilai yang tercantum yaitu; nilai 2,292gr/cm3 (Bj Campuran), 5.274% (kadar aspla efektif), 0.772% (penyerapan aspal), 4.71% (VIM), VMA 16.80% (VIM), 71.97% (VFB ), 1178kg (stabilitas marshall awal), 3.55mm (flow), 332kg/mm (Marshall quetient).

Hasil pengujian menunjukkan bahwa aspal AC-WC dengan komposisi agregat dan bahan penyusun yang ditentukan memiliki stabilitas 91,3% yang memenuhi SNI 06-2489-1991.Nilai volumetrik seperti VIM (4,71%), VMA (16,80%), dan VFB (71,97%) serta stabilitas Marshall (1178 kg) dan kelelehan (3,55 mm) memenuhi spesifikasi Bina Marga 2010 (revisi 3).

Penelitian lanjutan dapat menguji pengaruh penambahan bahan inovatif seperti styrofoam terhadap sifat mekanis campuran AC-WC. Pengembangan uji laboratorium lebih kompleks, seperti analisis ekstraksi atau uji aus, perlu dilakukan untuk memahami sifat fisik campuran secara lebih mendalam. Studi tentang perubahan karakteristik AC-WC akibat paparan cuaca ekstrem dan umur penggunaan juga penting untuk mengevaluasi ketahanan jangka panjangnya.

  1. Analisa Perbandingan Nilai Uji Marshall Pada Lapis Aspal Beton (Laston) Dengan Menggunakan Material PT.... ejournal.um-sorong.ac.id/index.php/rancangbangun/article/view/1144Analisa Perbandingan Nilai Uji Marshall Pada Lapis Aspal Beton Laston Dengan Menggunakan Material PT ejournal um sorong ac index php rancangbangun article view 1144
  2. Evaluasi Nilai Stabilitas Pada Aspal AC-WC Dengan Metode SNI 06-2489-1991 | Jurnal Sipil Terapan. evaluasi... doi.org/10.58169/jusit.v1i2.284Evaluasi Nilai Stabilitas Pada Aspal AC WC Dengan Metode SNI 06 2489 1991 Jurnal Sipil Terapan evaluasi doi 10 58169 jusit v1i2 284
  3. VARIASI SUHU PEMADATAN CAMPURAN AC-WC MENGGUNAKAN BATU SUNGAI BALUSU KABUPATEN TORAJA UTARA | Rombe Seppo... jurnal.uns.ac.id/matriks/article/view/49248VARIASI SUHU PEMADATAN CAMPURAN AC WC MENGGUNAKAN BATU SUNGAI BALUSU KABUPATEN TORAJA UTARA Rombe Seppo jurnal uns ac matriks article view 49248
  1. #kelayakan ekonomi#kelayakan ekonomi
  2. #ampas tebu#ampas tebu
Read online
File size764.42 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-2j3
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test