YALAMQAYALAMQA

Al-Aqlu: Jurnal Matematika, Teknik dan SainsAl-Aqlu: Jurnal Matematika, Teknik dan Sains

Menjaga agar ikan tetap dalam kondisi segar adalah hal yang sangat penting. Penggunaan es dan penambahan garam untuk menjaga kesegaran ikan adalah teknik yang paling umum digunakan untuk menjaga kesegaran ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan garam dan es terhadap karakteristik organoleptik dan hedonik ikan lemuru (Sardinella lemuru) dan ikan gabus (Channa striata). Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan dengan konsentrasi garam 10%. Perbandingan es dan ikan 1:1, lama penyimpanan 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai uji organoleptik ikan segar berkisar antara 6-9, organoleptik ikan pindang berkisar 4-9, yang menandakan bahwa ikan masih dalam kondisi segar, sedangkan hasil uji hedonik ikan segar dan ikan pindang berkisar 2-8 dengan kategori sangat tidak suka sampai suka.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan garam dan es berpengaruh terhadap karakteristik organoleptik ikan, menunjukkan bahwa ikan masih dalam kondisi segar.Hasil uji hedonik menunjukkan variasi penerimaan antara 2 hingga 8, dengan kategori sangat tidak suka hingga suka.Penelitian ini merekomendasikan penelitian lebih lanjut mengenai penggunaan *slurry ice* dan variasi jenis ikan untuk meningkatkan penanganan dan kualitas ikan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas penggunaan *slurry ice* sebagai media pendingin alternatif, mengingat potensi *slurry ice* dalam menurunkan suhu ikan lebih cepat dan menjaga kesegarannya lebih lama. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan menguji berbagai jenis ikan lainnya yang umum dikonsumsi di Nusa Tenggara Barat, untuk mengetahui apakah pengaruh penambahan garam dan es terhadap karakteristik organoleptik bersifat universal atau spesifik terhadap jenis ikan tertentu. Ketiga, studi mendalam mengenai pengaruh lama penyimpanan yang lebih panjang terhadap kualitas ikan dengan berbagai perlakuan pendinginan perlu dilakukan, untuk menentukan batas waktu penyimpanan yang optimal guna menjaga kualitas ikan hingga sampai ke tangan konsumen. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan berkontribusi pada peningkatan praktik penanganan ikan yang lebih baik di wilayah Nusa Tenggara Barat, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomis dan kualitas produk perikanan.

Read online
File size514.82 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test