YALAMQAYALAMQA

Al-Aqlu: Jurnal Matematika, Teknik dan SainsAl-Aqlu: Jurnal Matematika, Teknik dan Sains

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan penalaran matematis siswa kelas VIII pada materi relasi dan fungsi di salah satu SMP di Pangkalan Kerinci. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan satu kelas yang terdiri atas 20 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 20% siswa mencapai kategori sangat baik dalam penalaran matematis, ditandai dengan pencapaian kelima indikator penalaran. Meskipun masih terdapat sebagian siswa dengan kemampuan penalaran yang kurang optimal, secara umum penerapan model CTL terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep, dan kemampuan penalaran matematis siswa. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis konteks mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan relevan, serta menjadi alternatif strategi yang potensial dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran matematika di tingkat SMP.

Penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran matematika bertujuan untuk merangsang kemampuan berpikir kritis siswa dan memfasilitasi hubungan antara konsep-konsep matematika dengan penerapannya dalam situasi kehidupan sehari-hari.Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya memahami rumus dan konsep secara teoritis, tetapi juga mampu mengidentifikasi bukti-bukti kontekstual yang mendukung pemahaman mereka terhadap penerapan matematika dalam situasi sehari-hari.Hasil tes menunjukkan bahwa sebanyak 4 siswa, atau sekitar 20% dari total peserta didik, mencapai kategori “sangat baik dalam penilaian kemampuan penalaran matematis.Pembelajaran berbasis CTL tetap menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep, serta penguatan penalaran matematis secara menyeluruh.

Berdasarkan temuan ini, disarankan agar guru terus mengintegrasikan model pembelajaran CTL dalam kegiatan pembelajaran matematika, khususnya pada materi yang menuntut pemahaman konseptual dan penerapan dalam konteks nyata. Guru juga dapat mengembangkan variasi aktivitas kontekstual yang lebih menantang serta memberikan bimbingan tambahan bagi siswa yang masih mengalami kesulitan dalam penalaran matematis. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi efektivitas CTL pada materi matematika lainnya serta mempertimbangkan perbedaan karakteristik siswa, seperti gaya belajar atau tingkat kemampuan awal, untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi bagaimana penerapan CTL dapat dimodifikasi untuk mengakomodasi berbagai gaya belajar siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih personal dan efektif. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian penalaran matematis yang lebih valid dan reliabel, sehingga dapat memberikan gambaran yang akurat tentang kemampuan siswa.

  1. KETERAMPILAN 4C SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI CRITICAL THINKING GEN Z DI ERA REVOLUSI INDUSTRI... journal.literasisains.id/index.php/sabana/article/view/3299KETERAMPILAN 4C SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI CRITICAL THINKING GEN Z DI ERA REVOLUSI INDUSTRI journal literasisains index php sabana article view 3299
  2. Pengaruh Integrasi Teknologi Pembelajaran terhadap Efektivitas dan Transformasi Paradigma Pendidikan... journal.aripi.or.id/index.php/Yudistira/article/view/854Pengaruh Integrasi Teknologi Pembelajaran terhadap Efektivitas dan Transformasi Paradigma Pendidikan journal aripi index php Yudistira article view 854
  3. Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar: Solusi untuk Meningkatkan Minat... doi.org/10.57093/jpgsdunipol.v3i1.49Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Solusi untuk Meningkatkan Minat doi 10 57093 jpgsdunipol v3i1 49
Read online
File size564.29 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test