YAYASANASSYIFAYAYASANASSYIFA
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan MasyarakatJurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan MasyarakatPenghijauan di desa risa merupakan salah satu strategi penting dalam pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat desa, yang selain membawa manfaat lingkungan, juga meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan. Dalam jangka panjang, penghijauan mendukung terciptanya lingkungan desa risa yang lebih hijau, asri, sehat, dan mandiri. Catatan: Abstrak ini merupakan sintesis dari berbagai jurnal terkait penghijauan dan pelestarian lingkungan di desa, termasuk kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui partisipasi aktif dalam penanaman dan pemeliharaan pohon sebagai upaya menjaga lingkungan hidup yang lestari.
Tujuan dari kegiatan penghijauan lingkungan ini untuk menghidupkan kembali estetika alam, pohon sebagai freshner udara, serta mitigasi banjir.Hasil yang diperoleh meliputi terciptanya suasana yang segar, sehat, dan sejuk, alam menjadi terawat dan bersih, serta bertambahnya pengetahuan baru untuk melakukan penghijauan melalui penanaman bibit pohon.Penulis memberikan saran kepada warga untuk bersama-sama mengatur jadwal membersihkan lingkungan dan memanfaatkan sedikitnya lahan demi upaya penghijauan yang menjadikan alam sebagai sumber kehidupan.Meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat di desa risa tentang manfaat penghijauan lingkungan semakin meningkat.Masyarakat dapat berperilaku bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga lingkungan menjadi rapi dan bersih.Lingkungan perumahan terlihat lebih hijau dan asri dengan ditanamnya beberapa jenis tanaman yang hasilnya diharapkan dapat dinikmati oleh masyarakat sekitar.dan Menciptakan ruang terbuka hijau baru di lingkungan desa risa yang sebelumnya tidak ada.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, bagaimana cara meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program penghijauan secara berkelanjutan? Apakah ada strategi edukasi atau insentif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan motivasi dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penghijauan? Kedua, bagaimana pemilihan jenis tanaman yang tepat untuk kondisi tanah dan iklim setempat? Apakah ada penelitian lebih lanjut yang dapat dilakukan untuk menentukan jenis tanaman yang paling efektif dalam mengurangi erosi dan meningkatkan kualitas tanah? Ketiga, bagaimana peran pemerintah desa dan lembaga pendukung dalam memastikan keberlanjutan program penghijauan? Apakah ada model kolaborasi yang dapat dikembangkan untuk memastikan perawatan dan monitoring tanaman setelah ditanam? Dengan mempertimbangkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi yang komprehensif dan berkelanjutan untuk program penghijauan di Desa Risa, dengan melibatkan berbagai pihak dan mempertimbangkan aspek teknis, sosial, dan lingkungan.
| File size | 536.58 KB |
| Pages | 11 |
| Short Link | https://juris.id/p-2gW |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UncenUncen Ulat sagu (Rhynchophorus bilineatus) telah lama dikonsumsi oleh masyarakat asli Papua dan Maluku sebagai pelengkap (lauk) bubur sagu (papeda) dan diketahuiUlat sagu (Rhynchophorus bilineatus) telah lama dikonsumsi oleh masyarakat asli Papua dan Maluku sebagai pelengkap (lauk) bubur sagu (papeda) dan diketahui
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan proksimat (karbohidrat, protein, dan lemak) biskuit yang terbuat dari tepung biji durian (TBD), yangPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan proksimat (karbohidrat, protein, dan lemak) biskuit yang terbuat dari tepung biji durian (TBD), yang
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Berdasarkan hasil pemetaan sosial, analisis deskriptif, serta wawancara dengan masyarakat, teridentifikasi sebanyak 24 balita mengalami gizi kurang akibatBerdasarkan hasil pemetaan sosial, analisis deskriptif, serta wawancara dengan masyarakat, teridentifikasi sebanyak 24 balita mengalami gizi kurang akibat
IPBIPB Intervensi seperti program sekolah berbasis nutrisi, dukungan UMKM, dan inovasi berbasis singkong terbukti meningkatkan ketahanan sistem, dengan titikIntervensi seperti program sekolah berbasis nutrisi, dukungan UMKM, dan inovasi berbasis singkong terbukti meningkatkan ketahanan sistem, dengan titik
IPBIPB Bobot kriteria dihitung menggunakan analytic network process (ANP), menghasilkan peta risiko banjir dan kelas kesesuaian lahan untuk pangan lokal. PertimbanganBobot kriteria dihitung menggunakan analytic network process (ANP), menghasilkan peta risiko banjir dan kelas kesesuaian lahan untuk pangan lokal. Pertimbangan
UBUB Pelatihan pembuatan fruit leather pepaya kepada Kelompok Tani Ngudi Santosa di Kabupaten Boyolali memberikan pemahaman bahwa pemanfaatan potensi hasilPelatihan pembuatan fruit leather pepaya kepada Kelompok Tani Ngudi Santosa di Kabupaten Boyolali memberikan pemahaman bahwa pemanfaatan potensi hasil
UNRUNR Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kebersihan lingkungan dan contoh pembuatan teba modern agar dapat mengurangi dampakKegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kebersihan lingkungan dan contoh pembuatan teba modern agar dapat mengurangi dampak
POLIMEDIAPOLIMEDIA Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, pangan lokal Indonesia menjadi salah satu solusi ketahanan pangan yang dapat meminimalisir pangan import.Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, pangan lokal Indonesia menjadi salah satu solusi ketahanan pangan yang dapat meminimalisir pangan import.
Useful /
IPBIPB Hasil menunjukkan bahwa antara tahun 2011 dan 2021, area sawah menurun sekitar 29 212,6 ha, sementara lahan pertanian kering dan hunian meningkat sebesarHasil menunjukkan bahwa antara tahun 2011 dan 2021, area sawah menurun sekitar 29 212,6 ha, sementara lahan pertanian kering dan hunian meningkat sebesar
IPBIPB Penggunaan lahan yang telah terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kehidupan manusia, fungsi ekologis, dan keberlanjutan lingkungan. PenelitianPenggunaan lahan yang telah terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kehidupan manusia, fungsi ekologis, dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian
JOTIKAJOTIKA Desa Joho memiliki potensi di bidang pertanian tanaman jagung, jagung adalah tanaman yang diambil bijinya dan menyisakan bonggolnya. Di desa Joho bonggolDesa Joho memiliki potensi di bidang pertanian tanaman jagung, jagung adalah tanaman yang diambil bijinya dan menyisakan bonggolnya. Di desa Joho bonggol
JOTIKAJOTIKA Dengan latar belakang revolusi industri 4. 0 dan pertumbuhan UMKM sebagai pondasi ekonomi rakyat di Indonesia, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkanDengan latar belakang revolusi industri 4. 0 dan pertumbuhan UMKM sebagai pondasi ekonomi rakyat di Indonesia, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan