UIRUIR

Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu PengetahuanAl-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak negatif dan positif fatherless terhadap etika remaja awal di Kecamatan Medang Deras. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Teknik pengumpulan data yang dipilih meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 4 orang remaja. Keabsahan data dicapai melalui penerapan metode triangulasi sumber. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif yang mencakup pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak fatherless terhadap etika remaja awal meliputi dampak negatif dan positif. Dampak negatif berupa merasa kesulitan, kurangnya mengendalikan emosi, penyimpangan perilaku, permasalahan ekonomi, dan perasaan takut. Dampak positif meliputi belajar mandiri, kedekatan dengan ibu, peningkatan kesesuaian di lingkungan, dan rasa tanggung jawab. Akibat dari kondisi fatherless, etika remaja semakin menurun, menyebabkan remaja mengalami kesulitan dalam bersosialisasi, menarik diri, perilaku agresif, penyimpangan dalam berpakaian, serta pelanggaran etika dalam berkomunikasi.

Ketidakhadiran ayah atau kondisi fatherless di Kecamatan Medang Deras berdampak terhadap etika remaja awal, baik secara negatif maupun positif.Dampak negatif meliputi perasaan kesulitan, kurangnya kendali emosi, penyimpangan perilaku, masalah ekonomi, dan rasa takut, sementara dampak positif mencakup kemandirian, kedekatan dengan ibu, peningkatan kemampuan beradaptasi, serta rasa tanggung jawab.Kondisi fatherless menyebabkan menurunnya etika remaja awal yang ditandai dengan kesulitan bersosialisasi, penarikan diri, perilaku agresif, penyimpangan berpakaian, dan pelanggaran etika dalam komunikasi.

Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menguji efektivitas program bimbingan ketahanan keluarga tanpa ayah melalui pendekatan komunitas keagamaan, dengan fokus pada penguatan peran ibu dan figur laki-laki alternatif dalam membentuk etika remaja. Kedua, sebaiknya dikaji bagaimana pengaruh penggunaan media sosial terhadap pembentukan etika remaja yang tumbuh dalam keluarga fatherless, khususnya dalam konteks peniruan perilaku dan pola interaksi digital yang tidak bertanggung jawab. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi hubungan antara beban ekonomi yang ditanggung remaja dengan perkembangan moral mereka, serta bagaimana tekanan finansial memengaruhi proses pengambilan keputusan etis sehari-hari. Penelitian-penelitian ini dapat membantu merancang intervensi yang lebih tepat sasaran untuk mendukung remaja dalam menghadapi tantangan akibat ketidakhadiran ayah, baik dari sisi psikososial maupun lingkungan sosial mereka. Selain itu, pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika internal keluarga, khususnya interaksi antara ibu dan remaja, dapat memberikan insight penting dalam penguatan karakter melalui pendekatan keluarga. Studi lanjutan juga perlu mempertimbangkan peran lingkungan sekolah dan teman sebaya dalam memperkuat atau melemahkan nilai-nilai etika pada remaja yang tumbuh tanpa figur ayah. Dengan demikian, pendekatan holistik yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat dapat dikembangkan untuk membantu remaja mengembangkan etika yang kuat meskipun dalam kondisi fatherless. Hasil penelitian selanjutnya diharapkan dapat menjadi dasar bagi kebijakan sosial yang responsif terhadap kebutuhan remaja dari keluarga tunggal. Penelitian juga bisa mengevaluasi model pendampingan berbasis sekolah yang melibatkan konselor, guru, dan tokoh masyarakat sebagai figur ayah alternatif. Pendekatan semacam ini dapat mengisi kekosongan peran yang tidak terpenuhi secara alami dalam keluarga. Dengan strategi penelitian yang komprehensif, diharapkan dapat ditemukan solusi berkelanjutan yang mampu meningkatkan kualitas hidup dan pembentukan karakter remaja di tengah kondisi sosial yang semakin kompleks.

  1. The Interpretative Phenomenological Analysis (IPA): A Guide to a Good Qualitative Research Approach |... journals.aiac.org.au/index.php/IJELS/article/view/3400The Interpretative Phenomenological Analysis IPA A Guide to a Good Qualitative Research Approach journals aiac au index php IJELS article view 3400
  2. GUARDIAN DOME- Security Check. guardian dome security check universitas nahdlatul ulama sunan giri sistem... journal.unugiri.ac.id/index.php/abata/article/view/1425GUARDIAN DOME Security Check guardian dome security check universitas nahdlatul ulama sunan giri sistem journal unugiri ac index php abata article view 1425
  3. MEMBANGUN KESADARAN MORAL DAN ETIKA DALAM BERINTERAKSI DI ERA DIGITAL PADA REMAJA KARANG TARUNA RW 07... doi.org/10.56127/jammu.v1i1.253MEMBANGUN KESADARAN MORAL DAN ETIKA DALAM BERINTERAKSI DI ERA DIGITAL PADA REMAJA KARANG TARUNA RW 07 doi 10 56127 jammu v1i1 253
Read online
File size447.38 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test