IAIN MADURAIAIN MADURA
AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata SosialAL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata SosialKepatuhan terhadap peraturan pemerintah dan fatwa agama sangat penting untuk menjamin legalitas dan keselamatan ibadah haji. Namun, melakukan haji tanpa taṣrīh (visa resmi) telah menjadi masalah besar, terutama bagi jamaah haji Indonesia yang menghadapi masa tunggu panjang untuk visa resmi. Penelitian ini menyelidiki perspektif para ulama dan lembaga fatwa mengenai validitas haji tanpa taṣrīh, faktor-faktor yang berkontribusi terhadap ketidakpatuhan, dan rekomendasi kebijakan untuk pihak berwenang Indonesia dan Arab Saudi dalam mengatasi pelanggaran ini. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini mencakup observasi langsung, wawancara mendalam, dan analisis tematik untuk mengeksplorasi alasan dan pengalaman jamaah haji tanpa izin, serta menggambarkan perspektif otoritas agama dan pemimpin masyarakat. Temuan mengungkapkan bahwa pelanggaran taṣrīh melibatkan berbagai aktor, termasuk jamaah haji individu, pejabat publik, dan pemimpin agama seperti kiai, yang menggunakan pengaruh mereka untuk memfasilitasi haji tanpa izin. Fatwa yang bertentangan dari lembaga seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan Hayah Kibār al-ʻUlamā menambah kompleksitas masalah ini. Penelitian ini menekankan kebutuhan akan sinkronisasi penerbitan fatwa dan peningkatan pendidikan tentang implikasi haji tanpa izin. Rekomendasi kebijakan bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan, menyelaraskan hukum Syariah dengan peraturan pemerintah, dan memastikan ibadah haji yang aman dan teratur.
Penelitian ini menekankan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan haji dan fatwa agama dalam menjaga kesucian, keselamatan, dan ketertiban ibadah haji.Meskipun pemerintah Arab Saudi telah menerapkan kebijakan yang ketat, seperti persyaratan taṣrīh untuk melakukan haji, masalah kepatuhan masih terjadi, terutama di kalangan jamaah haji Indonesia.Penelitian ini menemukan bahwa faktor utama yang berkontribusi terhadap pelanggaran taṣrīh adalah masa tunggu panjang untuk visa resmi, yang mendorong beberapa jamaah untuk mencari jalan alternatif yang kurang sah untuk menghadiri haji, sehingga menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan serta mengganggu alokasi sumber daya.Penelitian ini juga mengungkapkan perbedaan pendapat di antara para ulama dan lembaga fatwa, seperti Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Muhammadiyah, mengenai validitas haji tanpa taṣrīh.PBNU mengeluarkan fatwa yang relatif longgar, menyatakan bahwa haji tanpa taṣrīh masih sah, meskipun mereka yang melakukannya dianggap berdosa karena melanggar peraturan di Indonesia dan Arab Saudi.Sebaliknya, Muhammadiyah sejalan dengan fatwa Arab Saudi, menyatakan bahwa haji tanpa taṣrīh tidak sah menurut hukum Syariah dan aturan yang berlaku.Penelitian ini menekankan kebutuhan akan sinkronisasi penerbitan fatwa dan peningkatan pendidikan tentang implikasi haji tanpa izin.Rekomendasi kebijakan yang diusulkan bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan, menyelaraskan hukum Syariah dengan peraturan pemerintah, dan memastikan ibadah haji yang aman dan teratur.Penelitian ini juga menyoroti pentingnya kerjasama antara pihak berwenang Indonesia dan Arab Saudi dalam mengatasi masalah ini, serta peran penting lembaga fatwa dalam memberikan bimbingan dan edukasi kepada jamaah haji.
Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Menganalisis faktor-faktor sosial, ekonomi, dan budaya yang mendorong jamaah haji Indonesia untuk melakukan haji tanpa taṣrīh. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana faktor-faktor tersebut mempengaruhi keputusan dan perilaku jamaah, serta bagaimana mereka memandang fatwa dan peraturan pemerintah terkait. Hasil penelitian ini dapat membantu pihak berwenang dan lembaga fatwa dalam merancang strategi edukasi dan intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kepatuhan.. . 2. Mengeksplorasi peran dan pengaruh pemimpin agama, seperti kiai, dalam memfasilitasi haji tanpa izin. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana pemimpin agama tersebut memanfaatkan pengaruh mereka untuk membantu jamaah haji tanpa taṣrīh, serta bagaimana mereka menafsirkan dan menerapkan fatwa terkait. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana pemimpin agama dapat menjadi mitra dalam upaya meningkatkan kepatuhan dan memastikan ibadah haji yang aman dan teratur.. . 3. Menganalisis dampak pelanggaran taṣrīh terhadap pengalaman ibadah haji secara keseluruhan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana pelanggaran taṣrīh mempengaruhi keamanan, kenyamanan, dan pengalaman spiritual jamaah haji, serta bagaimana hal ini berdampak pada persepsi mereka tentang kesucian dan makna ibadah haji. Hasil penelitian ini dapat membantu pihak berwenang dan lembaga fatwa dalam merancang kebijakan dan intervensi yang lebih efektif untuk mencegah pelanggaran taṣrīh dan memastikan ibadah haji yang bermakna dan bermartabat.
- Siyasah Syar’iyah Paradigm of Hajj Financial Management Regulation in Indonesia |... journal.iaincurup.ac.id/index.php/alistinbath/article/view/5310Siyasah SyaryCEiyah Paradigm of Hajj Financial Management Regulation in Indonesia journal iaincurup ac index php alistinbath article view 5310
- Akkattere: Syncretism of Patuntung Beliefs and Sharia on Pilgrimage of The Ammatoa Kajang Community |... doi.org/10.15408/ajis.v23i2.30675Akkattere Syncretism of Patuntung Beliefs and Sharia on Pilgrimage of The Ammatoa Kajang Community doi 10 15408 ajis v23i2 30675
- "Towards Green Pilgrimage: A Framework For Action in Makkah, Saudi Arabia" by Islam Elgammal... doi.org/10.21427/69x1-d516Towards Green Pilgrimage A Framework For Action in Makkah Saudi Arabia by Islam Elgammal doi 10 21427 69x1 d516
| File size | 802.96 KB |
| Pages | 31 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi aktif masyarakat dalam penyusunan RPJMDes di Desa Tembung dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas,Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi aktif masyarakat dalam penyusunan RPJMDes di Desa Tembung dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas,
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPPU menerapkan prinsip represif, yakniMetode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPPU menerapkan prinsip represif, yakni
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Rumah Tahanan, merupakan lembaga yang keberadaannya tak terpisahkan dari penegakan hukum di Indonesia. Berbeda dengan Lapas, Rutan berfungsi sebagai tempatRumah Tahanan, merupakan lembaga yang keberadaannya tak terpisahkan dari penegakan hukum di Indonesia. Berbeda dengan Lapas, Rutan berfungsi sebagai tempat
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Namun sebaliknya hakim juga wajib memperhatikan dimensi crime control model, yang menekankan efektifitas pemberantasan kejahatan, serta prinsip keadilanNamun sebaliknya hakim juga wajib memperhatikan dimensi crime control model, yang menekankan efektifitas pemberantasan kejahatan, serta prinsip keadilan
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Studi ini memiliki objektif untuk mengkaji dampak risiko sistematis dan suku bunga terhadap return saham bank-bank milik negara (Bank BUMN) di Bursa EfekStudi ini memiliki objektif untuk mengkaji dampak risiko sistematis dan suku bunga terhadap return saham bank-bank milik negara (Bank BUMN) di Bursa Efek
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Penelitian menunjukkan bahwa program BLT di Desa Marindal II telah dilaksanakan dengan baik, mengikuti prosedur pemerintah pusat mulai perencanaan, pendataan,Penelitian menunjukkan bahwa program BLT di Desa Marindal II telah dilaksanakan dengan baik, mengikuti prosedur pemerintah pusat mulai perencanaan, pendataan,
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitianMetode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Taktik seperti persuasi rasional, konsultasi, dan permohonan inspirasional umumnya dianggap paling etis dan efektif, terutama dalam Perspektif organisasiTaktik seperti persuasi rasional, konsultasi, dan permohonan inspirasional umumnya dianggap paling etis dan efektif, terutama dalam Perspektif organisasi
Useful /
DOKICTIDOKICTI Kepuasan kerja merupakan aspek penting dalam pengelolaan sumber daya manusia pada ASN, dan penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatanKepuasan kerja merupakan aspek penting dalam pengelolaan sumber daya manusia pada ASN, dan penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Manajemen berperan lebih pada manfaat sosial dan lingkungan dibandingkan produksi dan ekonomi. Oleh karena itu, disarankan memperkuat promosi teknologiManajemen berperan lebih pada manfaat sosial dan lingkungan dibandingkan produksi dan ekonomi. Oleh karena itu, disarankan memperkuat promosi teknologi
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Hasil penelitian menyatakan bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,301 yang artinya pengaruh inovasi jam kerja pelayanan malam (jajanan malam)Hasil penelitian menyatakan bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,301 yang artinya pengaruh inovasi jam kerja pelayanan malam (jajanan malam)
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Dalam cerita mereka, mahasiswa menekankan pentingnya lingkungan membaca yang tenang dan individual, yang memfasilitasi keterlibatan yang lebih dalam danDalam cerita mereka, mahasiswa menekankan pentingnya lingkungan membaca yang tenang dan individual, yang memfasilitasi keterlibatan yang lebih dalam dan