ST3BST3B

JURNAL TABGHAJURNAL TABGHA

Masalah yang dihadapi saat ini adalah adanya kemerosotan karakter pada anak-anak remaja yang ada di junior church. Kita sadar bahwa saat ini sebagian besar anak-anak remaja mengalami masalah krisiskarakter, mereka tidak terkontrol oleh pengaruh perkembangan zaman ini. Karena itu sangat diperlukan peran dari pihak gereja dalam mengontrol permasalahan karakter yang ada. Oleh karena itu sangat penting bagi anak-anak remaja untuk dimuridkan agar memiliki karakter Kristus yang membawa pengaruh dalam kehidupan bersosialisasi. Melihat masalah yang ada, maka tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pemuridan sebagai upaya proses pembentukan karakter kepada anak-anak remaja yang ada di Junior Church. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Keseluruhan partisipan dapat memahami dan ikut serta dalam proses pemuridan yang berlangsung dengan pemberian teladan hidup oleh pengikut Kristus. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa pemuridan yang dilakukan di Junior Church berdampak membentuk karakter anak-anak remaja sehingga mereka memiliki nilai-nilai dan karakter yang mencerminkan Kristus didalamnya.

Berdasarkan apa yang telah diteliti dan hasil wawancara yang dituangkan tentang dampak pemuridan terhadap anak-anak remaja 12-17 tahun di Gereja Bethel Indonesia Tabgha Batam Centre, pemuridan merupakan suatu proses perubahan untuk membawa dan menolong orang Kristen yang jauh pada Tuhan untuk bertumbuh menuju kepada kedewasaan rohani yang bertahap agar menjadi serupa dengan Kristus.Didalam pemuridan terdapat penanaman nilai-nilai kebenaran akan Firman Tuhan sehingga setiap orang yang terlibat didalamnya memiliki perubahan karakter yang menjadi lebih baik.Pembentukan karakter merupakan sebuah proses pembentukan perilaku yang berlangsung terus menerus sehingga menghasilkan perbaikan kualitas karakter berkesinambungan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas berbagai metode pemuridan dalam membentuk karakter remaja, dengan membandingkan pendekatan yang berbeda dan mengukur dampaknya secara kuantitatif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran orang tua dalam mendukung proses pemuridan di gereja, dengan mengeksplorasi bagaimana komunikasi dan kerjasama antara gereja dan keluarga dapat meningkatkan efektivitas pembentukan karakter remaja. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana pemuridan dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan unik remaja dari berbagai latar belakang sosial dan budaya, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat pendidikan, status ekonomi, dan pengalaman hidup.

Read online
File size183.14 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test