DOKICTIDOKICTI
Journal of Islamic Psychology and Behavioral SciencesJournal of Islamic Psychology and Behavioral SciencesPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak standar media sosial terhadap kesehatan mental pada remaja. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Subjek penelitian adalah seorang remaja perempuan berusia 19 tahun yang aktif menggunakan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial menciptakan standar, gaya hidup, serta citra diri yang berbeda dari realita, sehingga remaja mengejar validasi sosial. Upaya mengatasi dampak media sosial meliputi mengurangi waktu penggunaan, memilah konten, serta menjalani gaya hidup sesuai realita.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial memiliki dampak signifikan terhadap standar kecantikan, gaya hidup, dan validasi diri remaja.Remaja seringkali kesulitan membedakan antara dunia maya dan realita, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental mereka.Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk mengurangi penggunaan media sosial, melakukan aktivitas positif, dan mendapatkan dukungan sosial untuk menjaga kesejahteraan psikologis mereka.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi secara mendalam mekanisme bagaimana standar media sosial memengaruhi pembentukan citra diri pada remaja, khususnya dengan mempertimbangkan perbedaan gender dan latar belakang sosial ekonomi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi berbasis sekolah atau komunitas yang bertujuan untuk meningkatkan literasi media sosial dan keterampilan berpikir kritis pada remaja, sehingga mereka dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh standar yang tidak realistis. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman remaja yang berhasil mengatasi dampak negatif media sosial terhadap kesehatan mental mereka, serta mengidentifikasi faktor-faktor protektif yang berperan dalam proses tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak media sosial terhadap kesehatan mental remaja dan memberikan dasar bagi pengembangan program pencegahan dan intervensi yang efektif.
| File size | 342.74 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STITMUBOSTITMUBO Secara praktis, temuan ini berimplikasi pada pengembangan model pendidikan yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual, kematangan moral, dan kedalamanSecara praktis, temuan ini berimplikasi pada pengembangan model pendidikan yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual, kematangan moral, dan kedalaman
DOKICTIDOKICTI Penelitian ini berhasil meningkatkan kepatuhan olahraga mahasiswa melalui kombinasi penguatan sosial dan tangible reward. Hasil menunjukkan bahwa strategiPenelitian ini berhasil meningkatkan kepatuhan olahraga mahasiswa melalui kombinasi penguatan sosial dan tangible reward. Hasil menunjukkan bahwa strategi
DOKICTIDOKICTI Penerapan teknik differential reinforcement of alternative behavior (DRA) terbukti efektif menurunkan frekuensi perilaku mengelupas kulit bibir pada mahasiswa.Penerapan teknik differential reinforcement of alternative behavior (DRA) terbukti efektif menurunkan frekuensi perilaku mengelupas kulit bibir pada mahasiswa.
DOKICTIDOKICTI Selain itu, kemunculan istilah seperti mahasiswa dan anak mencerminkan potensi eksplorasi lebih lanjut dalam konteks populasi khusus. Visualisasi jaringanSelain itu, kemunculan istilah seperti mahasiswa dan anak mencerminkan potensi eksplorasi lebih lanjut dalam konteks populasi khusus. Visualisasi jaringan
DOKICTIDOKICTI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis , dengan fokus pada bagaimana shalat diterapkan sebagai strategi pengelolaan emosi ketika menghadapi tekananPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis , dengan fokus pada bagaimana shalat diterapkan sebagai strategi pengelolaan emosi ketika menghadapi tekanan
DOKICTIDOKICTI Dalam berbagai konteks pekerjaan seperti dosen, guru honorer, mahasiswa pekerja, pensuinan, hingga tenaga kesehatan terbukti mampu membantu individu mempertahankanDalam berbagai konteks pekerjaan seperti dosen, guru honorer, mahasiswa pekerja, pensuinan, hingga tenaga kesehatan terbukti mampu membantu individu mempertahankan
UNIMMANUNIMMAN Tujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh Ischemic Compression dengan Static Stretching pada Myofascial Pain Syndrome Muscle Upper Trapezius. Desain PenelitianTujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh Ischemic Compression dengan Static Stretching pada Myofascial Pain Syndrome Muscle Upper Trapezius. Desain Penelitian
UNIMMANUNIMMAN Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi aplikasi P-Care di Puskesmas Blangkejeren telah memberikan manfaat bagi pelayanan kesehatan, meskipun masihPenelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi aplikasi P-Care di Puskesmas Blangkejeren telah memberikan manfaat bagi pelayanan kesehatan, meskipun masih
Useful /
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Pada Fase 2, enam siswa yang mewakili berbagai tingkat peningkatan diwawancarai dan dilibatkan dalam refleksi berbasis tugas. Analisis tematik mengidentifikasiPada Fase 2, enam siswa yang mewakili berbagai tingkat peningkatan diwawancarai dan dilibatkan dalam refleksi berbasis tugas. Analisis tematik mengidentifikasi
UNIMMANUNIMMAN Faktor lain yang turut bermakna ialah usia ibu berisiko, jumlah anak, dan anemia kehamilan. Stunting bersifat multifaktorial, sehingga selain gizi ibu,Faktor lain yang turut bermakna ialah usia ibu berisiko, jumlah anak, dan anemia kehamilan. Stunting bersifat multifaktorial, sehingga selain gizi ibu,
YPSMYPSM Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode penelitian survey. Data digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesionerPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode penelitian survey. Data digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner
CERICCERIC Keluarga dapat menjadi sumber dukungan utama bagi pra-lansia dan diketahui merupakan faktor protektif terhadap depresi. Maka dari itu, perlu dilakukanKeluarga dapat menjadi sumber dukungan utama bagi pra-lansia dan diketahui merupakan faktor protektif terhadap depresi. Maka dari itu, perlu dilakukan