STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE

Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan LhokseumaweJurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe

Cedera Kepala Berat (trauma brain injury) merupakan masalah kesehatan yang menjadi ancaman serius bagi penderitanya. Cedera kepala dapat menimbulkan pendarahan dan pembengkakan sehingga dapat menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial dan akhirnya dapat menyebabkan kerusakan otak. Pasien dengan cedera kepala berat juga dapat mengalami perubahan fisik dan psikologis, bahkan kematian. Studi kasus ini bertujuan memberikan asuhan keperawatan pada “Tn. M dengan Cedera Kepala Berat di ruang saraf pria Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa pasien mengalami penurunan kesadaran dengan GCS E3M5Vx, agitasi, wajah meringis, luka di bagian punggung, serta kulit dan bibir kering. Intervensi yang diberikan berupa head up 30 derajat, pemberian terapi murotal Al-Quran, pemberian terapi luka dengan minyak zaitun, dan pemberian madu pada bibir pasien yang kering. Paska intervensi, pasien menjadi lebih tenang, sering tidur, luka mengering dan bibir tampak lembab. Diharapkan pada pasien dan keluarga dapat mengaplikasikan latihan yang diajarkan untuk mencegah risiko terjadinya komplikasi dari cedera kepala berat.

Intervensi perawatan seperti posisi head up 30 derajat, terapi murotal Al-Quran, pemberian minyak zaitun, dan madu memberikan manfaat positif pada pasien cedera kepala berat.Posisi head up membantu menurunkan tekanan intrakranial dan meningkatkan perfusi serebral, sementara terapi murotal Al-Quran memberikan efek ketenangan dan mengurangi persepsi nyeri.Penggunaan minyak zaitun dan madu efektif dalam menjaga kelembapan kulit serta mempercepat proses penyembuhan luka dan kekeringan pada bibir.

Pertama, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas kombinasi terapi murotal Al-Quran dengan teknik relaksasi lainnya terhadap pengurangan nyeri dan kecemasan pada pasien cedera kepala berat dalam skala yang lebih luas. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif mengenai penggunaan minyak zaitun dan madu dibandingkan dengan perawatan luka konvensional dalam mempercepat penyembuhan gangguan integritas kulit pada pasien neurologis yang tidak responsif. Ketiga, penelitian bisa mengarah pada eksplorasi durasi optimal dan frekuensi pemberian terapi murotal Al-Quran harian untuk mendapatkan efek fisiologis maksimal seperti stabilisasi tekanan darah, denyut nadi, dan respon nyeri pada pasien dengan penurunan kesadaran. Penelitian-penelitian ini dapat memperkuat bukti ilmiah terapi non-farmakologis yang murah, aman, dan berbasis budaya. Studi juga perlu melibatkan aspek kualitatif dari persepsi keluarga terhadap terapi tersebut. Disarankan pendekatan mixed methods untuk memperoleh data yang komprehensif. Hasil penelitian dapat menjadi dasar pengembangan protokol keperawatan holistik di ruang rawat neurologi. Fokus pada terapi non-invasif juga penting untuk meningkatkan kenyamanan pasien. Penelitian lanjutan sebaiknya dilakukan di berbagai rumah sakit rujukan trauma. Hal ini akan meningkatkan generalisasi temuan dan validitas intervensi.

  1. DOI Name 10.54460 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 09z crossref email support... doi.org/10.54460DOI Name 10 54460 Values doi name values index type timestamp data hs serv 09z crossref email support doi 10 54460
Read online
File size297.56 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test