IBRAHIMYIBRAHIMY

Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu Perikanan

Pencemaran mikroplastik di ekosistem perairan telah menjadi perhatian global karena dampaknya terhadap biota laut, termasuk ikan yang merupakan sumber pangan utama bagi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh cemaran mikroplastik terhadap profil darah ikan bandeng (Chanos chanos) di perairan utara Jawa Timur. Sampel ikan bandeng diambil dari beberapa lokasi tingkat pencemaran mikroplastik berbeda. Analisis mikroplastik dalam jaringan ikan dilakukan menggunakan metode mikroskopis dan spektroskopi, sementara analisis profil darah mencakup pemeriksaan parameter hematologis seperti jumlah eritrosit, leukosit, kadar hemoglobin, dan hematokrit. Hasil penelitian menunjukkan adanya akumulasi mikroplastik dalam jaringan ikan bandeng di seluruh lokasi pengambilan sampel, dengan konsentrasi tertinggi ditemukan di area dengan aktivitas industri dan pemukiman padat. Pengaruh mikroplastik terhadap profil darah ikan terlihat dari peningkatan jumlah leukosit dan penurunan kadar hemoglobin yang signifikan pada ikan yang terpapar mikroplastik dalam jumlah tinggi. Hal ini mengindikasikan adanya respon stres dan inflamasi akibat paparan mikroplastik, yang berpotensi memengaruhi kesehatan ikan dan kemampuan adaptasinya terhadap kondisi lingkungan. Penelitian ini menunjukkan bahwa cemaran mikroplastik dapat berdampak negatif pada sistem hematologi ikan bandeng, yang berimplikasi pada kesehatan ekosistem dan keamanan pangan bagi manusia. Temuan ini mendukung perlunya tindakan mitigasi pencemaran mikroplastik di perairan pesisir serta pengembangan kebijakan pengelolaan lingkungan yang lebih efektif.

Penelitian ini menunjukkan bahwa mikroplastik ditemukan dalam jumlah signifikan pada sampel air, sedimen, dan insang ikan bandeng di seluruh lokasi penelitian.Dampak mikroplastik terhadap ikan bandeng terlihat dari perubahan signifikan pada profil darahnya, seperti penurunan jumlah eritrosit dan kadar hemoglobin, serta peningkatan jumlah leukosit.Temuan ini mengindikasikan bahwa pencemaran mikroplastik dapat mengganggu kesehatan ikan bandeng dan berpotensi berdampak pada ekosistem perairan serta keamanan pangan.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk memahami mekanisme bioakumulasi mikroplastik dalam organ ikan bandeng, termasuk potensi transfer mikroplastik ke jaringan otot yang dikonsumsi manusia. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai efek jangka panjang paparan mikroplastik terhadap kesehatan ikan dan stabilitas populasi perlu dilakukan. Penelitian juga dapat difokuskan pada pengembangan metode mitigasi yang efektif, seperti teknik penyaringan mikroplastik dari air dan strategi pengelolaan limbah berbasis ekosistem, untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan sektor perikanan. Lebih lanjut, penting untuk menginvestigasi pengaruh berbagai jenis mikroplastik (ukuran, bentuk, komposisi kimia) terhadap respons fisiologis ikan bandeng secara spesifik, guna memberikan informasi yang lebih detail untuk upaya konservasi. Terakhir, penelitian perlu memperluas cakupan geografis untuk mengevaluasi tingkat kontaminasi mikroplastik di berbagai wilayah perairan Indonesia dan mengidentifikasi sumber-sumber utama polusi mikroplastik.

  1. KEBERADAAN MIKROPLASTIK PADA IKAN SWANGGI (Priacanthus tayenus), SEDIMEN DAN AIR LAUT DI PERAIRAN PESISIR... journal.trunojoyo.ac.id/juvenil/article/view/8563KEBERADAAN MIKROPLASTIK PADA IKAN SWANGGI Priacanthus tayenus SEDIMEN DAN AIR LAUT DI PERAIRAN PESISIR journal trunojoyo ac juvenil article view 8563
Read online
File size2.39 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test