IBRAHIMYIBRAHIMY
Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu PerikananPenambahan tepung biji pepaya pada pakan komersial merupakan upaya untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung biji pepaya dalam pakan komersial terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan lele. Perlakuan yang digunakan pada penelitian ini yaitu P0 (kontrol dimana ikan diberi 100% pakan komersial tanpa tepung biji pepaya) dan P1 (pakan ikan yang diberi dosis 1,5 g tepung biji pepaya dalam 98,5 g pakan komersial). Ikan yang digunakan dalam penelitian yaitu ikan lele berukuran 8-10 cm sebanyak 60 ekor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung biji pepaya ke dalam pakan komersil berpengaruh terhadap pertumbuhan harian ikan lele pada perlakuan P1 (Perlakuan) sebesar 2,52% dibandingkan dengan P0 (Kontrol) sebesar 2,21%. Kelangsungan hidup pada perlakuan P0 sebesar 66,67% dan P1 sebesar 91,67%, efisiensi pemanfaatan pakan perlakuan P0 sebesar 27% dan P1 sebesar 22,83% dan rasio efisiensi protein pada perlakuan P0 26,65% dan P1 22,83%.
Pemberian pakan dengan kombinasi tepung biji pepaya sebanyak 1,5 g berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan lele, ditunjukkan oleh nilai Specific Growth Rate (SGR) sebesar 2,52%.Kelangsungan hidup ikan pada perlakuan tersebut mencapai 91,67%, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol.Meskipun efisiensi pemanfaatan pakan dan rasio efisiensi protein lebih rendah, penambahan tepung biji pepaya meningkatkan kelangsungan hidup dan laju pertumbuhan.
Pertama, perlu diteliti dosis optimal tepung biji pepaya dalam pakan komersial dengan kisaran lebih luas untuk mengetahui titik maksimum pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan lele tanpa menurunkan efisiensi pakan. Kedua, perlu dikaji pengaruh jangka panjang pemberian tepung biji pepaya terhadap kesehatan organ dalam ikan, seperti hati dan ginjal, mengingat adanya potensi efek samping dari metabolit sekunder seperti alkaloid dan saponin. Ketiga, penting untuk mengevaluasi respons pertumbuhan ikan lele ketika tepung biji pepaya digunakan sebagai pengganti sebagian protein hewani dalam pakan, untuk menilai potensinya sebagai bahan alternatif yang murah dan berkelanjutan dalam formulasi pakan komersial.
| File size | 183.37 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
IBRAHIMYIBRAHIMY Hasil uji korelasi menyebutkan bahwa antar parameter fisika kimia memiliki keterkaitan yang kuat dan heterogen, dengan parameter pH, fosfat, nitrit, danHasil uji korelasi menyebutkan bahwa antar parameter fisika kimia memiliki keterkaitan yang kuat dan heterogen, dengan parameter pH, fosfat, nitrit, dan
IBRAHIMYIBRAHIMY Penambahan tepung bayam merah (A. tricolor L) dengan konsentrasi 9% dapat memberikan kandungan karotenoid sebanyak 54,64 µmol/g, uji hunterlab (L*: 69,84,Penambahan tepung bayam merah (A. tricolor L) dengan konsentrasi 9% dapat memberikan kandungan karotenoid sebanyak 54,64 µmol/g, uji hunterlab (L*: 69,84,
IBRAHIMYIBRAHIMY Suhu di kolam larva sebesar 28 – 30 oC dan salinitas sebesar 34 – 35 ppt. suhu dan salinitas ini masih tergolong baik untuk hidup larva kerapu. ManajemenSuhu di kolam larva sebesar 28 – 30 oC dan salinitas sebesar 34 – 35 ppt. suhu dan salinitas ini masih tergolong baik untuk hidup larva kerapu. Manajemen
IBRAHIMYIBRAHIMY Namun kandungan kitin dan biaya produksi maggot menjadi kendala dalam penggunaan maggot sebagai pakan utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiNamun kandungan kitin dan biaya produksi maggot menjadi kendala dalam penggunaan maggot sebagai pakan utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
IBRAHIMYIBRAHIMY Adapun yang di uji adalah perlakuan A (kadar tepung biji trembesi terfermentasi tanpa menggunakan yoghurt (kontrol)), B (kadar tepung biji trembesi terfermentasiAdapun yang di uji adalah perlakuan A (kadar tepung biji trembesi terfermentasi tanpa menggunakan yoghurt (kontrol)), B (kadar tepung biji trembesi terfermentasi
IBRAHIMYIBRAHIMY Salah satu upaya dalam pengelolaan sumberdaya perikanan secara lestari sebagaimana diamanatkan dalam UU No 31 Tahun 2009 tentang Perikanan, maka diperlukanSalah satu upaya dalam pengelolaan sumberdaya perikanan secara lestari sebagaimana diamanatkan dalam UU No 31 Tahun 2009 tentang Perikanan, maka diperlukan
IBRAHIMYIBRAHIMY Barcoding ikan Betok menunjukkan kemiripan dengan spesies Anabas testudineusi yang juga ditunjukkan dengan kemiripan morfologi, meskipun berada tidak satuBarcoding ikan Betok menunjukkan kemiripan dengan spesies Anabas testudineusi yang juga ditunjukkan dengan kemiripan morfologi, meskipun berada tidak satu
IBRAHIMYIBRAHIMY Menurut Boyd (2001) dalam Andi dan Sahabuddin (2014) mengatakan bahwa organisme air (ikan atau udang) yang memerlukan kisaran pH 6,8 – 8,5. Hasil pengukuranMenurut Boyd (2001) dalam Andi dan Sahabuddin (2014) mengatakan bahwa organisme air (ikan atau udang) yang memerlukan kisaran pH 6,8 – 8,5. Hasil pengukuran
Useful /
IBRAHIMYIBRAHIMY Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai efektivitas ikan kepala timah untuk mengkonsumsi jentik nyamuk sebagai pakan alaminya sehinggaPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai efektivitas ikan kepala timah untuk mengkonsumsi jentik nyamuk sebagai pakan alaminya sehingga
IBRAHIMYIBRAHIMY Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan beta karoten alami dalam bentuk tepung wortel, tepung ubi jalar dan tepung kepala udang terhadapPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan beta karoten alami dalam bentuk tepung wortel, tepung ubi jalar dan tepung kepala udang terhadap
IBRAHIMYIBRAHIMY Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh jenis kegiatan wisata pada ekowisata pantai Kutang dengan kategori sangat sesuai atau layak dilakukanBerdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh jenis kegiatan wisata pada ekowisata pantai Kutang dengan kategori sangat sesuai atau layak dilakukan
IBRAHIMYIBRAHIMY Ikan air tawar memiliki peran penting sebagai pemenuhan sumber protein hewani yang terjangkau, terutama bagi wilayah yang memiliki akses terbatas terhadapIkan air tawar memiliki peran penting sebagai pemenuhan sumber protein hewani yang terjangkau, terutama bagi wilayah yang memiliki akses terbatas terhadap