IBRAHIMYIBRAHIMY

Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu Perikanan

Penelitian dilakukan bulan Juni-Juli 2020 di Pangkalan Pendaratan ikan (PPI) Sambaliung, Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi alat keselamatan pada kapal purse seine di PPI Sambaliung. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus dengan pengumpulan data menggunakan metode observasi secara langsung pada KM Piposs Berau dengan pengamatan dan pencatatan sistematis terhadap fenomena yang diselidiki serta wawancara terstruktur. Analisis pada penelitian ini dilakukan menggunakan analisis deskriptif terhadap hasil observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa alat keselamatan yang ada di atas kapal KM Piposs Berau terdiri dari 5 kategori, yakni: 1) Alat keselamatan kapal: peta laut, kompas, GPS, radio, echosounder, bucket with rope, dan tali ikat ke kapal, 2) Alat keselamatan perorangan: life jacket, life buoy, 3) Peralatan obat (P3K), 4) Alat pelindung diri: sarung tangan, jas hujan, 5) Peralatan kerja: power block, roller, stand joy, gardan, perkakas dan alat bengkel, serta tali-temali.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa alat keselamatan di atas kapal KM Piposs Berau belum lengkap secara menyeluruh.Beberapa alat keselamatan seperti alat pemadam kebakaran, sekoci penolong, dan dayung belum tersedia.Selain itu, jumlah life buoy yang ada tidak sesuai dengan jumlah ABK atau nelayan yang ada di kapal tersebut.Dengan kekurangan tersebut, peluang terjadinya kecelakaan saat bekerja di atas kapal masih sangat besar.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan nelayan dalam menggunakan alat pelindung diri (APD) di kapal purse seine. Hal ini penting untuk memahami hambatan-hambatan yang dihadapi nelayan dan merancang program pelatihan yang efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan desain APD yang lebih ergonomis dan sesuai dengan kondisi kerja nelayan purse seine, sehingga meningkatkan kenyamanan dan efektivitas penggunaan APD. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan keselamatan kerja yang telah dilaksanakan oleh pemerintah atau organisasi terkait, serta mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran keselamatan kerja nelayan purse seine, mengurangi risiko kecelakaan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka.

Read online
File size272.59 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test