IBRAHIMYIBRAHIMY

Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu Perikanan

Rumput laut merupakan komoditas yang banyak dibudidayakan pada perairan pesisir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan tingkat kesesuaian parameter fisika air bagi kegiatan budidaya rumput laut Eucheuma cottoni di Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Maret 2019 dengan konsep penelitian lapang dan analisa spasial dari data parameter suhu, salinitas, arus, kecerahan, dan kedalaman perairan yang kemudian dianalisis menggunakan metode Inverse Distance Weighting (IDW) dan overlay pada aplikasi GIS (Geographic Information System) untuk membuat model visualisasi peta tematik kesesuaian lahan. Hasil penelitian menunjukkan seluruh paremeter fisika masih layak untuk kegiatan budidaya rumput laut. Parameter suhu dan salinitas berfluktuasi secara dinamis dengan nilai suhu 27.2±1.3-28.0±1.5 dan salinitas 29.0±0.7-30.1±0.6. Sedangkan parameter arus, kecerahan, dan kedalaman perairan berfluktuasi stabil dengan nilai untuk parameter arus 17.2±1.1-37.0±2.2, kecerahan 4.9±0.5-6.6±0.2, dan kedalaman 6.8±0.3-10.9±0.2. Seluruh parameter perairan dideskripsikan dalam tampilan peta tematis untuk kelayakan lahan berbasis data sistem informasi geografis. Sehingga, kesimpulan dari penelitian ini, berdasarkan kondisi parameter fisika air (salinitas, suhu, arus, kecerahan, dan kedalaman perairan), kondisi perairan di wilayah pesisir Kecamatan Banyuputih sangat layak atau sesuai untuk digunakan sebagai tempat budidaya rumput laut Eucheuma cottoni yang digambarkan melalui deskripsi gambar peta tematik.

Berdasarkan kondisi parameter fisika air (salinitas, suhu, arus, kecerahan, dan kedalaman perairan), kondisi perairan di wilayah pesisir Kecamatan Banyuputih sangat layak atau sesuai untuk digunakan sebagai tempat budidaya rumput laut Eucheuma cottoni.Kondisi ini digambarkan melalui deskripsi gambar peta tematik.Parameter fisika air yang stabil dan sesuai dengan baku mutu mendukung keberlangsungan budidaya.Penelitian ini memberikan informasi penting untuk pengembangan budidaya rumput laut yang berkelanjutan di wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi musim terhadap parameter fisika air dan dampaknya terhadap pertumbuhan dan produktivitas rumput laut Eucheuma cottoni. Hal ini penting untuk memahami fluktuasi alami dan mengoptimalkan praktik budidaya. Kedua, penelitian mengenai interaksi antara parameter fisika air dengan parameter kimia dan biologi, seperti kandungan nutrisi dan kepadatan plankton, perlu dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kesesuaian lahan budidaya. Ketiga, studi mengenai efektivitas penerapan teknologi mitigasi perubahan iklim, seperti penggunaan sistem budidaya terintegrasi atau pemilihan varietas rumput laut yang lebih toleran terhadap perubahan suhu dan salinitas, dapat dilakukan untuk meningkatkan ketahanan budidaya rumput laut terhadap dampak perubahan iklim. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih mendalam dan berkontribusi pada pengembangan industri budidaya rumput laut yang berkelanjutan dan adaptif di wilayah pesisir.

Read online
File size781.72 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test