PNLPNL
Jurnal Sains dan Teknologi ReaksiJurnal Sains dan Teknologi ReaksiPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh rasio minyak kemiri (Aleurites moluccanus L) dan asam stearat, beserta suhu pencampuran, terhadap kualitas sampo batangan. Sebanyak 25 formulasi disiapkan menggunakan lima rasio minyak kemiri terhadap asam stearat (6:30%, 11:25%, 16:20%, 21:15%, dan 26:10%) dan lima suhu pencampuran (70 oC, 75 oC, 80 oC, 85 oC, dan 90 oC). Bahan-bahan konstan meliputi natrium kokoyl isetionat 41%, metil ester sulfonat 13%, setil alkohol 5%, cocoa butter 1,9%, minyak esensial 1%, asam sitrat 0,1%, lexgard natural 1%, dan pewarna 1%. Evaluasi kualitas mengacu pada standar SNI 06-2692-1992, meliputi pH, kadar air, stabilitas busa, aktivitas antibakteri, dan sifat organoleptik (warna, aroma, tekstur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio minyak-asam dan suhu pencampuran secara signifikan memengaruhi karakteristik sampo batangan. Formulasi optimal diperoleh pada rasio minyak kemiri terhadap asam stearat 6:30% dengan suhu pencampuran 70℃. Formula ini menghasilkan pH 6,47, busa stabil dengan kehilangan hanya 2,77%, kadar air rendah 1,87%, dan aktivitas antibakteri 100%. Evaluasi organoleptik juga menunjukkan penerimaan panelis yang tinggi terhadap warna, aroma, dan teksturnya, mengindikasikan preferensi konsumen yang baik dan stabilitas produk.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa rasio minyak kemiri dan asam stearat memengaruhi karakteristik fisikokimia sampo batangan, meliputi pH, stabilitas busa, kadar air, dan aktivitas antibakteri.Formulasi terbaik diperoleh pada rasio minyak kemiri.30% dengan suhu pencampuran 70℃, yang memenuhi standar SNI dan diterima baik oleh panelis dalam uji organoleptik.
Penelitian lanjutan mengenai formulasi shampo batangan dengan minyak kemiri dan asam stearat ini memiliki beberapa potensi pengembangan yang menarik. Pertama, sangat disarankan untuk melakukan studi stabilitas jangka panjang yang lebih komprehensif, tidak hanya mengamati perubahan pH, tekstur, dan aroma, tetapi juga melibatkan analisis degradasi komponen aktif, profil mikrobiologi, serta stabilitas fisikokimia lainnya seperti viskositas atau kekerasan produk di bawah berbagai kondisi penyimpanan ekstrem (suhu, kelembapan, dan paparan cahaya). Hal ini penting untuk memastikan umur simpan produk yang optimal dan keamanan bagi konsumen. Kedua, penelitian dapat diperluas untuk menginvestigasi efektivitas penggunaan minyak kemiri yang bersumber dari varietas tanaman yang berbeda atau dihasilkan melalui metode ekstraksi yang bervariasi, guna memahami dampak karakteristik minyak terhadap sifat fungsional shampo batangan, termasuk potensi peningkatan aktivitas antibakteri atau nutrisi rambut yang lebih spesifik. Ini akan memberikan wawasan lebih mendalam tentang standarisasi bahan baku. Terakhir, untuk melengkapi data objektif, perlu dilakukan uji kinerja pada rambut manusia. Ini bisa berupa uji efektivitas pembersihan, kemampuan kondisioning, serta potensi iritasi kulit kepala atau alergi, yang dilakukan pada kelompok subjek yang lebih besar dan beragam, untuk memvalidasi klaim produk secara klinis dan memahami preferensi pengguna di dunia nyata.
- FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN SAMPO DARI LENDIR BEKICOT (Achatina fulica) | IONTech Journal.... iontech.ista.ac.id/index.php/iontech/article/view/36FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN SAMPO DARI LENDIR BEKICOT Achatina fulica IONTech Journal iontech ista ac index php iontech article view 36
- EFFECTIVENESS TEST ON PREPARATION GEL (Aleurites moluccana) AS ANTICEPTIC HAND SANITIZER AGAINST BACTERIA... doi.org/10.35451/jfm.v5i2.1258EFFECTIVENESS TEST ON PREPARATION GEL Aleurites moluccana AS ANTICEPTIC HAND SANITIZER AGAINST BACTERIA doi 10 35451 jfm v5i2 1258
- FORMULASI PEMBUATAN SHAMPO DENGAN BAHAN BAKU MINYAK KEMIRI (ALUERITES MOLUCCANA) UNTUK KESEHATAN RAMBUT... ojs.unimal.ac.id/index.php/jtk/article/view/7247FORMULASI PEMBUATAN SHAMPO DENGAN BAHAN BAKU MINYAK KEMIRI ALUERITES MOLUCCANA UNTUK KESEHATAN RAMBUT ojs unimal ac index php jtk article view 7247
| File size | 196.6 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
PNLPNL Kualitas fisik sampo batang dievaluasi melalui uji keasaman (pH), kadar air, stabilitas busa, uji organoleptik (warna, aroma, tekstur), dan uji iritasi.Kualitas fisik sampo batang dievaluasi melalui uji keasaman (pH), kadar air, stabilitas busa, uji organoleptik (warna, aroma, tekstur), dan uji iritasi.
PNLPNL Sistem pengeringan berbasis IoT ini terbukti mampu mengotomatisasi proses pengeringan dengan pemantauan yang akurat dan efisien, serta memungkinkan pemantauanSistem pengeringan berbasis IoT ini terbukti mampu mengotomatisasi proses pengeringan dengan pemantauan yang akurat dan efisien, serta memungkinkan pemantauan
IAIIIAII Faktor pendukung utama adalah antusiasme masyarakat yang hadir, sedangkan hambatan berasal dari keraguan sebagian masyarakat terhadap inovasi baru. ProgramFaktor pendukung utama adalah antusiasme masyarakat yang hadir, sedangkan hambatan berasal dari keraguan sebagian masyarakat terhadap inovasi baru. Program
LMULMU Akhirnya, defleksi flap 30° lebih efisien daripada defleksi 40° dalam kondisi lepas landas. Rata-rata persentase kenaikan CL/CD dari flap 30° ke 40°Akhirnya, defleksi flap 30° lebih efisien daripada defleksi 40° dalam kondisi lepas landas. Rata-rata persentase kenaikan CL/CD dari flap 30° ke 40°
UNUKALTIMUNUKALTIM Rasio utang terhadap aset dan utang terhadap ekuitas masih berada di atas standar industri sebesar 35% dan 90%, yaitu sebesar 64,266% dan 192,368%. ReturnRasio utang terhadap aset dan utang terhadap ekuitas masih berada di atas standar industri sebesar 35% dan 90%, yaitu sebesar 64,266% dan 192,368%. Return
UNUKALTIMUNUKALTIM Hal ini dikarenakan, konsumen dari Talamcutabang dapat mengingat dan memilih Talamcutabang sebagai pilihan pertama jika dibandingkan dengan merek lainnya.Hal ini dikarenakan, konsumen dari Talamcutabang dapat mengingat dan memilih Talamcutabang sebagai pilihan pertama jika dibandingkan dengan merek lainnya.
UNUSAUNUSA Di antara ketiga isolat tersebut, CGF-6 menunjukkan indeks proteolitik tertinggi (0,5) dan diidentifikasi sebagai Staphylococcus epidermidis strain CGF-6.Di antara ketiga isolat tersebut, CGF-6 menunjukkan indeks proteolitik tertinggi (0,5) dan diidentifikasi sebagai Staphylococcus epidermidis strain CGF-6.
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Hasil penentuan kadar air dari karbon aktif yang diperoleh adalah 8,36% pada 350 ℃ dan 7,1% pada 450 ℃. Nilai kadar air dan kadar abu dari karbon aktifHasil penentuan kadar air dari karbon aktif yang diperoleh adalah 8,36% pada 350 ℃ dan 7,1% pada 450 ℃. Nilai kadar air dan kadar abu dari karbon aktif
Useful /
PNLPNL Characterization included thickness (Digital Thickness Gauge), thermal stability (thermal shrinkage test and TGA), and surface morphology (SEM). The resultsCharacterization included thickness (Digital Thickness Gauge), thermal stability (thermal shrinkage test and TGA), and surface morphology (SEM). The results
PNLPNL Kondisi terbaik tercapai pada penambahan 1 mL gliserol dan pemanasan 20 menit, menghasilkan film dengan karakteristik superior seperti kuat tarik 14,316Kondisi terbaik tercapai pada penambahan 1 mL gliserol dan pemanasan 20 menit, menghasilkan film dengan karakteristik superior seperti kuat tarik 14,316
UNUSAUNUSA MSCs diisolasi dari Whartons jelly (WJ-MSC) tali pusat, dikultivasi, dan disuplementasi dengan berbagai konsentrasi vitamin D3. Kit Penghitungan Sel-8MSCs diisolasi dari Whartons jelly (WJ-MSC) tali pusat, dikultivasi, dan disuplementasi dengan berbagai konsentrasi vitamin D3. Kit Penghitungan Sel-8
UNILAUNILA Dampak perubahan tutupan lahan terhadap insidensi Pneumonia balita dihitung dengan model regresi linier berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapatDampak perubahan tutupan lahan terhadap insidensi Pneumonia balita dihitung dengan model regresi linier berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat