UNUKALTIMUNUKALTIM

Journal of Sustainable TransformationJournal of Sustainable Transformation

Kabupaten Morowali terletak di wilayah pesisir di Propinsi Sulawesi Tengah, memiliki potensi pertambangan nikel yang turut berkontribusi bagi pemerintah untuk pembangunan. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif deskriptif. Lokasi pengambilan sampel terdiri pada 6 status pengamatan yang di antara nya 3 statius pada lokasi settling pond PT. Hengjaya Mineralindo dan 3 status lainnya berada pada badan penerima air sungai dan bermuara pada pesisir pantai. Hasil penelitian menunjukkan beban pencemar tertinggi adalah logam berat dengan parameter total krom (Cr) dan krom heksavalen (Cr 6) yang keluar pada settling pond tang melebihi baku mutu dan masuk kedalam badan penerima dengan total beban pencemaran 0,7163 ton/periode - 0,9698 ton/periode dari skor status mutu air dengan metode STORET dan Indeks Pencemaran pada badan penerima air sungai dan pesisir pantai didaptkan hasil dari status mutu air dengan skor STORET untuk air Sungai Bangkele dan sungai Bobotoli masuk katagoti tercemar sedang dalam perhitungan nilai indeks pencemaran status mutu air diperoleh hasil sungai Bobotoli masuk dalam dengan kategoti tercemar ringan dan sungai bangkele masuk dalam tercemar sedang,status mutu air pada pesisir pantai masih normal dengan kategori memenuhi baku mutu.

Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa bahan pencemar yang masuk ke dalam badan penerima nilai konsentrasi tertinggi adalah logam berat Total Krom dan Krom Heksavalen yang masuk ke badan penerima perairan untuk nilai konsentrasi Total Krom mencapai 0,9698 ton/periode.Hasil analisis status mutu air pada STORET dan Indeks Pencemaran untuk sungai Bobotoli dalam perhitungan STORET masuk dalam katerogi tercemar sedang dan pada Indeks Pencemaran sungai Bobotoli masuk dalam kategori tercemar ringan sedangkan untuk sungai Bangkele berdasarkan nilai dari perhitungan STORET dan pada indeks pencemaran memiliki kategori yang sama dengan status mutu masuk dalam katerogi tercemar sedang pada muara pesisir dalam batasan normal dengan status mutu kategori memenuhi baku mutu.

Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti dampak pencemaran air akibat pertambangan nikel, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komprehensif mengenai efektivitas berbagai metode pengolahan air limbah yang diterapkan di PT. Hengjaya Mineralindo, dengan fokus pada kemampuan masing-masing metode dalam mengurangi kandungan logam berat secara signifikan. Kedua, penelitian dapat mengkaji dampak jangka panjang pencemaran air terhadap ekosistem perairan di sekitar lokasi pertambangan, termasuk perubahan keanekaragaman hayati dan potensi bioakumulasi logam berat pada biota air. Ketiga, penting untuk mengembangkan model prediktif yang dapat memproyeksikan risiko pencemaran air di masa depan berdasarkan berbagai skenario operasional pertambangan dan perubahan iklim, sehingga dapat menjadi dasar pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam pengelolaan lingkungan.

  1. KAJIAN STATUS MUTU AIR PADA PERTAMBANGAN BIJI NIKEL DI DESA TANGFOA KECAMATAN BUNGKU PESISIR KABUPATEN... doi.org/10.59310/jst.v3i02.59KAJIAN STATUS MUTU AIR PADA PERTAMBANGAN BIJI NIKEL DI DESA TANGFOA KECAMATAN BUNGKU PESISIR KABUPATEN doi 10 59310 jst v3i02 59
Read online
File size358.65 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test