PDGIPDGI
Journal of Indonesian Dental AssociationJournal of Indonesian Dental AssociationKehilangan gigi primer secara dini dapat menyebabkan berbagai masalah, terutama hilangnya ruang yang dibutuhkan untuk erupsi gigi permanen yang menyebabkan potensi maloklusi. Space regainers adalah alat yang digunakan untuk mendapatkan kembali ruang yang hilang dalam beberapa kasus. Artikel ini bertujuan untuk mengulas alat-alat fixed dan removable, serta untuk lebih memahami kelebihan dan kekurangan, serta kemajuan terbaru dari space regainers. Space regainers digunakan dalam kondisi di mana gigi bergeser akibat kehilangan gigi primer secara dini. Space regainers fixed dan removable memiliki desain dan kelebihan tersendiri yang sesuai untuk kasus tertentu. Alat fixed lebih disukai dalam kasus di mana ada lebih dari 3 mm ruang yang hilang atau diperlukan pergerakan gigi secara utuh. Jika ruang yang hilang disebabkan oleh tipping mesial dan kurang dari 3 mm, alat removable digunakan. Pada maksila, alat removable lebih sering digunakan daripada pada mandibel karena sifat retensinya.
Kehilangan gigi primer dapat menyebabkan berbagai masalah dental, terutama hilangnya ruang yang dibutuhkan untuk erupsi gigi permanen yang menyebabkan maloklusi.Space regainers digunakan dalam kondisi di mana gigi bergeser akibat kehilangan gigi primer secara dini.Space regainers fixed dan removable memiliki desain dan kelebihan tersendiri yang sesuai untuk kasus tertentu.Modifikasi space regainers dikembangkan untuk memaksimalkan manfaat dan mengurangi kekurangan.Penggunaan manufaktur berbantuan digital juga dapat dipertimbangkan di masa depan.
Berdasarkan tinjauan literatur ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan manufaktur digital dalam pembuatan space regainers, termasuk evaluasi akurasi, efisiensi, dan penerimaan pasien terhadap perangkat yang dibuat secara digital. Kedua, studi komparatif yang membandingkan efektivitas dan stabilitas jangka panjang dari berbagai jenis space regainers (fixed vs. removable, desain yang berbeda) dalam populasi pediatrik yang beragam akan memberikan panduan klinis yang berharga. Ketiga, penelitian tentang pengaruh faktor-faktor seperti usia pasien, jumlah gigi yang hilang, dan kondisi maloklusi yang ada terhadap pilihan jenis space regainer yang paling tepat dapat membantu mengoptimalkan hasil perawatan.
- Junaidi Space Regainer: A New Two-in-One Chairside Appliance to Simplify the Space Regaining Procedure... doi.org/10.7759/cureus.72518Junaidi Space Regainer A New Two in One Chairside Appliance to Simplify the Space Regaining Procedure doi 10 7759 cureus 72518
- Molar distalization | International journal of health sciences. molar journal health sciences review... doi.org/10.53730/ijhs.v5nS2.5325Molar distalization International journal of health sciences molar journal health sciences review doi 10 53730 ijhs v5nS2 5325
| File size | 617.22 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
PDGIPDGI amboinicus mengandung senyawa aktif seperti fenol, steroid, tanin, dan alkaloid. Fraksi heksana ekstrak daun P. amboinicus dengan konsentrasi 75% menunjukkanamboinicus mengandung senyawa aktif seperti fenol, steroid, tanin, dan alkaloid. Fraksi heksana ekstrak daun P. amboinicus dengan konsentrasi 75% menunjukkan
PDGIPDGI Penyembuhan luka yang baik, jaringan parut minimal dan warna yang sesuai dengan jaringan sekitar, serta perawatan kolaboratif perio-orto berhasil dilakukanPenyembuhan luka yang baik, jaringan parut minimal dan warna yang sesuai dengan jaringan sekitar, serta perawatan kolaboratif perio-orto berhasil dilakukan
PDGIPDGI Objective: This report aims to highlight the oral manifestations of leprosy to aid in early detection and treatment, which are essential to prevent disabilityObjective: This report aims to highlight the oral manifestations of leprosy to aid in early detection and treatment, which are essential to prevent disability
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Latar Belakang: Ekstraksi gigi merupakan salah satu prosedur bedah minor yang berpotensi menyebabkan perlukaan pada jaringan. Selama proses penyembuhan,Latar Belakang: Ekstraksi gigi merupakan salah satu prosedur bedah minor yang berpotensi menyebabkan perlukaan pada jaringan. Selama proses penyembuhan,
UNAIRUNAIR Metode: Sebanyak 90 sampel gigi premolar maksila direndam dalam saliva buatan pada 37 °C selama 24 jam; 45 sampel diuji profilometer untuk mengukurMetode: Sebanyak 90 sampel gigi premolar maksila direndam dalam saliva buatan pada 37 °C selama 24 jam; 45 sampel diuji profilometer untuk mengukur
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Sekitar 30-40% anak-anak mengalami trauma pada gigi sulung dengan rentang usia 2 - 6 tahun. TDI pada gigi sulung merupakan ancaman besar bagi kesehatanSekitar 30-40% anak-anak mengalami trauma pada gigi sulung dengan rentang usia 2 - 6 tahun. TDI pada gigi sulung merupakan ancaman besar bagi kesehatan
UNIBAUNIBA 024 < 0. 05. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat terdapat hubungan yang bermakna antara Jumlah Gigi Susu Bayi Usia 6-12 Bulan Di Wilayah024 < 0. 05. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat terdapat hubungan yang bermakna antara Jumlah Gigi Susu Bayi Usia 6-12 Bulan Di Wilayah
USKUSK Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan vitamin D dan menjaga oral hygiene dapat mengurangi faktor pemicu karies.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan vitamin D dan menjaga oral hygiene dapat mengurangi faktor pemicu karies.
Useful /
USKUSK Metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Metode analisis data menggunakan FITR, dan uji porositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakterisasiMetode penelitian menggunakan metode deskriptif. Metode analisis data menggunakan FITR, dan uji porositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakterisasi
UNISLAUNISLA Faktor pendukung keberhasilan program ini adalah penciptaan budaya keagamaan di lingkungan sekolah dan adanya program pesantren. Namun, terdapat hambatanFaktor pendukung keberhasilan program ini adalah penciptaan budaya keagamaan di lingkungan sekolah dan adanya program pesantren. Namun, terdapat hambatan
USNSJUSNSJ Sampel yang digunakan untuk memperoleh data adalah responden siswa kelas VIII yang terdiri dari 22 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisianSampel yang digunakan untuk memperoleh data adalah responden siswa kelas VIII yang terdiri dari 22 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian
USNSJUSNSJ Subjek penelitian dalam CAR ini adalah siswa kelas VIII. a yang terdiri dari 22 siswa dengan 13 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki. Instrumen penelitianSubjek penelitian dalam CAR ini adalah siswa kelas VIII. a yang terdiri dari 22 siswa dengan 13 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki. Instrumen penelitian