POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG

Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)

Latar Belakang: Ekstraksi gigi merupakan salah satu prosedur bedah minor yang berpotensi menyebabkan perlukaan pada jaringan. Selama proses penyembuhan, volume tulang alveolar dapat berkurang hingga 40–60%, yang dapat berdampak signifikan pada pasien yang memerlukan terapi implan gigi. Pengurangan volume tulang alveolar dapat diatasi dengan pemberian bone graft. Salah satu bahan bone graft yang paling banyak dikembangkan saat ini adalah hidroksiapatit (HA). Dikarenakan meningkatnya penggunaan HA sebagai bahan bone graft telah menyebabkan harganya menjadi mahal. Cangkang telur merupakan salah satu sumber alternatif HA yang banyak dikembangkan saat ini. Metode: Artikel dikumpulkan dengan mencari artikel penelitian eksperimental secara in vivo yang diterbitkan antara tahun 2014 dan Desember 2024. Artikel yang dikumpulkan diterbitkan dalam bahasa Inggris di database PubMed, ScienceDirect, dan Wiley menggunakan kata kunci “eggshells yang dikombinasikan dengan istilah “bone graft dan “bone formation. Kesimpulan: Bone graft yang berasal dari cangkang telur dapat dimanfaatkan dalam perawatan pascaekstraksi gigi untuk kondisi infeksi dan non-infeksi.

Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan cangkang telur ayam sebagai bahan bone graft dapat mendukung pembentukan tulang baru pasca ekstraksi gigi.Tidak ditemukan adanya reaksi alergi atau respons inflamasi pada jaringan setelah penggunaan bone graft dari cangkang telur.Oleh karena itu, bone graft yang berasal dari cangkang telur aman digunakan sebagai perawatan pascaoperasi, baik pada kondisi infeksi maupun non-infeksi.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh ukuran partikel dan metode pengolahan cangkang telur terhadap osteokonduktivitas dan osteoinduktivitas bone graft. Kedua, studi komparatif antara bone graft cangkang telur dengan bone graft sumber lain, seperti allograft atau sintetik, perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas dan efisiensi biaya. Ketiga, penelitian klinis jangka panjang pada manusia diperlukan untuk mengkonfirmasi hasil yang diperoleh dari studi in vitro dan in vivo, serta untuk mengevaluasi stabilitas dan keamanan bone graft cangkang telur dalam jangka waktu yang lebih lama. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi bone graft cangkang telur sebagai alternatif yang menjanjikan dalam bidang kedokteran gigi dan rekonstruksi tulang, serta memberikan manfaat yang optimal bagi pasien.

  1. Hydroxyapatite Synthesized from Waste Eggshell via Ball Milling | Scientific.Net. synthesized waste eggshell... scientific.net/AMM.866.12Hydroxyapatite Synthesized from Waste Eggshell via Ball Milling Scientific Net synthesized waste eggshell scientific AMM 866 12
  2. JOMR | Molecular and Cellular Aspects of Socket Healing in the Absence and Presence of Graft Materials... ejomr.org/JOMR/archives/2019/3/e2/v10n3e2ht.htmJOMR Molecular and Cellular Aspects of Socket Healing in the Absence and Presence of Graft Materials ejomr JOMR archives 2019 3 e2 v10n3e2ht htm
  3. Use of eggshell-derived nano-hydroxyapatite as novel bone graft substitute–A randomized controlled... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0885328219863311Use of eggshell derived nano hydroxyapatite as novel bone graft substituteyAAAeA randomized controlled journals sagepub doi 10 1177 0885328219863311
Read online
File size265.48 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test