PDGIPDGI

Journal of Indonesian Dental AssociationJournal of Indonesian Dental Association

Aberrant frenum dapat menyebabkan berbagai masalah seperti diastema sentral, impaksi makanan, karies gigi, dan masalah estetika. Kondisi ini dapat ditangani dengan frenektomi, teknik Z-Plasty dapat digunakan untuk mengobati frenulum yang tebal dan lebar yang terkait dengan penetrasi papila dan diastema sentral. Seorang gadis berusia 17 tahun dirujuk dari ortodontis ke Departemen Periodontologi, RSGM UGM Prof. Soedomo Yogyakarta untuk pengobatan frenulum labial maksilaris. Pemeriksaan intra-oral mengungkapkan diastema pada insisor sentral maksilaris sebesar 2,5 mm dan perlekatan frenulum yang meluas ke papila palatina. Dalam kasus ini, perawatan perio-orto kolaboratif dilakukan, frenektomi dengan teknik Z-Plasty dilakukan untuk mengoreksi frenulum yang tebal dan perawatan ortodonti tetap dilakukan untuk mengoreksi diastema sentral setelah selesainya perawatan periodontal. Evaluasi dilakukan setiap 7 hari selama 2 minggu pertama, kemudian pada bulan ke-3 dan ke-6 setelah prosedur periodontal.

Frenektomi menggunakan teknik Z-Plasty mampu mengoreksi frenulum yang lebar dan tebal yang meluas ke papila palatina.Penyembuhan luka yang baik, jaringan parut minimal dan warna yang sesuai dengan jaringan sekitar, serta perawatan kolaboratif perio-orto berhasil dilakukan dengan hasil yang memuaskan sesuai harapan pasien.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas jangka panjang dari teknik Z-Plasty dalam mencegah kekambuhan aberrant frenum dan memastikan stabilitas hasil estetika. Hal ini dapat melibatkan studi longitudinal yang memantau pasien selama beberapa tahun setelah prosedur. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan protokol anestesi yang lebih baik untuk meminimalkan ketidaknyamanan pasien selama frenektomi dengan teknik Z-Plasty, dengan mempertimbangkan penggunaan teknik blok saraf atau agen analgesik tambahan. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki potensi penggunaan biomaterial atau scaffold untuk meningkatkan penyembuhan luka dan mengurangi pembentukan jaringan parut setelah frenektomi dengan teknik Z-Plasty, yang berpotensi menghasilkan hasil estetika yang lebih baik.

Read online
File size730.39 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test