INASNACCINASNACC
Jurnal neuroanestesi indonesiaJurnal neuroanestesi indonesiaInfark serebral dikenal sebagai konsekuensi yang timbul dari meningitis tuberkulosa (TBM), yang umumnya melibatkan arteri intrakranial kecil dan menengah. Infark ini biasanya terlokasi pada wilayah yang disebut “zona TB, yang dipasok oleh arteri striat medialis dan thalamo-perforasi, serta pada “zona iskemik, yang dipasok oleh arteri striat lateralis, choroidal anterior, dan thalamogeniculate. Sebaliknya, keterlibatan arteri besar merupakan fitur yang tidak umum pada vasculitis tuberkulosa. Kami melaporkan kasus seorang pria berusia 24 tahun dengan TBM dan tuberkulosis paru, tanpa infeksi HIV, yang mengalami kehilangan kesadaran setelah menjalani prosedur shunt ventriculoperitoneal (VP). Pemeriksaan neuroimaging dengan tomografi komputer (CT) menunjukkan edema serebral yang luas disertai infark masif yang melibatkan cerebellum, hemisfer serebral, dan batang otak. Temuan ini menggambarkan presentasi yang tidak biasa dari infark serebral besar multipel yang terkait dengan TBM. Infark yang begitu luas merupakan komplikasi berat yang dapat menyebabkan defisit neurologis yang mendalam. Kasus ini menekankan pentingnya pengenalan dini dan penanganan komplikasi terkait TBM. Inisiasi cepat terapi antituberkulosis sangat penting untuk mengurangi risiko hasil fatal. Selain itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menetapkan pendekatan terapeutik yang lebih efektif dan mengoptimalkan prognosis pasien.
Kasus ini menunjukkan kompleksitas penanganan meningitis tuberkulosa (TBM), terutama ketika terjadi komplikasi jarang namun berat seperti oklusi pembuluh besar, lesi multipel, dan hidrosefalus.Meskipun diagnosis TBM di daerah endemik dapat dilakukan secara klinis, inisiasi terapi antituberkulosis yang cepat tetap krusial untuk memperbaiki prognosis.Namun, meskipun telah diberikan intervensi yang tepat seperti kortikosteroid dan shunting ventriculoperitoneal, pasien tetap mengalami deteriorasi cepat, menegaskan sifat TBM yang tidak dapat diprediksi dan multipel faktor.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) apakah penggunaan teknik pencitraan resonansi magnetik (MRI) dengan angiografi khusus dapat meningkatkan deteksi dini vaskularisasi arteri besar pada pasien meningitis tuberkulosa, sehingga memungkinkan intervensi lebih awal sebelum terjadinya infark luas. (2) Penelitian longitudinal yang membandingkan efektivitas dan keamanan pemberian kortikosteroid dosis tinggi versus dosis standar dalam mencegah perkembangan infark serebral pada TBM, dengan pemantauan outcome neurologis selama enam bulan, dapat memberikan pedoman terapi yang lebih tepat. (3) Studi kohort prospektif yang menilai pengaruh waktu pemasangan shunt ventriculoperitoneal (VP) terhadap kejadian komplikasi vaskular, termasuk infark arteri besar, pada TBM dengan hidrosefalus, dapat membantu menentukan kapan intervensi shunting sebaiknya dilakukan untuk meminimalkan risiko komplikasi. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan data klinis yang kuat, memperbaiki strategi manajemen TBM, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup serta menurunkan mortalitas pada pasien.
- Tuberculous meningitis with good outcome following appropriate timing of ventriculoperitoneal shunting... doi.org/10.1002/ams2.727Tuberculous meningitis with good outcome following appropriate timing of ventriculoperitoneal shunting doi 10 1002 ams2 727
- Frequency and Impact of Cerebral Infarctions in Patients With Tuberculous Meningitis | Stroke. frequency... ahajournals.org/doi/10.1161/STROKEAHA.118.021301Frequency and Impact of Cerebral Infarctions in Patients With Tuberculous Meningitis Stroke frequency ahajournals doi 10 1161 STROKEAHA 118 021301
- Global Frequency and Clinical Features of Stroke in Patients With Tuberculous Meningitis: A Systematic... jamanetwork.com/journals/jamanetworkopen/fullarticle/2795829Global Frequency and Clinical Features of Stroke in Patients With Tuberculous Meningitis A Systematic jamanetwork journals jamanetworkopen fullarticle 2795829
| File size | 297.2 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN Proses persalinan normal sering dijumpai masalah seperti ruptur perineum dan episiotomi. Penyesuaian fisik dan psikologi seorang wanita setelah melewatiProses persalinan normal sering dijumpai masalah seperti ruptur perineum dan episiotomi. Penyesuaian fisik dan psikologi seorang wanita setelah melewati
PLBPLB Penelitian sebelumnya telah menerapkan model Artificial Neural Network (ANN) berbasis data klinis nyata dengan tingkat akurasi sekitar 85%, namun masihPenelitian sebelumnya telah menerapkan model Artificial Neural Network (ANN) berbasis data klinis nyata dengan tingkat akurasi sekitar 85%, namun masih
UmriUmri Data dikumpulkan melalui pengukuran tekanan darah, cholesterol dan kuesioner pengetahuan. Hasil menunjukkan adanya penurunan signifikan adanya penurunanData dikumpulkan melalui pengukuran tekanan darah, cholesterol dan kuesioner pengetahuan. Hasil menunjukkan adanya penurunan signifikan adanya penurunan
JPRJPR Dalam tinjauan sistematis ini, kami merangkum kelebihan dan keterbatasan biomaterial biologis dan sintetis sebagai pengganti kulit, dengan bukti yang diambilDalam tinjauan sistematis ini, kami merangkum kelebihan dan keterbatasan biomaterial biologis dan sintetis sebagai pengganti kulit, dengan bukti yang diambil
JOMPARNDJOMPARND Dengan meningkatnya pengetahuan dan sikap positif, diharapkan partisipasi ibu dalam melakukan pemeriksaan kehamilan akan meningkat, sehingga dapat menurunkanDengan meningkatnya pengetahuan dan sikap positif, diharapkan partisipasi ibu dalam melakukan pemeriksaan kehamilan akan meningkat, sehingga dapat menurunkan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kehamilan adalah pertumbuhan dan perkembangan janin intra uteri mulai sejak konsepsi dan berakhir sampai permulaan persalinan. Trimester II dan III yaituKehamilan adalah pertumbuhan dan perkembangan janin intra uteri mulai sejak konsepsi dan berakhir sampai permulaan persalinan. Trimester II dan III yaitu
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Pengukuran Kepatuhan minum obat dilakukan menggunakan kuesioner MMS-8 (Modified Morisky Adherence Scale-8) melalui google form dengan hasil sebelum menggunakanPengukuran Kepatuhan minum obat dilakukan menggunakan kuesioner MMS-8 (Modified Morisky Adherence Scale-8) melalui google form dengan hasil sebelum menggunakan
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Faktor dominan adalah tingkat pendidikan (Beta=0,278). Dari sembilan variabel independen, hanya tingkat pendidikan dan pengetahuan yang berhubungan signifikanFaktor dominan adalah tingkat pendidikan (Beta=0,278). Dari sembilan variabel independen, hanya tingkat pendidikan dan pengetahuan yang berhubungan signifikan
Useful /
INASNACCINASNACC Vasospasme serebral adalah komplikasi serius dan potensi berbahaya nyawa yang sering terjadi setelah SAH, ditandai oleh konstriksi persisten vaskular serebralVasospasme serebral adalah komplikasi serius dan potensi berbahaya nyawa yang sering terjadi setelah SAH, ditandai oleh konstriksi persisten vaskular serebral
INASNACCINASNACC Strategi anestesi difokuskan pada pemeliharaan resistensi vaskular sistemik sambil menghindari peningkatan resistensi vaskular paru untuk mencegah kelebihanStrategi anestesi difokuskan pada pemeliharaan resistensi vaskular sistemik sambil menghindari peningkatan resistensi vaskular paru untuk mencegah kelebihan
UNIHAZUNIHAZ Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan program sosialisasi, penyediaan sarana pendukung, serta pembentukan bank sampah untuk mendorong partisipasiPenelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan program sosialisasi, penyediaan sarana pendukung, serta pembentukan bank sampah untuk mendorong partisipasi
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Dalam kegiatan penyuluhan di STIKES Pelita Ilmu Depok perlu dilakukan upaya sosialisasi secara berkala mengenai SADARI, dengan harapan dapat membentukDalam kegiatan penyuluhan di STIKES Pelita Ilmu Depok perlu dilakukan upaya sosialisasi secara berkala mengenai SADARI, dengan harapan dapat membentuk