UNMUNM
Phonologie : Journal of Language and LiteraturePhonologie : Journal of Language and LiteratureTujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan praktikalitas model bahan ajar filsafat ilmu yang dianalisis menggunakan pendekatan integratif-kritis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan data kualitatif dan kuantitatif dengan model Four-D Thiagarajan, meliputi empat tahap: Define, Design, Develop, dan Disseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar Filsafat Ilmu tergolong praktis ditinjau dari aspek relevansi, kualitas, manfaat, efisiensi ekonomi, strategi penyajian, koherensi, alur logis gagasan, konsistensi, dan penyajian sistematis. Selain itu, materi memiliki struktur logis, keseimbangan konten, organisasi bab yang jelas, serta variasi latihan. Praktikalitas juga tercermin dari hasil kinerja sampel yang memperoleh nilai A atau A-, dikategorikan baik dan sangat baik. Diharapkan penelitian serupa di masa depan mempertimbangkan aspek relevansi, penyajian, evaluasi, penyajian buku filsafat, dan praktikalitas, dengan hasil kinerja yang berkorelasi pada nilai A atau A-.
Bahan ajar Filsafat Ilmu terbukti praktis berdasarkan hasil penelitian, ditunjukkan melalui aspek relevansi, kualitas, manfaat, dan efisiensi ekonomi.Penyajian materi dinilai koheren, sistematis, dan memiliki alur logis yang mendukung pemahaman mahasiswa.Sebagian besar mahasiswa mencapai hasil belajar dengan kategori baik hingga sangat baik, menunjukkan efektivitas bahan ajar dalam pencapaian tujuan pendidikan.
Pertama, perlu dikaji bagaimana pengembangan model bahan ajar integratif-kritis dapat disesuaikan dengan berbagai disiplin ilmu selain filsafat ilmu, untuk melihat keluwesannya dalam konteks lain. Kedua, perlu diteliti efektivitas integrasi unsur multimedia interaktif, seperti audio dan video, dalam model ini untuk mendukung mahasiswa dengan gaya belajar auditori dan visual. Ketiga, perlu dieksplorasi penerapan model ini dalam pembelajaran daring penuh, untuk menilai adaptabilitasnya dalam lingkungan digital yang membutuhkan keterlibatan mandiri mahasiswa lebih tinggi. Studi-studi lanjutan tersebut dapat mengungkap potensi model dalam konteks berbeda, memperkaya desain pengembangan bahan ajar, serta memastikan ketersediaan sumber belajar yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan zaman. Dengan demikian, penelitian ke depan tidak hanya memvalidasi model, tetapi juga memperluas aplikasinya secara luas dan relevan di perguruan tinggi.
| File size | 252.99 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Penerapan sanitasi menurunkan β sehingga R₀ menjadi 2,00 dan puncak infeksi turun hingga ±15% populasi. Karantina cepat meningkatkan γ sehingga R₀Penerapan sanitasi menurunkan β sehingga R₀ menjadi 2,00 dan puncak infeksi turun hingga ±15% populasi. Karantina cepat meningkatkan γ sehingga R₀
STAI MASSTAI MAS Penerapan model yang tepat dapat membantu lembaga pendidikan Islam bertransformasi secara adaptif dan inovatif, sekaligus menjaga komitmen terhadap misiPenerapan model yang tepat dapat membantu lembaga pendidikan Islam bertransformasi secara adaptif dan inovatif, sekaligus menjaga komitmen terhadap misi
IAINIAIN Instrumen penelitian meliputi lembar penilaian validasi ahli materi (ahli konten dan ahli bahasa). Analisis data menghasilkan skor uji validasi ahli. HasilInstrumen penelitian meliputi lembar penilaian validasi ahli materi (ahli konten dan ahli bahasa). Analisis data menghasilkan skor uji validasi ahli. Hasil
UNDHARIUNDHARI Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas 4 SD Negeri 2 Nongan dengan menerapkan model pembelajaranPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas 4 SD Negeri 2 Nongan dengan menerapkan model pembelajaran
UNESAUNESA Namun, perbedaan kemampuan siswa menjadi tantangan bagi guru dalam menyusun modul ajar yang merata, serta keterbatasan sarana dan prasarana menjadi kendalaNamun, perbedaan kemampuan siswa menjadi tantangan bagi guru dalam menyusun modul ajar yang merata, serta keterbatasan sarana dan prasarana menjadi kendala
UNWIDHAUNWIDHA Penelitian tentang wayang jenis ini belum banyak dilakukan. Objek materi penelitian ini adalah wayang tauhid lakon Babad Sunan Giri sajian Ki Sunardi Wirocarito,Penelitian tentang wayang jenis ini belum banyak dilakukan. Objek materi penelitian ini adalah wayang tauhid lakon Babad Sunan Giri sajian Ki Sunardi Wirocarito,
UNIPMAUNIPMA Pembelajaran jarak jauh merupakan suatu kewajiban dalam masa pandemi covid 19. Guru ataupun pendidik lain dalam ruang lingkup yang lebih luas mulai mempertimbangkanPembelajaran jarak jauh merupakan suatu kewajiban dalam masa pandemi covid 19. Guru ataupun pendidik lain dalam ruang lingkup yang lebih luas mulai mempertimbangkan
LLDIKTI10LLDIKTI10 Berdasarkan dari hasil perancangan dan pembahasan, perancangan sistem informasi pada SMK Gajah Mada berbasis web mobile berjalan dengan baik dan sangatBerdasarkan dari hasil perancangan dan pembahasan, perancangan sistem informasi pada SMK Gajah Mada berbasis web mobile berjalan dengan baik dan sangat
Useful /
ST3BST3B Pemanfaatan teknologi digital dalam musik gereja harus tetap memperhatikan makna ibadah, ketelitian dalam produksi lagu, serta keselarasan antara lirik,Pemanfaatan teknologi digital dalam musik gereja harus tetap memperhatikan makna ibadah, ketelitian dalam produksi lagu, serta keselarasan antara lirik,
UNMUNM Salah satu alasan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Kepala Madrasah sebagai pemimpin Madrasah dalam melakukan evaluasi melalui StrategiSalah satu alasan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Kepala Madrasah sebagai pemimpin Madrasah dalam melakukan evaluasi melalui Strategi
ST3BST3B Namun, penting bagi sekolah untuk menyediakan pelatihan dan sumber daya yang memadai bagi orang tua, terutama bagi mereka yang menghadapi tantangan dalamNamun, penting bagi sekolah untuk menyediakan pelatihan dan sumber daya yang memadai bagi orang tua, terutama bagi mereka yang menghadapi tantangan dalam
RADEN FATAHRADEN FATAH Untuk melaksanakan kurikulum pada suatu lembaga diperlukan manajemen kurikulum yang tertata, meliputi konsep, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. MAUntuk melaksanakan kurikulum pada suatu lembaga diperlukan manajemen kurikulum yang tertata, meliputi konsep, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. MA