UNWIRUNWIR

Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra IndonesiaBahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pelecehan verbal yang dialami tokoh utama perempuan dalam cerpen Ronda karya Ratna Ayu Budhiarti, serta membahas stereotip masyarakat terkait perempuan yang telah ditinggal pasangan (janda). Penelitian ini juga mendeskripsikan unsur intrinsik cerpen Ronda, meliputi tema, alur, latar, dan penokohan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema cerpen Ronda mengangkat isu sensitif tentang ketidakadilan terhadap perempuan, khususnya dalam menghadapi prasangka dan pelecehan verbal, serta pandangan miring terhadap status janda. Cerpen ini menggunakan alur maju, dengan latar tempat, waktu, dan sosial yang menggambarkan kehidupan di sebuah kampung kecil. Tokoh utama cerpen adalah Marni, seorang janda dengan dua anak, dan tokoh tambahan adalah Aku, yang bertindak sebagai narator dan mendukung Marni. Bentuk psychological violence yang dialami Marni adalah perilaku tidak pantas dan pengucapan kata-kata yang tidak pantas.

Setelah mengkaji cerpen Ronda karya Ratna Ayu Budhiarti, dapat disimpulkan bahwa cerpen ini mengangkat isu sensitif tentang ketidakadilan terhadap perempuan, khususnya dalam menghadapi prasangka dan pelecehan verbal, serta pandangan miring terhadap status janda.Cerpen ini menggunakan alur maju, dengan latar tempat, waktu, dan sosial yang menggambarkan kehidupan di sebuah kampung kecil.Tokoh utama cerpen adalah Marni, seorang janda dengan dua anak, dan tokoh tambahan adalah Aku, yang bertindak sebagai narator dan mendukung Marni.Bentuk psychological violence yang dialami Marni adalah perilaku tidak pantas dan pengucapan kata-kata yang tidak pantas.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh stereotip dan pelecehan verbal terhadap kepercayaan diri dan kesejahteraan psikologis perempuan yang telah ditinggal pasangan. Selain itu, dapat juga dilakukan studi komparatif antara cerpen Ronda dengan karya sastra lain yang mengangkat tema serupa, untuk melihat bagaimana penulis berbeda-beda dalam menggambarkan isu-isu sensitif ini. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi resistensi yang digunakan oleh tokoh perempuan dalam menghadapi pelecehan verbal dan stereotip, dan bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam pendidikan dan pemberdayaan perempuan.

  1. PELECEHAN VERBAL DAN STEREOTIP DALAM CERPEN RONDA KARYA RATNA AYU BUDHIARTI | Bahtera Indonesia; Jurnal... bahteraindonesia.unwir.ac.id/index.php/BI/article/view/931PELECEHAN VERBAL DAN STEREOTIP DALAM CERPEN RONDA KARYA RATNA AYU BUDHIARTI Bahtera Indonesia Jurnal bahteraindonesia unwir ac index php BI article view 931
Read online
File size609.7 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test