UNIGRESUNIGRES

Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas GresikJurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik

Baku mutu udara ambien ditetapkan pemerintah untuk mencegah dan mengontrol penurunan mutu udara ambien akibat pencemaran. Terdapat perbedaan baku mutu udara ambien dalam peraturan gubernur provinsi Jawa Timur menggunakan parameter debu/TSP dengan nilai batas 260 µg/Nm3, sedangakan baku mutu nasional parameter debu/TSP dengan nilai batas 230 µg/Nm3. Debu/TSP dalam baku mutu udara ambien Jawa Timur tidak sesuai dengan penerapan asas perundang-undangan. Peraturan daerah yang bertentangan dengan peraturan pemerintah dapat dibatalkan oleh pemerintah, yang mengandung pengertian baku mutu udara ambien Jawa Timur tersebut tetap sah, namun untuk baku mutu parameter debu/TSP Jawa Timur tidak memiliki kekuatan hukum tetap. Pemerintah provinsi Jawa Timur dalam menentukan status mutu udara ambien untuk baku mutu parameter debu/TSP harus mengacu pada baku mutu udara ambien nasional.

Nilai baku mutu parameter debu/TSP pada Peraturan Gubernur Jawa Timur No.10/2009 tidak sesuai dengan asas lex superiori derogat lex inferiori.Akibatnya, baku mutu tersebut tidak memiliki kekuatan hukum tetap bagi pemerintah provinsi Jawa Timur.Oleh karena itu, semua pihak terkait harus mengacu pada baku mutu udara ambien parameter debu/TSP yang diatur dalam PPRI No.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak penerapan standar debu/TSP yang selaras dengan standar nasional terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat di wilayah Jawa Timur, dengan menggunakan data pemantauan udara jangka panjang serta analisis statistik komparatif. Selanjutnya, studi yuridis dapat meneliti penerapan prinsip lex superiori derogat lex inferiori dalam sengketa lingkungan udara, khususnya bagaimana keputusan pengadilan menafsirkan konflik antara peraturan daerah dan peraturan nasional di berbagai provinsi Indonesia. Terakhir, penelitian komparatif kebijakan dapat merancang kerangka kerja integratif yang menyatukan standar regional dan nasional, melibatkan analisis partisipatif dengan pemangku kepentingan, serta mengidentifikasi hambatan implementasi dan strategi penyesuaian regulasi untuk meningkatkan efektivitas pengendalian pencemaran udara.

  1. #pendapatan asli daerah#pendapatan asli daerah
  2. #koperasi simpan#koperasi simpan
Read online
File size462.22 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-11W
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test