STIEBALIKPAPANSTIEBALIKPAPAN
Visioner : Jurnal Manajemen dan BisnisVisioner : Jurnal Manajemen dan BisnisStudi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi, prestasi kerja, dan pengalaman kerja terhadap pengembangan karir karyawan pada Divisi Engineering PT. Duma Nusatama Balikpapan. Populasi studi ini adalah karyawan PT. Duma Nusatama Balikpapan sebanyak 322 orang. Sampel yang digunakan dalam studi ini adalah purposive sampling, yaitu seluruh karyawan tetap divisi Engineering PT. Duma Nusatama Balikpapan dengan jumlah 45 responden. Teknik analisis data menggunakan metode regresi berganda yang dibantu dengan program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kompetensi berdampak positif dan signifikan terhadap pengembangan karir karyawan dengan nilai thitung 2,911 > ttabel 2,019 dan nilai significant 0,006 < 0,05. Prestasi kerja secara parsial berdampak positif dan signifikan terhadap pengembangan karir karyawan dengan nilai thitung 7,774 > ttabel 2,019 dan nilai significant 0,000 < 0,05. Pengalaman kerja secara parsial berdampak positif dan signifikan terhadap pengembangan karir karyawan dengan nilai thitung 5,334 > ttabel 2,019 dan nilai significant 0,000 < 0,05. Selanjutnya kompetensi, prestasi kerja, dan pengalaman kerja secara simultan berdampak signifikan terhadap pengembangan karir karyawan divisi engineering dengan nilai Fhitung 306,486 > dari Ftabel 2,83 dan nilai significant 0,000 < 0,05.
Berlandaskan hasil penelitian tentang korelasi antara kompetensi, prestasi kerja, dan pengalaman kerja dengan pengembangan karir karyawan pada Divisi Engineering PT.Duma Nusatama Balikpapan, maka diperoleh simpulan bahwa.Analisis variabel kompetensi (X1) memperlihatkan bahwa hasil pengujian parsial menghasilkan nilai t senilai 2,911, yang melebihi nilai t kritis senilai 2,019.Selanjutnya, tingkat significant ditetapkan senilai 0,006, yang < ambang batas 0,05.Temuan ini memperlihatkan bahwa kompetensi memberikan pengaruh positif dan significant secara statistik terhadap pengembangan karier, pada akhirnya mengonfirmasi dan memvalidasi hipotesis yang diajukan (H1).Berlandaskan hasil pengolahan data variabel prestasi kerja (X2) terbukti bahwa uji parsial diperoleh t hitung 7,774 > t tabel 2,019 dan nilai significant 0,000 (< 0,05) yang memperlihatkan bahwa prestasi kerja mempunyai pengaruh positif dan significant terhadap pengembangan karir, pada akhirnya menjawab dan menerima rumusan masalah (H2).Berlandaskan hasil pengolahan data variabel prestasi kerja (X3) diperoleh nilai t hitung dari uji parsial senilai 5,334 > t tabel 2,019 dan nilai significant senilai 0,000 yang berarti < 0,05.Keadaan ini terhadap terhadap pengembangan karir, yang menjawab dan menerima pernyataan pertanyaan (H3).Berlandaskan (Uji-F) diketahui Fhitung (306,486) > dari Ftabel (2,83) dan nilai significant 0,000 < 0,05 pada akhirnya variabel kompetensi, prestasi kerja dan pengalaman kerja secara bersama-sama berdampak significant terhadap pengembangan karir.Keadaan ini menjawab dan menerima rumusan masalah (H4).
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang bisa dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model yang lebih komprehensif untuk memahami korelasi antara kompetensi, prestasi kerja, dan pengalaman kerja dengan pengembangan karir karyawan. Model ini bisa mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mungkin berpengaruh, seperti motivasi, budaya organisasi, dan dukungan manajemen. 2. Melakukan studi longitudinal untuk mengamati perkembangan karir karyawan dalam jangka panjang. Studi ini dapat membantu mengidentifikasi pola-pola tertentu dalam perjalanan karir karyawan dan pengaruh jangka panjang dari kompetensi, prestasi kerja, dan pengalaman kerja. 3. Menganalisis dampak intervensi pengembangan karir yang spesifik terhadap peningkatan kompetensi, prestasi kerja, dan pengalaman kerja. Penelitian ini dapat membantu organisasi merancang program pengembangan karir yang efektif dan menilai manfaatnya secara langsung.
| File size | 618.68 KB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
UNBINUNBIN Seiring meningkatnya permintaan aplikasi berkualitas, pengujian manual menjadi tidak efisien dan rentan kesalahan. Pengembang kesulitan menemukan dan memperbaikiSeiring meningkatnya permintaan aplikasi berkualitas, pengujian manual menjadi tidak efisien dan rentan kesalahan. Pengembang kesulitan menemukan dan memperbaiki
UNBINUNBIN Penelitian ini mengusulkan sistem pendukung keputusan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk mengatasi masalah tersebut. Hasil perhitunganPenelitian ini mengusulkan sistem pendukung keputusan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk mengatasi masalah tersebut. Hasil perhitungan
UNSRATUNSRAT Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa keempat variabel tersebut secara simultan berkontribusi terhadap kualitas laporan keuangan. R2 sebesar 71,3%,Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa keempat variabel tersebut secara simultan berkontribusi terhadap kualitas laporan keuangan. R2 sebesar 71,3%,
UNBINUNBIN The aim of this research is to help recommend the right marketplace for online electronic shopping. The TOPSIS method calculation results show that BlibliThe aim of this research is to help recommend the right marketplace for online electronic shopping. The TOPSIS method calculation results show that Blibli
UNBINUNBIN Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam merekomendasikan pengangkatan karyawan tetap di YPI Ar-Rohman. KriteriaPenelitian ini bertujuan untuk menerapkan Metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam merekomendasikan pengangkatan karyawan tetap di YPI Ar-Rohman. Kriteria
UNBINUNBIN Ketiga, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem pendukung keputusan untuk pemetaan kompetensi peserta didik baru, meskipun masihKetiga, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem pendukung keputusan untuk pemetaan kompetensi peserta didik baru, meskipun masih
STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI Kemudian secara persentase diketahui pengaruh variabel kompetensi adalah 40,2% terhadap kinerja pegawai sedangkan sisanya sebesar 59,8% dipengaruhi variabelKemudian secara persentase diketahui pengaruh variabel kompetensi adalah 40,2% terhadap kinerja pegawai sedangkan sisanya sebesar 59,8% dipengaruhi variabel
STIEBALIKPAPANSTIEBALIKPAPAN Hal ini mengarah pada semakin menarik harga, brand image, brand awareness terhadap keputusan penggunaan InDrive, maka akan semakin besar juga peluang untukHal ini mengarah pada semakin menarik harga, brand image, brand awareness terhadap keputusan penggunaan InDrive, maka akan semakin besar juga peluang untuk
Useful /
UNSRATUNSRAT Kedua jenis perkongsian ini menerapkan sistem bagi hasil dan kerugian (profit and loss sharing). Risiko dalam pembiayaan musyarakah dan mudharabah relatifKedua jenis perkongsian ini menerapkan sistem bagi hasil dan kerugian (profit and loss sharing). Risiko dalam pembiayaan musyarakah dan mudharabah relatif
UNSRATUNSRAT Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan persentase pembobotan kriteria audit kinerja antara pendekatan BPK dan metode AHP. Penggunaan AHP dapat meningkatkanHasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan persentase pembobotan kriteria audit kinerja antara pendekatan BPK dan metode AHP. Penggunaan AHP dapat meningkatkan
UNSRATUNSRAT Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan komite audit berpengaruh positif terhadap penerapan konservatisme, sementara leverage dan kepemilikanHasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan komite audit berpengaruh positif terhadap penerapan konservatisme, sementara leverage dan kepemilikan
UNBINUNBIN berdasarkan hasil prediksi dengan variable Penghasilan, Tanggungan, Jenis Lantai, Sumber Air, Jenis Kloset, Listrik, Luas Rumah. 5 pada sistem prediksiberdasarkan hasil prediksi dengan variable Penghasilan, Tanggungan, Jenis Lantai, Sumber Air, Jenis Kloset, Listrik, Luas Rumah. 5 pada sistem prediksi