UWIKAUWIKA

Seminar Nasional Ilmu TerapanSeminar Nasional Ilmu Terapan

Bahasa Mandarin sangat dibutuhkan saat ini, banyak sekolah mewajibkan pembelajaran bahasa Mandarin. Penulis menemukan adanya suatu masalah dalam kegiatan belajar di SD X Surabaya yaitu media pembelajaran yang tidak mendukung sehingga siswa tidak memiliki minat dalam belajar. Maka dari itu untuk mengatasi masalah dalam pembelajaran penulis menggunakan media permainan flashcard. Pembelajaran ini berfokus pada meningkatkan kemampuan siswa terhadap kosakata alat tulis. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan mengambil hasil dari pre-test dan post-test nilai siswa yang kemudian dibandingkan. Dari hasil perhitungan dapat dilihat dari persentase ketuntasan siswa awalnya hanya 6,7% sekarang menjadi 100% mengalami peningkatan yang cukup besar yaitu 93,3%. Hal ini menunjukkan bahwa meningkatnya siswa memahami kosakata yang diajarkan.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah penulis jelaskan, melalui observasi, hasil evaluasi dari pre-test dan post-test kepada siswa kelas II di SD X Surabaya dapat disimpulkan bahwa penggunaan media permainan flashcard sangat efektif dalam pembelajaran bahasa Mandarin memperoleh peningkatan nilai hasil belajar sebesar 93%.Hal ini dapat terjadi karena penggunaan flashcard membuat siswa tertarik sehingga dapat meningkatkan kegiatan belajar lebih menyenangkan dan siswa menjadi lebih aktif dalam menjawab pertanyaan.Untuk penelitian selanjutnya sebaiknya dapat menggunakan media pembelajaran yang lebih bervariasi selain flashcard agar pembelajaran semakin menarik.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya variasi dalam media dan metode pembelajaran bahasa Mandarin agar aktivitas pembelajaran tidak membosankan dan pasif. Kedua, penggunaan media flashcard dapat mendorong siswa menjadi lebih aktif dalam kegiatan belajar, sehingga siswa menjadi semakin tertarik dalam belajar bahasa Mandarin. Ketiga, untuk melatih berbicara bahasa Mandarin, guru dapat menggunakan media permainan agar menarik sehingga siswa menjadi aktif dalam berbicara. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas kombinasi flashcard dengan metode pembelajaran lain, seperti pendekatan komunikatif atau pembelajaran berbasis proyek, untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Mandarin secara komprehensif pada siswa SD.

Read online
File size470.97 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test