UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry
Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi InformasiCyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi InformasiPenelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Asmaul Husna berbasis game edukasi untuk anak-anak di TPA Darul Jannah, menggantikan metode konvensional yang kurang interaktif. Dalam konteks teknologi digital yang semakin berkembang, penggunaan smartphone dapat diarahkan pada aktivitas bermanfaat, seperti bermain game edukatif. Game edukatif ini dirancang untuk membantu anak-anak memahami dan menghafal Asmaul Husna secara interaktif dan menyenangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D), dengan melibatkan 18 siswa kelas IV di TPA Darul Jannah sebagai responden. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 98% ahli media menilai game ini sangat layak sebagai media pembelajaran, sedangkan tanggapan santri menunjukkan rata-rata 96,64% dengan kategori Sangat Bagus. Tampilan game yang menarik, navigasi yang mudah, serta materi yang sesuai untuk anak-anak usia 7-12 tahun membuat game ini efektif dalam meningkatkan minat dan pemahaman anak-anak terhadap Asmaul Husna. Dengan respons positif dari para ahli dan santri, game edukasi ini memiliki potensi besar untuk digunakan sebagai alat pembelajaran yang inovatif dan menarik, membantu anak-anak TPA Darul Jannah menghafal Asmaul Husna dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Penelitian ini berhasil menghasilkan sebuah game edukasi Asmaul Husna dari prototype peneliti sebelumnya, game ini dirancang dengan tujuan untuk memudahkan anak-anak dalam mengenal dan menghafal asma Allah dengan cara interaktif dan menyenangkan.Evaluasi menunjukan hasil yang sangat positif, dengan ahli media memberikan penilaian 98% dengan Skor 54 dan dari 18 santriwan dan santriwati yang terlibat, memberikan penilaian yang sangat Bagus 96,64% hasil ini menegaskan bahwa game asmaul husna memiliki kualitas tinggi dan efektif dalam meningkatkan kedalaman pengetahuan tentang asma allah di TPA darul Jannah.Dengan tanggapan yang sangat positif dari para ahli dan santri, game ini memiliki potensi besar sebagai alat pembelajaran yang bermafaat dan menarik di lingkungan TPA Darul Jannah.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Melakukan studi lebih lanjut tentang dampak game edukasi Asmaul Husna terhadap peningkatan pemahaman dan penghafalan Asmaul Husna secara jangka panjang. 2. Menganalisis efektivitas game edukasi ini dalam meningkatkan minat belajar anak-anak di TPA Darul Jannah dan membandingkannya dengan metode konvensional. 3. Mengembangkan fitur-fitur tambahan pada game edukasi, seperti sistem penilaian dan penghargaan, untuk meningkatkan motivasi belajar anak-anak. 4. Meneliti potensi game edukasi ini sebagai alat pembelajaran yang dapat diterapkan di lingkungan pendidikan formal, seperti sekolah dasar atau madrasah. 5. Menganalisis dampak game edukasi terhadap perkembangan kognitif dan sosial anak-anak, serta mengukur tingkat keterlibatan dan interaksi mereka dalam proses belajar. 6. Melakukan penelitian kolaboratif dengan ahli pendidikan dan psikologi untuk mengeksplorasi aspek-aspek pendidikan dan psikologis dalam pengembangan game edukasi Asmaul Husna. 7. Mengembangkan game edukasi Asmaul Husna dengan konten yang lebih beragam dan interaktif, serta menyesuaikan dengan tingkat usia dan kemampuan anak-anak. 8. Mempelajari kemungkinan penerapan game edukasi ini di lingkungan TPA Darul Jannah yang lebih luas, termasuk di kelas-kelas yang lebih tinggi atau di lingkungan pendidikan lainnya. 9. Mengadakan pelatihan dan workshop bagi guru-guru dan pendidik di TPA Darul Jannah untuk memanfaatkan game edukasi sebagai alat pembelajaran yang efektif. 10. Melakukan penelitian lanjutan tentang dampak game edukasi terhadap peningkatan pemahaman agama secara keseluruhan, termasuk sikap dan perilaku anak-anak terhadap ajaran Islam.
- Game Edukasi Matematika Untuk Sekolah Dasar | Yunus | Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer.... doi.org/10.30872/JIM.V10I2.192Game Edukasi Matematika Untuk Sekolah Dasar Yunus Informatika Mulawarman Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer doi 10 30872 JIM V10I2 192
- PENGEMBANGAN GAME EDUKASI MATEMATIKA BERBASIS MOBILE UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR | Edutik : Jurnal Pendidikan... doi.org/10.53682/EDUTIK.V1I1.997PENGEMBANGAN GAME EDUKASI MATEMATIKA BERBASIS MOBILE UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Edutik Jurnal Pendidikan doi 10 53682 EDUTIK V1I1 997
| File size | 484.63 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNRAMUNRAM Hasil evaluasi menunjukkan bahwa jumlah klaster optimal adalah k = 3, dengan skor Silhouette tertinggi sebesar 0,0913. Tiga segmen berbeda perilaku belanjaHasil evaluasi menunjukkan bahwa jumlah klaster optimal adalah k = 3, dengan skor Silhouette tertinggi sebesar 0,0913. Tiga segmen berbeda perilaku belanja
LARISMALARISMA Dengan demikian, pendidik dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dalam proses sistematis dan reflektif ini guna meningkatkan mutu evaluasi dan mendukungDengan demikian, pendidik dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dalam proses sistematis dan reflektif ini guna meningkatkan mutu evaluasi dan mendukung
NURISNURIS Tahapan penelitian meliputi pra pemrosesan data, seperti penanganan data hilang, identifikasi outlier, normalisasi, dan sliding window untuk membentukTahapan penelitian meliputi pra pemrosesan data, seperti penanganan data hilang, identifikasi outlier, normalisasi, dan sliding window untuk membentuk
CIPTA MEDIA HARMONICIPTA MEDIA HARMONI Penelitian ini berhasil membangun model prediksi risiko depresi pada mahasiswa menggunakan algoritma Random Forest yang sangat efektif, dengan akurasi,Penelitian ini berhasil membangun model prediksi risiko depresi pada mahasiswa menggunakan algoritma Random Forest yang sangat efektif, dengan akurasi,
UHNSUGRIWAUHNSUGRIWA Evaluasi pada lima area pengamanan menghasilkan skor total 695, menunjukkan status kesiapan pengamanan informasi berada pada tahap Pemenuhan Kerangka KerjaEvaluasi pada lima area pengamanan menghasilkan skor total 695, menunjukkan status kesiapan pengamanan informasi berada pada tahap Pemenuhan Kerangka Kerja
STTMIGASSTTMIGAS Gradient Boosting memiliki akurasi yang baik tetapi kurang efektif dalam mendeteksi wilayah dengan emisi tinggi, sementara Logistic Regression dan KNNGradient Boosting memiliki akurasi yang baik tetapi kurang efektif dalam mendeteksi wilayah dengan emisi tinggi, sementara Logistic Regression dan KNN
PRINPRIN Proses penelitian ini melibatkan pre-processing data, splitting data, training data, parameter tuning dengan Random Search, testing data, serta evaluasiProses penelitian ini melibatkan pre-processing data, splitting data, training data, parameter tuning dengan Random Search, testing data, serta evaluasi
BUMIGORABUMIGORA Kinerja algoritma dievaluasi menggunakan pengukuran validitas klaster Davies Bouldin Index (DBI). Hasil eksperimen menunjukkan bahwa algoritma DynamicKinerja algoritma dievaluasi menggunakan pengukuran validitas klaster Davies Bouldin Index (DBI). Hasil eksperimen menunjukkan bahwa algoritma Dynamic
Useful /
UHNSUGRIWAUHNSUGRIWA Permasalaan yang umumnya muncul dan terjadi dalam poses pendataan siswa adalah masih digunakannya proses pendataan yang dilakukan secara manual denganPermasalaan yang umumnya muncul dan terjadi dalam poses pendataan siswa adalah masih digunakannya proses pendataan yang dilakukan secara manual dengan
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Dengan demikian, disarankan agar DISKOMINFO Kota Sabang terus mengembangkan kapabilitas tata kelola TI, terutama pada area yang memiliki skor rendah, untukDengan demikian, disarankan agar DISKOMINFO Kota Sabang terus mengembangkan kapabilitas tata kelola TI, terutama pada area yang memiliki skor rendah, untuk
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh pengelompokan kabupaten/kota berdasarkan kesamaan karakteristik indikator kesejahteraan khususnya sektor pendidikanPenelitian ini dilakukan untuk memperoleh pengelompokan kabupaten/kota berdasarkan kesamaan karakteristik indikator kesejahteraan khususnya sektor pendidikan
EDUPARTNEREDUPARTNER Faktor internal seperti penyimpangan prosedur dan lemahnya pengawasan kredit berkontribusi besar terhadap kemacetan kredit. Faktor eksternal seperti pendapatanFaktor internal seperti penyimpangan prosedur dan lemahnya pengawasan kredit berkontribusi besar terhadap kemacetan kredit. Faktor eksternal seperti pendapatan