USIUSI
Bilingual : Jurnal Pendidikan Bahasa InggrisBilingual : Jurnal Pendidikan Bahasa InggrisPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Model Pembelajaran Mastery dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa. Penelitian dilakukan di MTs Al-Hikmah Marihat Bandar dan melibatkan 56 siswa kelas VII, dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing dengan 28 siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test. Kelompok eksperimen diajarkan menggunakan Model Pembelajaran Mastery, sedangkan kelompok kontrol menerima instruksi konvensional. Data dianalisis menggunakan SPSS 26.0, termasuk uji normalitas, homogenitas, ANOVA, dan uji t sampel berpasangan. Temuan menunjukkan bahwa skor rata-rata post-test kelompok eksperimen (87,29) lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol (74,86). Hasil ANOVA dan uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, dengan Fh = 40,142 > Ft = 4,02 dan th = 6,061 > tt = 1,703. Berdasarkan hasil ini, hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hal ini mengonfirmasi bahwa Model Pembelajaran Mastery dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa.
Berdasarkan temuan dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Mastery meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas VII di MTs Al-Hikmah Marihat Bandar.Kelompok eksperimen menunjukkan kinerja yang lebih baik dalam post-test dibandingkan dengan kelompok kontrol, yang mengonfirmasi pengaruh positif model ini dalam membantu siswa mencapai tingkat kompetensi membaca yang lebih tinggi.Pendekatan terstruktur model ini, yang melibatkan siklus instruksi, penilaian, umpan balik, dan remedi, memungkinkan siswa menguasai materi pada kecepatan mereka sendiri dan menerima dukungan yang mereka butuhkan untuk berhasil.Hasil ANOVA dan uji t sampel berpasangan lebih mendukung kesimpulan ini.Bukti statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam hasil antara kedua kelompok, membuktikan bahwa Model Pembelajaran Mastery memiliki dampak yang dapat diukur pada pencapaian membaca siswa.Selain itu, siswa dalam kelompok eksperimen tampak lebih termotivasi, percaya diri, dan terlibat dalam aktivitas kelas.Mereka berpartisipasi secara aktif dalam latihan membaca dan memanfaatkan umpan balik korektif yang diberikan oleh guru selama proses pembelajaran.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar guru bahasa Inggris menerapkan Model Pembelajaran Mastery dalam mengajar membaca. Model ini membantu siswa meningkatkan pemahaman mereka melalui pembelajaran terstruktur dan bertahap. Untuk siswa, disarankan agar mereka aktif dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran. Model Mastery memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk meningkatkan diri selama mereka fokus dan mengikuti langkah-langkah pembelajaran dengan benar. Sekolah juga harus mendukung penerapan model ini dengan menyediakan pelatihan yang sesuai untuk guru, akses ke bahan belajar, dan lingkungan belajar yang memfasilitasi peningkatan. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menerapkan Model Pembelajaran Mastery pada keterampilan bahasa atau mata pelajaran akademik lainnya untuk mengeksplorasi dampak yang lebih luas terhadap peningkatan siswa.
| File size | 285.69 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSIKAUNSIKA konten budaya sumber lebih dominan direpresentasikan dalam buku teks dibandingkan dengan budaya sumber dan budaya internasional, dan dimensi budaya dalamkonten budaya sumber lebih dominan direpresentasikan dalam buku teks dibandingkan dengan budaya sumber dan budaya internasional, dan dimensi budaya dalam
UNSIKAUNSIKA Oleh karena itu, penting bagi guru bahasa Inggris untuk memberikan penjelasan tentang cara pengucapan bunyi vokal pendek bahasa Inggris dan memberikanOleh karena itu, penting bagi guru bahasa Inggris untuk memberikan penjelasan tentang cara pengucapan bunyi vokal pendek bahasa Inggris dan memberikan
CAHAYA ICCAHAYA IC Metodologi: Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan (R&D) tiga tahap: 1) Tahap Penelitian (menguji kemampuan mendengarkan guru, menganalisisMetodologi: Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan (R&D) tiga tahap: 1) Tahap Penelitian (menguji kemampuan mendengarkan guru, menganalisis
UNIMAUNIMA E-book telah menjadi alat pendidikan yang umum dalam lanskap pembelajaran saat ini. Berbeda dengan buku tradisional, pemanfaatan e-book menunjukkan karakteristikE-book telah menjadi alat pendidikan yang umum dalam lanskap pembelajaran saat ini. Berbeda dengan buku tradisional, pemanfaatan e-book menunjukkan karakteristik
UNWAHAUNWAHA Penggunaan korpus dalam pengembangan materi ajar dapat dilakukan secara efektif oleh guru melalui eksplorasi data baris konkordansi dan diskusi. PembelajaranPenggunaan korpus dalam pengembangan materi ajar dapat dilakukan secara efektif oleh guru melalui eksplorasi data baris konkordansi dan diskusi. Pembelajaran
UMBJMUMBJM Membaca merupakan keterampilan berbahasa yang mendasar dan menjadi dasar bagi keberhasilan akademik. Namun, banyak peserta didik usia dini yang mengalamiMembaca merupakan keterampilan berbahasa yang mendasar dan menjadi dasar bagi keberhasilan akademik. Namun, banyak peserta didik usia dini yang mengalami
UNSIKAUNSIKA Kelebihannya termasuk mencapai tujuan pembelajaran, berpusat pada anak, ramah anak, memotivasi anak dalam belajar, membuat siswa menjadi lebih percayaKelebihannya termasuk mencapai tujuan pembelajaran, berpusat pada anak, ramah anak, memotivasi anak dalam belajar, membuat siswa menjadi lebih percaya
UNSIKAUNSIKA Penelitian ini bertujuan mempelajari bagaimana EGRA (Experience, Generalization, Reinforcement, Application) dapat diterapkan dalam menulis teks naratifPenelitian ini bertujuan mempelajari bagaimana EGRA (Experience, Generalization, Reinforcement, Application) dapat diterapkan dalam menulis teks naratif
Useful /
UNWAHAUNWAHA Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman kepemimpinan kolaboratif, kemampuan reflektif dalam perumusan visi dan misi komunitas, serta penguatanHasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman kepemimpinan kolaboratif, kemampuan reflektif dalam perumusan visi dan misi komunitas, serta penguatan
UNWAHAUNWAHA Kegiatan ini menunjukkan bahwa perpustakaan yang tertata dan nyaman dapat menjadi sarana penting dalam meningkatkan budaya literasi siswa. PerpustakaanKegiatan ini menunjukkan bahwa perpustakaan yang tertata dan nyaman dapat menjadi sarana penting dalam meningkatkan budaya literasi siswa. Perpustakaan
STIKKENDALSTIKKENDAL This research is a qualitative research with inductive descriptive method. The qualitative research model is research that tries to analyze descriptiveThis research is a qualitative research with inductive descriptive method. The qualitative research model is research that tries to analyze descriptive
USIUSI Penelitian ini dilakukan melalui tiga proses, yaitu pretest, tindakan, dan posttest yang terdiri dari empat pertemuan. Peneliti menggunakan metode pre-eksperimenPenelitian ini dilakukan melalui tiga proses, yaitu pretest, tindakan, dan posttest yang terdiri dari empat pertemuan. Peneliti menggunakan metode pre-eksperimen