POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG

Journal of Midwifery Science: Basic and Applied ResearchJournal of Midwifery Science: Basic and Applied Research

Kecemasan sebelum persalinan pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang memerlukan penanganan segera karena dapat memicu komplikasi serius bagi ibu dan janin. Data WHO menunjukkan rata-rata 223 kematian per 100.000 kelahiran hidup di negara berkembang. Di Indonesia, angka kematian ibu mencapai 189 per 100.000 kelahiran hidup. Prevalensi kecemasan pada ibu hamil secara global berkisar antara 14-54%, sedangkan di Indonesia mencapai 28,7%. Gangguan kecemasan berdampak pada kesehatan mental dan fisik dengan meningkatkan hormon stres seperti kortisol dan katekolamin. Kondisi ini berpotensi menyebabkan kontraksi rahim abnormal, tekanan darah tinggi, preeklampsia, keguguran, kelahiran prematur, dan berat lahir rendah (BBLR). Penelitian ini bertujuan menganalisis .

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa karakteristik responden pada kelompok intervensi dan kontrol menunjukkan perbedaan yang signifikan.Pada kelompok intervensi, karakteristik usia tertinggi adalah usia 20-35 tahun sebanyak 12 orang (70,6%), karakteristik gravida tertinggi adalah multigravida sebanyak 9 orang (52,9%), dan karakteristik pendidikan tertinggi adalah SMA/sederajat sebanyak 12 orang (70,6%).Sedangkan pada kelompok kontrol, karakteristik usia tertinggi adalah seluruh responden pada rentang usia 20-35 tahun sebanyak 17 orang (100%), karakteristik gravida tertinggi adalah primigravida sebanyak 11 orang (64,7%), sedangkan pada kelompok kontrol, karakteristik pendidikan tertinggi adalah SMA/sederajat sebanyak 8 orang (47,1%).Kecemasan tertinggi sebelum diberikan intervensi media video pada kelompok intervensi dengan total skor 18 dengan nilai mean 8,24, sedangkan pada kelompok kontrol kecemasan sebelum diberikan intervensi dengan total skor 30 dengan nilai mean 9,59.Kecemasan tertinggi setelah diberikan intervensi media video pada kelompok intervensi dengan total skor 19 dengan nilai mean 5,76, sedangkan pada kelompok kontrol kecemasan sebelum diberikan intervensi dengan total skor 18 dengan nilai mean 7,41.Ada pengaruh edukasi media video pada kedua kelompok antara pengukuran pre-test dan post-test, analisis statistik menunjukkan nilai uji wilxocon dengan p-value pada kelompok intervensi 0,018 (<0,05), sedangkan kelompok kontrol menunjukkan p-value 0,013 (<0,05).

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar ibu hamil memanfaatkan edukasi berbasis video sebagai alternatif pembelajaran mandiri, sementara Puskesmas dapat mengintegrasikan media tersebut ke dalam layanan kesehatan maternal untuk mengurangi kecemasan. Institusi pendidikan seperti STIKES Guna Bangsa Yogyakarta disarankan memasukkan inovasi ini ke dalam kurikulum kebidanan, khususnya terkait kesehatan mental perinatal. Bagi peneliti selanjutnya, perluasan sampel dengan karakteristik homogen dan penggunaan instrumen tervalidasi direkomendasikan untuk memperkuat generalisasi temuan.

Read online
File size300.79 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test