BDKJAKARTABDKJAKARTA

Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan JakartaWawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Beberapa peneliti telah melakukan riset atau kajian tentang pesantren di Kalimantan Barat. Namun penelitian yang mereka lakukan cenderung bersifat deskriptif-eksploratif, dan belum berusaha membaca tema-tema tersebut dengan perspektif teori sosial. Oleh karena itu, dalam penelitian ini penulis akan menggunakan teori sosial, yaitu teori genealogi pengetahuan Michel Foucault dan teori sosiologi pengetahuan Peter L. Berger. Jenis penelitian ini adalah studi lapangan dengan metode deskriptif analisis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan studi atas pendiri, sejarah dan kegiatan pendidikan di pesantren al-aziz, desa pasak, kubu raya. Hasil dari artikel ini adalah: pertama, genealogi keilmuan K.H. Marzuki dibentuk mulai dari lingkungan keluarga, guru-gurunya, pengalaman hidupnya, hingga sumber-sumber bacaannya. Kedua, kiprah K.H. Marzuki dalam pesantren Al-Aziz terangkum dalam teori sosiologi pengetahuan, yang mencakup tiga variabel, yaitu 1) Eksternalisasi, fase ini adalah proses pencurahan keilmuan yang telah didapatkan oleh K.H. Marzuki dalam realitas sosial dan pendidikan, 2) Objektivikasi, adalah keilmuan yang telah beliau curahkan dalam realitas sosial memasuki tahap institusionalisasi dan legitimasi, dan 3) Internalisasi, adalah proses sosialisasi, baik sosialisasi primer (dalam lingkungan keluarga) maupun sekunder (dalam lingkungan yang lebih luas, termasuk dalam realitas sosial dan pendidikan serta berlangsung secara terus-menerus dalam waktu yang lama).

Marzuki Asad Malik lahir pada 1 April 1969 di Malang dan konstruksi genealogi keilmuannya terbentuk dari lingkungan keluarga agamis, guru-gurunya, pengalaman hidup, dan sumber bacaannya.Marzuki dalam teori sosiologi pengetahuan Peter L.Berger meliputi eksternalisasi (pencurahan keilmuan), objektifikasi (institusionalisasi dan legitimasi), dan internalisasi (sosialisasi primer dan sekunder).Penelitian ini diharapkan dapat menambah khazanah pengetahuan tentang perkembangan dan historisitas pesantren di Kalimantan Barat.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam peran Pesantren Al-Aziz dalam pengembangan ekonomi masyarakat sekitar melalui program-program pemberdayaan. Selain itu, studi komparatif antara Pesantren Al-Aziz dengan pesantren lain di Kalimantan Barat dapat dilakukan untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam pendidikan karakter dan keagamaan. Lebih lanjut, penelitian mengenai adaptasi Pesantren Al-Aziz terhadap perkembangan teknologi dan dunia digital dapat memberikan wawasan tentang bagaimana lembaga pendidikan tradisional dapat tetap relevan di era modern. Penelitian-penelitian ini penting untuk dilakukan guna memperkaya khazanah pengetahuan tentang dunia pesantren di Kalimantan Barat dan memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan Islam yang berkualitas dan berdaya saing.

  1. Pesantren in the Changing Indonesian Context: History and Current Developments | Isbah | QIJIS (Qudus... journal.iainkudus.ac.id/index.php/QIJIS/article/view/5629Pesantren in the Changing Indonesian Context History and Current Developments Isbah QIJIS Qudus journal iainkudus ac index php QIJIS article view 5629
  2. harmoni. religious ethno communities muslim dayak katab kebahan tebing karangan village melawi district... doi.org/10.32488/harmoni.v21i2.638harmoni religious ethno communities muslim dayak katab kebahan tebing karangan village melawi district doi 10 32488 harmoni v21i2 638
  3. Islamic orthodoxy-based character education: creating moderate Muslim in a modern pesantren in Indonesia... ijims.iainsalatiga.ac.id/index.php/ijims/article/view/5019Islamic orthodoxy based character education creating moderate Muslim in a modern pesantren in Indonesia ijims iainsalatiga ac index php ijims article view 5019
Read online
File size793.5 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test