UNDIKSHAUNDIKSHA
Ganesha Civic Education JournalGanesha Civic Education JournalPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kualitas pemahaman esensi pendidikan kewarganegaraan dari masyarakat, terutama mereka yang tidak lagi menerima pendidikan kewarganegaraan secara formal. Muncul berbagai permasalahan yang mencerminkan pudarnya rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap Negara Indonesia, yang menjadi tujuan pendidikan kewarganegaraan. Contohnya, ketidakpatuhan hukum dan kurangnya partisipasi dalam kontestasi nasional seperti pemilihan umum. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sistem pembelajaran kewarganegaraan yang menumbuhkan rasa cinta tanah air pada setiap warga Indonesia seumur hidupnya. Penelitian ini menganalisis penyebab munculnya permasalahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terkait pudarnya rasa cinta tanah air, dengan harapan dapat membantu menyelesaikan permasalahan tersebut. Data mengenai signifikansi, urgensi, dan efektivitas penerapan sistem ini diperoleh dari survei dengan target responden dari berbagai kalangan umur yang sedang atau pernah mendapatkan pendidikan kewarganegaraan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan kewarganegaraan saat ini kurang efektif dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air.Terdapat korelasi yang kurang baik antara pendidikan kewarganegaraan dan rasa cinta tanah air yang tumbuh pada masyarakat.Metode pendidikan kewarganegaraan alternatif yang direkomendasikan adalah melalui kegiatan pengabdian di masyarakat.Pendidikan kewarganegaraan seumur hidup dianggap perlu untuk menjaga nilai-nilai yang telah dipelajari.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan jumlah responden yang lebih besar dan beragam untuk meningkatkan kredibilitas data angket. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan membedakan data berdasarkan kelompok umur untuk menganalisis perbedaan persepsi dan kebutuhan terkait pendidikan kewarganegaraan. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran kewarganegaraan seumur hidup yang inovatif dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, seperti melalui pemanfaatan platform digital dan kegiatan sosial yang relevan dengan isu-isu kebangsaan terkini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan efektivitas pendidikan kewarganegaraan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air yang berkelanjutan di kalangan masyarakat Indonesia.
- Analisis Perkembangan Kurikulum PPKn: Dari Rentjana Pelajaran 1947 sampai dengan Merdeka Belajar 2020... doi.org/10.20961/pknp.v15i1.44901Analisis Perkembangan Kurikulum PPKn Dari Rentjana Pelajaran 1947 sampai dengan Merdeka Belajar 2020 doi 10 20961 pknp v15i1 44901
- PERANAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI PENDIDIKAN HUKUM DALAM MENGUPAYAKAN INTERNALISASI HUKUM DI... doi.org/10.17509/jpp.v13i1.3474PERANAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI PENDIDIKAN HUKUM DALAM MENGUPAYAKAN INTERNALISASI HUKUM DI doi 10 17509 jpp v13i1 3474
- Vol. 7 No. 1 (2025): April, Ganesha Civic Education Journal | Ganesha Civic Education Journal. vol ganesha... ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/GANCEJ/issue/view/183Vol 7 No 1 2025 April Ganesha Civic Education Journal Ganesha Civic Education Journal vol ganesha ejournal2 undiksha ac index php GANCEJ issue view 183
| File size | 388.6 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMAUNIMA Secara umum, kemampuan siswa berada dalam kategori baik dengan rentang nilai 80%–89%. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media Canva dapat menjadiSecara umum, kemampuan siswa berada dalam kategori baik dengan rentang nilai 80%–89%. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media Canva dapat menjadi
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kompetensi mahasiswa PGPAUD Universitas Pendidikan Indonesia selama mengikuti Program PenguatanPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kompetensi mahasiswa PGPAUD Universitas Pendidikan Indonesia selama mengikuti Program Penguatan
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Namun, pemanfaatan media digital interaktif dalam proses pembelajaran masih sangat terbatas.media digital yang tersedia di sekolah belum digunakan secaraNamun, pemanfaatan media digital interaktif dalam proses pembelajaran masih sangat terbatas.media digital yang tersedia di sekolah belum digunakan secara
WIRARAJAWIRARAJA Program ini terbukti efektif dalam mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek dengan pendidikan lingkungan hidup secara kontekstual dalam kegiatan sekolah.Program ini terbukti efektif dalam mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek dengan pendidikan lingkungan hidup secara kontekstual dalam kegiatan sekolah.
ABULYATAMAABULYATAMA PjBL dilaksanakan dalam tiga tahap: identifikasi unsur pantun, pembuatan pantun berbentuk sosiodrama, dan presentasi digital. Hasil penelitian menunjukkanPjBL dilaksanakan dalam tiga tahap: identifikasi unsur pantun, pembuatan pantun berbentuk sosiodrama, dan presentasi digital. Hasil penelitian menunjukkan
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Aktivitas ini menstimulasi koordinasi otot-otot kecil, khususnya gerakan tangan dan jari, sekaligus melatih ketepatan, ketekunan, serta koordinasi mataAktivitas ini menstimulasi koordinasi otot-otot kecil, khususnya gerakan tangan dan jari, sekaligus melatih ketepatan, ketekunan, serta koordinasi mata
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Scaffolding berbasis modeling merupakan strategi yang efektif dalam membantu anak usia dini mengembangkan bahasa ekspresif secara bertahap, kontekstual,Scaffolding berbasis modeling merupakan strategi yang efektif dalam membantu anak usia dini mengembangkan bahasa ekspresif secara bertahap, kontekstual,
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan kuantitatif gaya belajar anak usia dini di tingkat lokal sebagai dasar perencanaan pembelajaran berbasisKebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan kuantitatif gaya belajar anak usia dini di tingkat lokal sebagai dasar perencanaan pembelajaran berbasis
Useful /
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Faktor pendukung mencakup dukungan kepala sekolah, program pembiasaan sekolah yang terstruktur, dan komitmen guru. Disarankan adanya kolaborasi antaraFaktor pendukung mencakup dukungan kepala sekolah, program pembiasaan sekolah yang terstruktur, dan komitmen guru. Disarankan adanya kolaborasi antara
WIRARAJAWIRARAJA Ambunten Kabupaten Sumenep merasa senang, antusias dan termotivasi sekali untuk membuat media pembelajaran berbahan daur ulang dan sampah ini yang lebihAmbunten Kabupaten Sumenep merasa senang, antusias dan termotivasi sekali untuk membuat media pembelajaran berbahan daur ulang dan sampah ini yang lebih
WIRARAJAWIRARAJA Kemandirian dan kepemimpinan merupakan dua komponen utama dalam penguatan pendidikan karakter yang perlu ditanamkan sejak usia dini. Kepramukaan dipilihKemandirian dan kepemimpinan merupakan dua komponen utama dalam penguatan pendidikan karakter yang perlu ditanamkan sejak usia dini. Kepramukaan dipilih
UNDIKSHAUNDIKSHA Subjek penelitian ini adalah 32 siswa kelas VIII Hatta SMP Negeri 4 Singaraja. Hasil belajar siswa dinilai pada ketiga ranah yaitu, pengetahuan (kognitif),Subjek penelitian ini adalah 32 siswa kelas VIII Hatta SMP Negeri 4 Singaraja. Hasil belajar siswa dinilai pada ketiga ranah yaitu, pengetahuan (kognitif),