UNDIKSHAUNDIKSHA

Ganesha Civic Education JournalGanesha Civic Education Journal

Hak Asasi Manusia merupakan Hak wajib yang sudah melekat dan menjadi Hak seluruh warga negara di muka bumi ini. HAM bersifat kekal, karena merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa sejak kita lahir. HAM sebagai nilai Pancasila digunakan sebagai acuan persamaan hak dan derajat, bahwa seluruh status perbedaan seperti Ras, Agama, Suku, dan Bangsa adalah sama. Namun sering sekali terjadi pelanggaran HAM, apalagi saat masa Covid-19 ini. Seperti yang kita ketahui, Covid-19 sudah sangat darurat dan benar-benar meresahkan warga negara Indonesia. Warga negara Indonesia sudah sepatutnya mendapatkan hak yang sama seperti hak atas kesehatan dan hak atas pangan, sesuai dengan butir-butir nilai Pancasila. Munculnya Covid-19 ini membutuhkan penanganan yang serius dan kerjasama yang baik antara dua pihak. HAM wajib ditanamkan kepada seluruh warga negara Indonesia. Salah satu kontribusi yang dapat kita lakukan adalah memahami pentingnya menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia sebagai nilai sila Pancasila pada masa Covid-19. Penelitian menggunakan metode penelitian kulitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan secara gabungan, analisis data bersifat induktif. Data yang disajikan berupa data hasil dari penelitian kualitatif dengan mengkaji secara relevan dan terkaji dari berbagai sumber yang telah dianalisis kritis. Hasil yang diperoleh berupa temuan kajian, bahwa sesungguhnya sangat penting warga negara Indonesia, ikut serta menjunjung tinggi HAM sebagai nilai Pancasila demi mewujudkan warga negara yang baik dan negara yang damai.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak dasar yang melekat pada setiap individu sejak lahir dan harus dihormati serta dilindungi.Dalam konteks pandemi Covid-19, negara memiliki kewajiban khusus untuk menjamin pemenuhan hak-hak dasar warga negara, seperti hak atas kesehatan dan pangan.Menjunjung tinggi HAM bukan hanya sekadar kata-kata, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata dan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas kebijakan pemerintah dalam melindungi HAM selama pandemi, khususnya terkait dengan akses terhadap layanan kesehatan dan bantuan sosial. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan praktik penegakan HAM di Indonesia dengan negara-negara lain yang menghadapi situasi serupa, guna mengidentifikasi praktik terbaik dan pelajaran yang dapat diambil. Ketiga, penelitian kualitatif yang lebih fokus pada pengalaman individu dan kelompok rentan dapat dilakukan untuk memahami dampak pandemi terhadap hak-hak mereka secara lebih komprehensif, termasuk dampak psikologis dan sosial. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan perlindungan HAM di Indonesia, terutama dalam menghadapi situasi krisis dan darurat seperti pandemi, serta memperkuat komitmen negara terhadap nilai-nilai Pancasila yang menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia.

  1. PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP PERUBAHAN NORMA KESOPANAN DI LINGKUNGAN MAHASISWA STEI ITB ANGKATAN 2020... ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/GANCEJ/article/view/4914PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP PERUBAHAN NORMA KESOPANAN DI LINGKUNGAN MAHASISWA STEI ITB ANGKATAN 2020 ejournal2 undiksha ac index php GANCEJ article view 4914
Read online
File size214.75 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test