INSANINSAN

Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan IslamJurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam

Saat ini teknologi berkembang pesat dan menyentuh semua kalangan, baik dari pengguna dewasa bahkan anak-anak juga tidak terlepas dari pengaruh teknologi. Anak-anak dapat mengakses permainan digital dari tablet, komputer atau telepon genggam. Tetapi dalam penggunaan peralatan digital, orang tua harus menerapkan manajemen waktu agar tidak berlebihan, sebab akan membuat anak kehilangan kesempatan berinteraksi dengan orang lain dan kehilangan waktu belajar. Penelitian ini menganalisis manajemen waktu anak usia 3-6 tahun dari sisi teoritik serta solusi dalam mengatasi problematika manajemen waktu sehingga bisa menumbuhkan kemandirian pada anak. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan menganalisis 15 buku dan artikel ilmiah terkait manajemen waktu melalui aktivitas matematika pada anak. Teknik analisis data menggunakan analisis isi terkait fenomena, penyebab dan solusi manajemen waktu anak melalui aktivitas matematika. Hasil analisis menunjukkan bahwa anak dilatih untuk dapat menentukan prioritas mana aktifitas yang penting dan yang harus di dahulukan, agar anak lebih produktif baik di sekolah atau aktifitas lainnya. Materi utama manajemen waktu yang diajarkan dalam perancangan permainan adalah belajar menentukkan prioritas kegiatan dan penggunaan konsep urutan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari, sehingga diharapkan apabila anak memahami kedua materi tersebut, secara tidak langsung anak juga dapat mengembangkan kedisiplinan karena terlatih untuk mematuhi aturan-aturan yang ada.

Manajemen waktu harus diterapkan pada anak-anak agar mereka dapat menyeimbangkan waktu dengan aktivitas mereka, seperti sekolah, kursus, bermain, dan bersosialisasi.Dengan demikian, anak-anak dilatih untuk menentukan prioritas kegiatan yang penting dan harus didahulukan, sehingga mereka menjadi lebih produktif.Materi utama manajemen waktu yang diajarkan dalam permainan adalah belajar menentukan prioritas kegiatan dan menggunakan konsep urutan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari, yang diharapkan dapat mengembangkan kedisiplinan pada anak karena terlatih mematuhi aturan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh jenis permainan matematika yang berbeda terhadap efektivitas penanaman konsep manajemen waktu pada anak usia dini. Penelitian ini dapat mengidentifikasi permainan mana yang paling menarik dan mudah dipahami oleh anak, sehingga dapat memaksimalkan proses pembelajaran. Kedua, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada peran orang tua dalam mendukung implementasi manajemen waktu di rumah. Studi ini dapat menggali strategi yang efektif untuk melibatkan orang tua dalam kegiatan pembelajaran manajemen waktu anak, serta mengatasi hambatan yang mungkin timbul. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana konsep manajemen waktu yang ditanamkan sejak dini dapat memengaruhi perkembangan kemandirian dan tanggung jawab anak di jenjang pendidikan selanjutnya. Penelitian ini dapat memberikan gambaran mengenai dampak jangka panjang dari pembelajaran manajemen waktu pada anak usia dini, serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan kurikulum yang lebih komprehensif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini dan mempersiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik, mandiri, dan bertanggung jawab.

Read online
File size235.1 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test