INSANINSAN

Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan IslamJurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam

Pengasuhan dan pendidikan pertama yang diperoleh anak pada masa awal kehidupannya berasal dari orang tua. Pendidikan keluarga adalah pendidikan non formal yang terselenggara oleh dan di dalam keluarga yang berbentuk bimbingan atau pembelajaran terhadap anggota dari kumpulan satu keturunan atau satu tempat tinggal yang terdiri dari ayah, ibu, anak-anak dan seterusnya. Pola pengasuhan anak erat kaitannya dengan kemampuan suatu keluarga atau komunitas dalam hal memberikan perhatian, waktu, dan dukungan untuk memenuhi kebutuhan fisik, mental, dan sosial anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Perbedaan cara mengasuh ayah dan ibu tidak menjadi penghalang dalam mengurus anak, tetapi akan menjadikan saling melengkapi kekurangan masing-masing dan menjalankan perannya dengan baik dan efektif. Kemudian akan menjadikan anak mempunyai kepribadian yang baik dan keluarga akan menjadi harmonis dan sejahtera.

Pendidikan keluarga merupakan bentuk pendidikan non formal yang dilaksanakan oleh orang tua sebagai tugas dan tanggung jawab dalam membimbing anak.Pola asuh orang tua, seperti otoriter, permisif, dan demokratis, sangat memengaruhi perkembangan kepribadian dan karakter anak.Interaksi orang tua dan anak yang sehat serta saling melengkapi peran antara ayah dan ibu akan membentuk anak dengan kepribadian baik serta menciptakan keluarga yang harmonis dan sejahtera.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh kombinasi pola asuh demokratis dan permisif terhadap perkembangan sosial anak di lingkungan urban yang memiliki tekanan akademik tinggi. Kedua, sebaiknya dikaji lebih lanjut bagaimana peran ayah dalam pengasuhan modern berubah seiring meningkatnya partisipasi ibu di dunia kerja, serta bagaimana dampaknya terhadap kemandirian anak. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi efektivitas program pendidikan keluarga berbasis komunitas dalam memperkuat penerapan nilai moral dan agama di kalangan keluarga dengan latar belakang ekonomi rendah, terutama di era digital yang penuh dengan pengaruh eksternal. Penelitian-penelitian ini dapat membantu merancang strategi pengasuhan yang lebih adaptif, seimbang, dan relevan dengan tantangan zaman. Dengan memahami dinamika baru dalam keluarga, kita bisa mendukung tumbuh kembang anak secara holistik. Fokus pada interaksi antaranggota keluarga akan memberi gambaran lebih utuh tentang faktor yang membentuk kepribadian anak. Selain itu, pendekatan lintas disiplin dapat memperkaya temuan penelitian. Hasilnya diharapkan dapat digunakan untuk kebijakan pendidikan keluarga yang inklusif. Penelitian lanjutan juga perlu melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Dengan begitu, solusi yang dihasilkan akan lebih kontekstual dan berkelanjutan.

Read online
File size323.6 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test