IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA
JIEP: Journal of Islamic Education PapuaJIEP: Journal of Islamic Education PapuaGadget mempunyai dampak positif dan negatif pada penggunanya, terutama pada anak-anak yang berada di usia sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak positif dan negatif penggunaan gadget terhadap kontrol diri siswa sekolah dasar, memahami faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta mengevaluasi solusi yang mungkin dapat mengurangi dampak negatif dalam penggunaan gadget pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Peran orang tua sangat penting dalam mengatasi kecanduan gadget pada siswa sekolah dasar. Solusinya adalah dengan memberikan batasan waktu bermain gadget pada anak, memberikan permainan edukatif pada anak, mengajak anak bermain bersama, serta memberikan alternatif kegiatan yang positif sehingga dapat mengalihkan perhatian anak dari gadget. Dengan interaksi dan pengawasan orang tua, dampak negatif penggunaan gadget pada siswa dapat diminimalkan.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam menggunakan gadget dapat mempengaruhi perkembangan psikologi siswa sekolah dasar, terutama dalam dua aspek yaitu emosi dan moral.Dalam segi emosi, penggunaan gadget oleh siswa cenderung menunjukkan perilaku seperti kemarahan, sikap menentang, peniruan perilaku, dan berbicara sendiri.Dalam perkembangan moral, penggunaan gadget memengaruhi disiplin siswa, yang mengakibatkan ketidakpatuhan dalam kewajiban seperti ibadah dan mengurangi waktu belajar karena terpaku pada permainan game dan konten YouTube.Peran orang tua sangat penting dalam mengatasi kecanduan gadget pada siswa sekolah dasar.Solusinya adalah dengan memberikan batasan waktu bermain gadget pada anak, memberikan permainan edukatif pada anak, mengajak anak bermain bersama, serta memberikan alternatif kegiatan yang positif sehingga dapat mengalihkan perhatian anak dari gadget.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai efektivitas berbagai program intervensi yang dirancang untuk mengurangi kecanduan gadget pada siswa sekolah dasar, dengan fokus pada pendekatan yang melibatkan partisipasi aktif orang tua dan guru. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosio-ekonomi dan budaya yang berkontribusi terhadap perbedaan tingkat kecanduan gadget di antara siswa dari berbagai latar belakang. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan indikator kesejahteraan psikologis siswa, seperti tingkat stres, kecemasan, dan kepuasan hidup. Dengan menggabungkan temuan dari penelitian kualitatif dan kuantitatif, pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak penggunaan gadget pada siswa dapat diperoleh, sehingga dapat menginformasikan pengembangan kebijakan dan program yang lebih efektif.
| File size | 140.26 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UKITORAJAUKITORAJA Sementara itu, pada tahap evaluasi, guru bersama siswa melakukan refleksi dan penilaian terhadap hasil kegiatan pembelajaran. Penelitian ini juga menunjukkanSementara itu, pada tahap evaluasi, guru bersama siswa melakukan refleksi dan penilaian terhadap hasil kegiatan pembelajaran. Penelitian ini juga menunjukkan
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih optimal dan berkelanjutan dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam setiap aspek pembelajaran PKn,Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih optimal dan berkelanjutan dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam setiap aspek pembelajaran PKn,
PENERBITWIDINAPENERBITWIDINA Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai toleransi di lingkungan sekolah bagi peserta didik.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai toleransi di lingkungan sekolah bagi peserta didik.
UNDIKSHAUNDIKSHA Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan pemeriksaan anggota (member check). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Memenjor dan NgelawarKeabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan pemeriksaan anggota (member check). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Memenjor dan Ngelawar
MAYADANIMAYADANI Kegiatan pengabdian dilakukan dalam bentuk pelatihan atau workshop yang diikuti dengan pendampingan yang dilakukan melalui komunikasi secara online. KegiatanKegiatan pengabdian dilakukan dalam bentuk pelatihan atau workshop yang diikuti dengan pendampingan yang dilakukan melalui komunikasi secara online. Kegiatan
STKIPPGRI LUBUKLINGGAUSTKIPPGRI LUBUKLINGGAU Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validasi ahli Bahasa yaitu 98,21%, validasi ahli Materi yaitu 81,66% dan validasi ahli Media yaitu 83,33%Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validasi ahli Bahasa yaitu 98,21%, validasi ahli Materi yaitu 81,66% dan validasi ahli Media yaitu 83,33%
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Kurangnya motivasi/minat dalam menulis disebabkan oleh berbagai masalah yang dihadapi oleh guru, termasuk. motivasi guru dalam menulis yang masih rendah,Kurangnya motivasi/minat dalam menulis disebabkan oleh berbagai masalah yang dihadapi oleh guru, termasuk. motivasi guru dalam menulis yang masih rendah,
UnijoyoUnijoyo Hasil uji-t yang diperoleh oleh kedua pihak menunjukkan perbedaan antara kontrol dan kelas eksperimen. Hasil uji t yang diperoleh oleh pihak yang thitung≥Hasil uji-t yang diperoleh oleh kedua pihak menunjukkan perbedaan antara kontrol dan kelas eksperimen. Hasil uji t yang diperoleh oleh pihak yang thitung≥
Useful /
UKITORAJAUKITORAJA Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih ditemukannya siswa yang mengalami kesulitan dalam mengingat materi dan memahami konsep pembelajaranLatar belakang penelitian ini didasarkan pada masih ditemukannya siswa yang mengalami kesulitan dalam mengingat materi dan memahami konsep pembelajaran
UKITORAJAUKITORAJA Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di MI/SD, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di MI/SD, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Dapat membuat mahasiswa lebih aktif dan kreatif dalam mengeksplorasi untuk menghasilkan produk pembelajaran sekolah dasar yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan.Dapat membuat mahasiswa lebih aktif dan kreatif dalam mengeksplorasi untuk menghasilkan produk pembelajaran sekolah dasar yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan.
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG 84% guru mengalami kesulitan jaringan dalam proses pembelajaran daring selama pandemi. Satu hal yang sangat membanggakan adalah guru-guru di daerah terpencil84% guru mengalami kesulitan jaringan dalam proses pembelajaran daring selama pandemi. Satu hal yang sangat membanggakan adalah guru-guru di daerah terpencil